Memulai usaha apapun tidaklah mudah, baik usaha di bidang kuliner, pakaian, bahkan termasuk usaha printing rumahan. Akan tetapi jika dibandingkan dengan usaha kuliner maupun pakaian, usaha percetakan tampaknya masih belum banyak yang menggeluti, terlebih untuk skala rumahan.

Sekilas mungkin terlihat sulit, apalagi memulai dari awal karena membutuhkan modal yang tidak sedikit. Namun jika dilihat prospek di masa depan, usaha printing rumahan tentu jauh lebih menguntungkan dan dapat bertahan dalam waktu yang lama. Modal di awal tidak seberapa dibanding dengan keuntungan yang akan didapat. Meski begitu tentu saja usaha ini tidak akan memberikan hasil yang instan, perlu adanya kerja keras, inovasi dan strategi yang tepat supaya usaha dapat memberikan omzet besar.

Usaha printing rumahan sendiri sebenarnya tidak membutuhkan modal yang besar dibanding usaha printing skala besar. Rata-rata mereka yang memulai usaha printing rumahan sebenarnya hanya memiliki budget yang tidak begitu besar, dan kunci keberhasilan usaha terdapat pada pengusaha itu sendiri.

Baca Juga: Trik Rahasia Cara Memulai Bisnis Percetakan Modal Kecil

6 Tips Memulai Usaha Printing Rumahan

Bukan hal yang mustahil untuk mulai menggeluti usaha di bidang percetakan dengan modal kecil. Pengusaha hanya harus tahu bagaimana tipsnya agar dapat memulai usaha printing rumahan meskipun dengan modal terbatas. Simak tips-tips nya berikut ini.

1. Mencari Informasi Sebanyak Mungkin

Memulai usaha percetakan rumahan harus benar-benar direncanakan dengan baik. Caranya adalah dengan mencari informasi mengenai usaha printing sebanyak mungkin. Informasi bisa didapatkan dari internet, teman, kerabat, maupun pemilik usaha sejenis. Raup informasi sebanyak-banyaknya dari setiap jenis usaha printing yang ada, cari tahu juga berapa modal awal yang dibutuhkan.

Selain mencari tahu soal modal, berikutnya kumpulkan juga informasi mengenai apa saja yang harus dimiliki untuk memulai usaha ini, seperti peralatan dan bahan-bahannya. Setelah itu tentukan apakah ingin menjalankan percetakan ofset atau percetakan digital. Kalkulasi semua biaya yang dibutuhkan sehingga akan lebih jelas berapa modal yang perlu dipersiapkan.

Selain informasi mengenai modal dan peralatan, pastikan untuk mengumpulkan informasi mengenai keahlian yang dibutuhkan. Keahlian ini akan sangat berguna saat memulai usaha printing rumahan terlebih jika tidak berniat merekrut karyawan karena keterbatasan modal.

2. Memahami Proses Percetakan

Memahami Proses Percetakan
(Sumber: Manxigroup.com)

Baik mengerjakan sendiri ataupun merekrut karyawan, ada baiknya sebagai pemilik usaha harus memahami bagaimana proses percetakan. Karena pemilik usaha haruslah orang yang benar-benar memahami apa yang sebenarnya dikerjakan dari usahanya. Ini akan meningkatkan keahlian pemilik usaha sehingga apabila terjadi kondisi yang tidak diinginkan seperti misalnya karyawan resign, maka pemilik usaha dapat menjalankan sendiri usahanya.

3. Membuat Rancangan Bisnis

Meskipun hanya bisnis printing rumahan, akan tetapi bukan berarti bisnis tidak boleh berkembang menjadi lebih besar lagi. Sebagai pemilik usaha, tetapkan dalam pikiran bahwa bisnis printing rumahan harus berkembang menjadi bisnis printing yang lebih besar. Buatlah strategi bisnis dengan menuliskan segala informasi yang telah dimiliki, mulai dari modal, biaya belanja kebutuhan awal, biaya operasional, dan biaya lainnya.

Ketekunan adalah kunci dari keberhasilan suatu bisnis. Jangan lupa untuk menuliskan kisaran keuntungan harian, strategi bisnis yang dijalankan seperti promosi hingga inovasi, serta lama waktu yang dibutuhkan hingga modal kembali sepenuhnya.

4. Mempromosikan Usaha 

Bisnis printing rumahan memang skala kecil, tapi tidak ada salahnya untuk mempromosikan pada masyarakat supaya percetakan ramai dikunjungi. Teknik promosi dapat dilakukan dengan banyak cara. Karena jaman semakin canggih, promosi secara online amat sangat disarankan, terutama media sosial.

5. Jangan Menolak Order

Order baik dalam jumlah sedikit maupun jumlah banyak, sebaiknya jangan pilih-pilih. Di awal-awal penting halnya untuk tidak menolak order karena itu akan mengurangi kesempatan pengusaha untuk menunjukkan sisi lebih yang dimiliki oleh bisnis.

6. Mempertahankan Kualitas Percetakan

Setelah bisnis telah dijalankan, selalu pastikan untuk mempertahankan kualitas. Jika dirasa harus meningkatkan kualitas, lakukan, karena ini akan sangat berdampak terhadap keberlangsungan usaha di masa yang akan datang. Yang pasti jangan terlena dengan keuntungan yang sudah didapat dan berhenti berkembang. Biar bagaimanapun inovasi sangat diperlukan, dan kualitas harus dinomorsatukan.

Baca Juga: Strategi Bisnis Laundry Kecil-Kecilan, Rumahan dan Kantoran

3 Peralatan Usaha Printing Rumahan dengan Modak Kecil

Setelah mengetahui tips-tips nya, sekarang bagaimana caranya untuk memulai sebuah usaha printing rumahan meskipun dengan modal kecil? Modal tidak harus sampai puluhan juta, dengan modal awal 5 juta saja pengusaha sudah dapat memulai usaha printing. Kira-kira apa saja yang dapat dibeli dari modal 5 juta tersebut?

1. Komputer

Komputer
(Sumber: Bukalapak.com)

Yang wajib harus ada dalam usaha printing adalah komputer. Bagaimana caranya usaha ini bisa beroperasi tanpa komputer? Karena pastinya pelanggan akan memberikan file untuk dapat di print. Membeli komputer sebenarnya tidak perlu yang mahal-mahal, saat ini sudah banyak komputer dengan harga kisaran 2 jutaan dan kualitasnya juga sudah bagus.

Komputer tidak usah komputer baru, tidak masalah membeli komputer second asalkan masih berfungsi dengan baik. Biasanya harga komputer second Rp2.200.000. Komputer dapat bertahan setidaknya 3 tahun atau lebih asalkan tidak mengalami kerusakan fatal maupun karena virus.

2. Printer

Selain komputer, perlatan kedua yang wajib dimiliki adalah printer. Printer dengan harga ekonomis tentu kualitasnya tidak sebagus printer dengan harga yang lebih mahal. Tapi jika memang modal yang ada hanya 5 juta, tak masalah membeli printer dengan harga 1jutaan. Contohnya printer bermerk Epson L120. Printer ini kompatibel dengan Windows XP hingga Windows 8, serta Mac OS X. Harganya hanya berkisar Rp1.500.000. Kelebihan dari printer ini adalah sistem pewarnaannya telah dilengkapi infus, sehingga tidak akan ada kendala apabila menggunakan jenis tinta lain untuk kebutuhan cetak. Dengan harga segini, printer jenis ini tergolong sangat awet untuk pemakaian jangka panjang.

3. Peralatan Tambahan

Masih ada sisa modal yang bisa digunakan untuk membeli peralatan yang lain. Antara lain seperti mesin laminating, mesin plong ID Card, album undangan, serta kertas PVC ID Card.

Dengan seluruh peralatan yang telah dibeli ini, usaha printing rumahan dapat menghasilkan produk cetak seperti stiker, ID Card, kartu nama, sertifikat, Brosur A4 dan F4, pamflet A4 dan F4, nota, cover buku, dsb.

Baca Juga: 10 Jenis Usaha Kecil Kecilan Ibu Rumah Tangga di Era Digital

4 Keunggulan Menjalani Usaha Printing Rumahan

Bisnis printing rumahan memiliki unggulan, antara lain:

1. Modal Minim

Modal yang dibutuhkan cukup 5 sampai 10 juta saja, karena bisnis yang dijalankan juga masih skala kecil.

2. Tidak Perlu Menyewa Tempat

Sesuai namanya, bisnis printing rumahan dapat dijalankan di rumah, tidak perlu menyewa tempat terlebih di area strategis karena biasanya biaya sewanya lebih mahal.

3. Banyak Pilihan

Banyak Pilihan
(Sumber: Terkinibgt.blogspot.com)

Bisnis percetakan tidak terbatas mencetak dokumen, tapi juga mencetak foto, banner, kaos, spandung, undangan, dsb.

4. Keuntungannya Besar

Yang paling penting adalah dapat memberikan keuntungan besar, sehingga sangat menjanjikan di masa depan.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.