8 Cara Memulai Usaha Tambal Ban, Analisa dan Kunci Suksesnya

Usaha Tambal Ban

Tingginya volume transportasi yang ada di Indonesia tentunya bisa menciptakan peluang usaha bagus. Salah satunya adalah usaha tambal ban. Terlebih lagi di perkotaan besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang dan lainnya pastinya bisnis tambal ban bisa memberikan keuntungan gemilang.

Bisnis tambal ban akan memiliki konsumen dari para pengguna motor dan mobil yang melintas di sekitaran lokasi. Dengan kondisi ban bocor, tentu membutuhkan jasa tambal ban agar kendaraan mereka bisa terus berjalan dengan semestinya.

Cara Memulai Usaha Tambal Ban

Meskipun tampak sederhana, akan tetapi membuka usaha seperti ini bisa mendatangkan keuntungan yang bombastis. Terlebih lagi bisnis tambal ban tidak membutuhkan modal besar. Nah, jika Anda tertarik memulainya maka simaklah sejumlah cara berikut.

Baca Juga : Strategi Sukses Cara Memulai Bisnis Cuci Mobil Untung Besar

1. Mulailah Memilih Lokasi yang Tepat

Usaha Tambal Ban
(Sumber: Kompasiana.com)

Untuk memulai bisnis tambal ban, Anda bisa mengawalinya dengan memilih lokasi yang tepat terlebih dahulu. Hal ini agar menghindari resiko sepi pelanggan. Dirikan usaha Anda di pinggir jalan, dekat pasar, dekat lingkungan kantor dan sebagainya.

2. Usahakan Tempat Usaha Mudah Dilihat Banyak Orang

Agar usaha Anda terus berjalan dengan baik, maka usahakan agar tempat tersebut mudah dilihat oleh banyak orang. Misalnya, dengan membuat tempat usaha yang gampang dikenali dari berbagai macam sudut pandang dan arah. Pastinya prospek Anda akan jauh lebih tinggi.

3. Gencarlah Melakukan Promosi

Membangun bisnis tambal ban rupanya juga membutuhkan keahlian Anda dalam melakukan promosi. Hal ini sangat penting agar mampu mendatangkan banyak pelanggan. Anda bisa gencar melakukan promosi dari mulut ke mulut atau dengan memasang spanduk yang besar.

4. Kombinasikan Usaha Anda

Agar dapat memperoleh penghasilan yang banyak, maka sebaiknya cobalah untuk mengkombinasikan bisnis tambal ban tersebut. Lengkapi usaha Anda dengan beberapa hal yang pastinya juga dibutuhkan oleh banyak orang ketika tambal ban. Misalnya, membuka warung makan atau menjual rokok.

5. Terus Berlatih Tambal Ban

Teruslah belajar untuk menambal ban dengan baik. Latihan semacam ini pastinya sangat dibutuhkan ketika Anda tiba-tiba kedatangan banyak pelanggan untuk menambal ban. Anda bisa semakin hemat waktu serta menaikkan pendapatan dengan optimal.

Baca Juga : Jurus Ampuh Memulai Bisnis Rental Mobil Hingga Sukses

6. Cobalah untuk Memenangkan Persaingan

Bisnis tambal ban tampaknya akan memiliki banyak saingan di luar sana. Maka dari itu, cobalah untuk berusaha memenangkan persaingan dengan bisnis tambal ban lainnya. Salah satu cara terbaiknya adalah dengan memberikan pelayanan yang prima dengan harga ramah kantong.

7. Cobalah Membuat Bisnis Tambal Ban Panggilan

Mencoba inovasi bisnis tampaknya akan membuat Anda memiliki banyak pelanggan. Misalnya, dengan membuat bisnis tambal ban panggilan. Tentunya jasa seperti ini membutuhkan biaya yang lebih mahal dibandingkan tambal ban biasa.

8. Terus Percaya Diri, Rajin dan Ulet

Agar usaha Anda bisa terus berjalan dengan baik, maka teruslah untuk menanamkan kepercayaan diri yang maksimal. Jangan lupa untuk selalu rajin dan ulet dalam melakoni usaha. Usaha tidak akan pernah mengkhianati hasil.

Kelebihan dan Kekurangan Bisnis Tambal Ban

Tiap-tiap usaha yang dijalani oleh orang-orang pastinya memiliki nilai lebih dan kurang. Tanpa terkecuali bisnis tambal ban. Kelebihan bisnis tambal ban tentu bisa menjadi nilai plus tersendiri bagi Anda dan begitu juga dengan kekurangannya.

1. Kelebihan Bisnis Tambal Ban

Bisnis tambal ban menjadi salah satu ide bisnis yang mampu memberikan peluang untung luar biasa dengan cara paling mudah dan modal yang terbatas. Bisnis seperti ini juga tidak membutuhkan keahlian khusus. Bahkan Anda bisa terus belajar sambil memulai usaha.

2. Kekurangan Bisnis Tambal Ban

Kekurangan usaha ini hanyalah banyak pesaing. Karena bisa dimulai dengan modal terbatas, maka Anda juga bisa dengan mudahnya menemukan usaha sejenis di pinggiran jalan. Akan tetapi, Anda tetap bisa menyiasatinya dengan membuat usaha yang jauh lebih baik dari saingan-saingan Anda.

Baca Juga : Jurus Ampuh Memulai Bisnis Rental Mobil Hingga Sukses

Analisa Bisnis Tambal Ban

Usaha Tambal Ban
(Sumber: Wikimedia.org)

Apakah Anda sudah mulai tergiur untuk memulai usaha ini? Jika benar demikian, maka cobalah untuk membuat analisanya terlebih dahulu. Sebagai contoh, Anda bisa mencermati analisa bisnis tambal ban seperti berikut.

  • Modal Awal
    • Mesin kompresor 1 buah senilai Rp.3000.000,00.
    • Press ban 1 buah senilai Rp.1000.000,00.
    • Set alat tambal ban 1 buah senilai Rp.500.000,00.
    • Kompor senilai Rp.250.000,00.
    • Sendok ban motor 1 pasang senilai Rp.100.000,00.
    • Sendok ban mobil 1 pasang senilai Rp.300.000,00.
    • Kunci-kunci untuk membongkar ban senilai Rp.250.000,00.
    • Ban karet senilai Rp.50.000,00.

Dengan demikian, maka diperoleh modal awal senilai Rp. 5.450.000,00.

  • Biaya Penyusutan
    • Masa pakai peralatan selama 4 tahun dengan nilai residu Rp.1000.000,00.
    • Biaya penyusutan tahunan (Rp. 5.450.000,00 – Rp.1000.000,00) : 4 = Rp.1.112.500,00.
    • Biaya penyusutan bulanan senilai Rp.1.112.500,00 : 12 = Rp.93.000,00.
  • Biaya Operasional
    • Perlengkapan seperti lem, karet tambalan, minyak tanah dan sebagainya senilai Rp.600.000,00.
    • Listrik, air serta telepon senilai Rp.200.000,00.
    • Persewaan tempat usaha senilai Rp.500.000,00.
    • Penyusutan peralatan senilai Rp.93.000,00.
    • Gaji karyawan tambal ban senilai Rp.1000.000,00.
    • Biaya lain-lain senilai Rp.100.000,00.

Dengan demikian, maka diperoleh total biaya operasional sebesar Rp.2.493.000,00.

  • Omset Bulanan
    • Tambal ban motor senilai 10 unit motor x 30 hari x Rp.10.000,00 = Rp.3000.000,00.
    • Tambal ban mobil senilai 10 unit mobil x 30 hari x Rp.25.000,00 = Rp.7.500.000,00.

Dengan demikian, tentu akan diperoleh omset bulanan senilai Rp.3000.000,00 + Rp.7.500.000,00 = Rp.10.500.000,00.

  • Laba Bulanan

= Omset – besaran biaya operasional

= Rp.10.500.000,00 – Rp.2.493.000,00

= Rp.8.007.000,00.

  • ROI atau Return of Investment/Balik Modal

= Modal awal – laba bersih bulanan

= +- 5 bulanan untuk bisa balik modal. Bahkan Anda juga bisa dengan cepat balik modal jika terus giat dalam menambal ban. Optimalkan saja jangkauan pasaran Anda sehingga bisa semakin berpeluang untuk mendapatkan banyak keuntungan dari menambal ban.

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Eco Racing dan Cara Kerja Eco Racing

Kunci Sukses Memulai Usaha Tambal Ban

Usaha Tambal Ban
(Sumber: Dream.co.id)

Siapa sih yang tidak sukses dalam usaha yang digeluti? Anda tentu menjadi salah satu yang ingin sukses dalam menjalani usaha. Bahkan untuk sukses dalam menggeluti bidang tambal ban bukan menjadi persoalan yang sulit.

Anda hanya perlu memperhatikan kunci sukses ketika ingin menjalani bisnis ini. Kunci utama agar bisa sukses dalam melakoni usaha khusus tambal ban seperti ini adalah dengan memperhatikan pemilihan tempat usaha terlebih dahulu.

Carilah tempat usaha yang mampu dijangkau oleh para pelanggan Anda nantinya. Misalnya, dengan mendirikan bisnis tambal ban di pinggiran jalan. Hal ini tentunya akan mampu memberikan peluang kesuksesan yang tinggi.

Jangan lupa pula untuk meningkatkan kemampuan Anda dalam menambal ban dengan baik. Usahakan Anda bisa menambal ban dengan cepat dan hasilnya bagus. Pastinya tidak ada yang suka berlama-lama menunggu tambalan ban.

Membuat usaha tambal ban rupanya juga bisa menjadi peluang bisnis yang mampu memberikan banyak keuntungan. Hanya saja Anda perlu mencermati kunci sukses dalam menjalani usaha ini. Pilihlah tempat usaha yang strategis dan pastikan terus melatih kemampuan menambal ban Anda.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like