6 Cara Sukses Usaha Pizza Rumahan Laris Manis Setiap Hari

usaha pizza rumahan

Saat ini telah banyak yang memulai bisnis makanan dari rumah. Kelebihan membuka usaha makanan di rumah salah satunya adalah tidak perlu bayar sewa tempat, sehingga modal dan pengeluaran akan secara efektif digunakan untuk membeli kebutuhan usaha saja. Salah satunya usaha pizza rumahan. Pengusaha hanya harus mengetahui bagaimana caranya supaya pizza yang dijual bisa laris manis setiap hari.

Pizza sendiri adalah makanan yang berasal dari Italia. Berupa adonan pipih berbentuk lingkaran dengan berbagai macam topping serta saus di atasnya, dan dipotong sebanyak 4 hingga 8 potongan untuk dikonsumsi. Saat ini usaha pizza juga dapat dilakukan dari rumah. Di internet telah banyak yang membagikan resep pizza yang mudah untuk dibuat. Pizza juga diminati oleh berbagai kalangan sehingga dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.

Untuk memulai usaha pizza rumahan tentu membutuhkan perencanaan dan perhitungan yang matang. Seperti berapa modal yang dibutuhkan, apa saja peralatan yang harus dibeli, serta bagaimana resep membuat pizza ala rumahan. Tanpa perlu panjang lebar lagi, langsung saja simak penjelasan berikut ini.

Baca Juga: 10 Jenis Usaha Potensial di Desa yang Untung dan Tidak Rugi

Tips Merintis Usaha Pizza Rumahan Supaya Sukses

1. Membuat Rencana dengan Matang

Merintis bisnis pizza rumahan sebaiknya hanya karena keinginan sesaat, apalagi ikut-ikutan orang lain. Apabila ingin usaha menjadi sukses, tentu pengusaha harus merencanakan bisnis secara matang. Perencanaan itu sendiri antara lain berupa target yang ingin dicapai, strategi yang akan dipakai, modal, lokasi usaha, dan seterusnya. Karena merupakan bisnis pizza rumahan, urusan lokasi usaha tampaknya sudah tidak menjadi permasalahan lagi.

Perhitungan modal, biaya operasional, keuntungan, dan sejenisnya juga merupakan bagian dari perencanaan. Meskipun bisnis masih terbilang baru saja dirintis, bukan berarti dijalankan tanpa perencanaan yang matang. Di awal merintis usaha pizza rumahan, pemilik usaha juga harus memikirkan dana darurat untuk berjaga-jaga terhadap hal yang tidak diinginkan di masa depan.

2. Menyajikan Menu Pizza yang Unik dan Bervariasi

Menyajikan Menu Pizza yang Unik dan Bervariasi
(Sumber: Food.detik.com)

Yang terpenting dari usaha pizza rumahan adalah menunya. Tidak masalah apabila menghadirkan menu pizza yang serupa dengan para kompetitor. Akan tetapi sebagai usaha baru, tentu akan lebih efektif apabila pemilik usaha menghadirkan menu yang unik dan lebih bervariasi. Karena biar bagaimanapun biasanya pelanggan lebih memilih penjual pizza yang sudah lama berdiri, daripada yang masih baru.

Misalnya saja dengan memberikan pilihan pada pelanggan, seperti ukuran pizza mulai dari ukuran S, M, hingga XL. Atau dari pilihan topping nya yang terdiri dari keju + daging ayam, jamur + keju, daging sapi + keju, atau paket combo daging sapi + daging ayam + jamur + keju + sosis. Bisa juga dengan memberi pilihan level pedas untuk sausnya.

Selain itu penamaan menu juga akan memberikan impresi yang positif bagi pelanggan. Biasanya pelanggan akan lebih tertarik dengan nama ‘Angry Chicken Pizza’ daripada ‘Pizza Ayam Pedas’.

3. Menyediakan Bahan yang Berkualitas

Menyediakan Bahan yang Berkualitas
(Sumber: Travel.kompas.com)

Pelanggan akan menilai usaha pizza dari rasa pizza yang dihasilkan. Tentu saja pelanggan akan lebih menyukai cita rasa autenthic khas Italia daripada rasa yang biasa-biasa saja. Tentunya untuk menciptakan rasa pizza yang sesuai dengan pizza dari negara asalnya membutuhkan bahan-bahan yang berkualitas.

Contohnya adalah dengan tidak menggunakan saus kemasan. Akan lebih baik menggunakan saus buatan sendiri yang berasal dari tomat segar. Caranya adalah dengan merebus tomat hingga matang, kemudian dihaluskan sampai benar-benar halus, terakhir dimasak dengan sedikit garam dan gula sambil diaduk hingga mengental.

Baca Juga: Tips Sukses Cara Memulai Usaha Kuliner dengan Brand Sendiri

4. Memberikan Harga yang Masuk Akal

Pizza memang mayoritas dijual dengan harga mahal, akan tetapi tentu harus sebanding dengan rasa serta kualitas bahan yang digunakan. Pelanggan akan kecewa apabila membeli pizza dengan harga mahal namun rasanya tidak sesuai ekspektasi mereka. Oleh karena itu tetapkan harga yang masuk akal dan sewajarnya saja.

Harga pizza ala rumahan ukuran medium biasanya rentang Rp15.000 sampai Rp20.000, sedangkan ukuran besar dihargai Rp20.000 – Rp30.000. Sesuaikan harga dengan banyaknya topping serta jenis topping yang dipilih oleh pelanggan. Harga untuk pizza dengan topping berupa daging sapi bisa lebih mahal dibanding pizza dengan topping sosis atau daging ayam.

5. Promosi dengan Diskon

Tidak ada salahnya memberi diskon pada pelanggan di awal memulai usaha ini. Tujuannya tak lain adalah untuk menarik pelanggan sebanyak-banyaknya. Pemberian diskon juga baiknya dibarengi dengan promosi, baik melalui sosial media maupun menggunakan papan iklan dan brosur.

6. Memanfaatkan Perkembangan Teknologi

Memanfaatkan Perkembangan Teknologi
(Sumber: Artplusmarketing.com)

Karena saat ini merupakan jaman yang serba digital, tidak ada salahnya mencoba memanfaatkan perkembangan teknologi untuk mengembangkan bisnis pizza rumahan. Contohnya adalah bermitra dengan layanan transportasi online untuk pesan makanan secara online. Cara ini sangat efektif untuk mendapatkan pelanggan dalam skala yang lebih luas.

7. Memasukkan Ke Platform Online

Di jaman sekarang, apalagi pada masa Pandemi, tentu kita diajak untuk beradaptasi dengan keadaan. Salah satunya adalah penggunaan teknologi yang kuat. Tentu pandemi saat ini sangat berdampak pada bisnis masyarakat apalagi bisnis kuliner atau makanan.

Cobalah untuk menggunakan Platform Online seperti Gofood, GrabFood, atau ShopeeFood untuk meningkatkan penjualan anda. Jika anda hanya berharap penjualan yang dine in atau makan di tempat saya khawatir anda tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Baca Juga: Ide Bisnis Kuliner New Normal yang Tak Pernah Sepi Pembeli saat Pandemi Corona

Resep Pizza Rumahan Sederhana

Lantas bagaimana caranya membuat pizza dari rumah? Mudah saja, ada banyak sekali cara yang bisa dicoba. Salah satunya adalah sebagai berikut.

1. Persiapkan bahan-bahan untuk Pizza berupa:

  • 250 gram tepung terigu
  • 1 butir telur ayam
  • 4 gram ragi instan
  • 200 ml susu cair
  • 3sdm mentega
  • 3sdm minyak goreng

2. Kemudian siapkan bahan-bahan untuk saus dan toppingnya berupa:

  • Tomat 2 buah, dipotong tipis
  • putih telur 1 buah
  • paprika 1 buah, dipotong kotak-kotak dan isinya dibuang
  • daun bawang 1 potong dicincang halus
  • bawang bombay 2 buah dicincang halus
  • bawang putih 2 siung
  • saus tomat dan saus cabe
  • sosis 4 buah dipotong-potong kecil
  • keju cheddar secukupnya

3. Campur rata tepung terigu dan mentega, lalu tambahkan minyak dan aduk kembali.

4. Berikutnya tambahkan telur dan susu. Aduk hingga lembut, lalu diamkan adonan selama kurang lebih 15 menit, kemudian tutup dengan kain.

5. Tumis bawang putih, tomat, telur, bawang bombay, sosis dan paprika hingga matang, kemudian masukkan daun bawang.

6. Adonan roti yang telah didiamkan dimasukkan ke dalam teflon, ratakan.

7. Lumuri adonan dengan saus tomat, atasnya beri dengan bahan yang sudah ditumis, lumuri kembali dengan saus tomat.

8. Berikan parutan keju di atasnya, bebas sesuai selera, setelah itu teflon ditutup rapat dan ditunggi sampai 15 menit.

9. Pizza diangkat dan siap untuk disajikan.

Perlu diketahui bahwa penggunaan susu cair untuk membuat pizza memiliki peran yang penting. Susu cair dapat menambah rasa gurih pada pizza yang dibuat, daripada hanya menggunakan air hangat saja. Selain itu susu cair juga dapat membuat pizza memiliki tekstur yang lebih lembut.

Teflon yang digunakan harus diolesi mentega sebelum adonan dimasukkan, tujuannya supaya adonan tidak lengket di teflon dan tidak membuat pizza cepat gosong. Tipsnya, gunakan api kecil.

Analisa Usaha Pizza Rumahan 

1. Peratalan

No.Nama PeralatanHarga
1.Etalase Rp. 2.000.000
2.Meja dan KursiRp.900.000
3.Oven pembuat PizzaRp. 12.500.000
4.Wadah dan BaskomRp. 50.000
5.Sendok dan sejenisnyaRp. 50.000
6.Lain-lainRp. 50.000
TotalRp. 15.550.000

2. Biaya Operasional per Bulan

No.OperasionalHarga
1.Sewa TempatRp. 420.000
2.Tenaga Kerja (1 Karyawan)Rp. 700.000
3.Biaya ListrikRp. 50.000
4.Biaya AirRp. 50.000
5.Biaya Lain-lainRp. 100.000
TotalRp. 1.320.000

3. Biaya Bahan Baku Per Bulan

No.OperasionalHarga
1.Tepung TeriguRp. 550.000
2.SosisRp. 500.000
3.DagingRp. 500.000
4.TelurRp. 250.000
5.SayuranRp. 50.000
6.SausRp. 50.000
7.Biaya Lain-lainRp. 100.000
TotalRp. 2.000.000

NB : Data diatas hanya contoh analisa yang mendekati harga-harga pasaran. Anda dapat mencari harga yang lebih murah atau lebih mahal tergantung kebutuhan anda.

Dari contoh analisa pengeluaran bisnis pizza diatas dapat kita ketahui modal yang perlua anda siapkan adalah sebesar :

MODAL = PERALATAN + BIAYA OPERASIONAL PER BULAN + BIAYA BAHAN BAKU PER BULAN

Rp. 15.550.000 + Rp. 1.320.000 + Rp. 2.000.000 = Rp. 16.870.000

Sedangkan untuk biaya produksi perbulan anda dapat menggunakan perhitungan:

BIAYA PRODUKSI = BIAYA OPERASIONAL + BIAYA BAHAN BAKU

Rp. 1.320.000 + Rp. 2.000.000 = Rp. 3.320.000 / per Bulan

Analisa Keuntungan

Jika kita asumsikan anda memiliki 4 Menu Pizza dengan harga yang berbeda dengan penjualan sebagai berikut:

No.PizzaHarga
1. Pizza Sosis 10 @ Rp. 12.000 Rp. 120.000
2.Pizza Sayur 8 @ Rp. 12.000 Rp. 88.000
3. Pizza Daging 14 @ Rp. 15.000 Rp. 210.000
4. Pizza Campuran 6 @ Rp. 18.000 Rp. 104.000
TotalRp. 522.000 / per hari

Jika diasumsikan anda menghasilkan rata-rata penjualan yang sama setiap hari selama sebulan maka anda akan mendapatkan :

30 Hari x Rp. 522.000 = Rp. 15.660.000

Maka dapat kita ketahui Pendapatan/Laba bersih selama sebulan dari penjualan pizza adalah :

Laba Bersih = Penjualan Bersih – Biaya Bahan Baku – Biaya Operasional

Rp. 15.660.000 – Rp. 2.000.000 – Rp. 1.320.000 = Rp. 12.340.000

Cukup tinggi bukan?

Perlu kita ketahui bahwa asumsi diatas merupakan keuntungan jika pizza yang kita jual laku sebanyak 38 – 40 Pizza perhari. Tentu untuk mendapatkan hal tersebut kita harus melakukan tips-tips diatas agar penjualan tetap stabil atau malah meningkat setiap harinya.

Ingat jika anda ingin memiliki konsumen yang tetap perbaiki Produk Anda, ciptakan Pizza yang enak dan dicari oleh banyak orang. Setelah produk anda enak, lakukan promosi, Pasti anda akan sukses dari usaha pizza ini.

Demikian cara sukses usaha pizza rumahan laris manis setiap hari. Semoga sukses!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like