Panduan Cara Buka Usaha Pertamini yang Benar dan Untung

usaha pertamini

Sebagian daerah di pinggir kota masih kekurangan SPBU. Jika ingin mengisi bahan bakar, penduduk daerah tersebut harus menempuh jarak yang lumayan jauh, atau malah membeli bensin di ruko kecil yang harganya jelas lebih mahal. Melihat fenomena tersebut, bisa dibilang usaha pertamini menjanjikan prospek yang sangat besar bagi pelakunya.

Cara Membuka Usaha Pertamini

1. Siapkan Modal Usaha

Modal usaha yang dibutuhkan untuk membangun sebuah pertamini resmi dari pertamina antara Rp 80 juta sampai 250 jutaan. Jika jasa yang menawarkan dibawah harga tersebut harus dicek terlebih dahulu apakah resmi dari pertamina. Jika tidak resmi tentu bisa bermasalah bagi perkembangan usaha. Modal tersebut nantinya akan dialokasikan untuk membeli pompa tabung takaran kaca berukuran 5 liter, Nozzle SPBU, selang sepanjang 4 meter, pipa penyedot dalam drum, box, 1 drum, neon box, serta besi skur penahan tabung kiri dan kanan. Bagi masyarakat yang berminat untuk membuka usaha pertamini resmi dari Pertamina bisa mengikuti prosedur pendaftaran online melalui laman https://kemitraan.pertamina.com/dashboard/info/pertashop.html.

Baca Juga: Jenis Usaha Modal 100 Juta yang Paling Cepat Untung

2. Buka Kios yang Letaknya Jauh dari Pertamina

Buka Kios yang Letaknya Jauh dari Pertamina
(Sumber: Youtube.com)

Bila tidak ingin menyewa tempat, pengusaha bisa membuka kiosnya di depan rumah. Dengan catatan, bagian depan rumah harus memiliki space yang cukup untuk usaha ini. Mengingat konsumen dari bisnis ini adalah para pengendara motor dan mobil.

Apabila ingin meraup keuntungan yang lebih besar, maka bukalah kios di lokasi yang jauh dari Pertamina. Bisa saja di daerah-daerah terpencil yang masih bisa diakses oleh kendaraan.

3. Jangan Menjual Bensin Campuran

Jangan pernah sekalipun menjual bensin campuran bila tak ingin membuat pembeli kapok untuk datang ke pertamini. Jika ingin memaksimalkan keuntungan, lebih baik menaikkan harga edarannya dibanding harus menjual bensin oplosan.

4. Harga Jangan Terlalu Mahal

Walau mungkin pertamini menjadi alternatif prioritas saat keberadaan SPBU tak kunjung ditemukan, bukan berarti pengusaha bisa menjualnya dengan harga sesukanya. Harga ideal untuk bahan bakar di pertamini ialah Rp 1.000 sampai Rp 1.500 dari harga SPBU.

5. Buatlah Surat Izin

Supaya usaha bisa berjalan tanpa hambatan untuk waktu lama, buatlah surat izin sebagai pengecer BBM. Cukup datangi SPBU setempat dan minta izin untuk mengecerkan bensin di tempatnya. Umumnya, petugas akan memberikan selembar formulir pengajuan, namun beberapa diantaranya ada juga yang langsung memberikan surat izinnya tanpa perlu proses pengisian formulir lebih dulu.

Baca Juga: Contoh Proposal Usaha Jasa, Dagang, Kerajinan, dan Makanan

Jenis Alat Dalam Bisnis Pertamini

1. Pertamini Manual Standar

Pertamini manual standar memiliki kapasitas penyimpanan bahan bakar hingga 210 liter. Hampir keseluruhan bagian alat ini dibuat dari material plat besi, namun bagian atasnya dibuat dari stainless.

Alat yang biasa dijual seharga Rp 5,5 – jutaan ini biasanya dipasarkan dengan neon box dalam paketnya.

2. Pertamini Manual Tipe Kios

Alat ini memiliki kapasitas penyimpanan BBM hingga mencapai 210 liter. Disamping itu, alat yang terbuat dari plat besi dan stainless ini memiliki kapasitas tabung takar sebesar 5 liter. Juga dilengkapi dengan neon box, alat pertamini manual tipe kios umum dijual dengan harga Rp 7 jutaan.

3. Pertamini Digital Portable

Pertamini Digital Portable
(Sumber: Youtube.com)

Sama seperti namanya, pertamini digital portable bisa dipindah-pindahkan dengan mudah ke mana saja. Selain itu, drum dipasang menyatu pada bagian dalam box sehingga pengusaha tak perlu repot melakukan instalasi lagi. Untuk kapasitasnya, alat ini bisa menampung hingga 220 liter bahan bakar.

Menariknya lagi, alat ini hanya membutuhkan daya listrik yang tergolong kecil, yakni sekitar 175 watt saja. Ditambah lagi, pertamini digital portable menggawani alatnya dengan fuelpump dorong, atau sebuah pompa khusus yang diperuntukkan untuk pengisian bahan bakar. Sehingga aman dan tidak berisik saat digunakan.

Prosedur pengoperasian alat ini pun lebih mudah. Pengusaha juga bisa memeriksa total pendapatannya dalam kurun waktu tertentu menggunakan sistem pembukuan yang ada.  Pelaku bisnis pertamini memiliki kewenangan untuk mengubah kalibrasi dan memeriksa penghasilannya karena dilengkapi dengan pin seperti ATM, sehingga lebih aman dan simpel. Mesin oke dengan fitur lengkap ini biasanya dijual dengan harga Rp 14 jutaan.

4. Pertamini Digital Dobel

Cukup mirip dengan pertamini digital portable, namun alat ini memiliki 2 nozzle sehingga dapat digunakan untuk menjual 2 jenis bahan bakar berbeda, semisal saja premium dan pertamax atau solar. Harga jual dari alat ini adalah Rp 26 jutaan.

5. Pertamini Digital External

Dengan kapasitas penampungan 210 liter, pengusaha akan memperoleh alat yang bentuk dispensernya lebih tinggi dan ramping seperti mesin dispenser yang dimiliki SPBU. Alat ini biasa dibanderol dengan harga Rp 15 sampai Rp 16 jutaan. Sementara untuk varian pertamini digital external dobel dipatok hingga Rp 28 jutaan.

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Usaha Kecil Menengah untuk Milenial Indonesia

Cara Mengurus Perizinan Bisnis Pertamini

Hingga saat ini, status pertamini masih dipertanyakan. Kendati demikian, untuk bisa membuka bisnis ini, pengusaha harus mengantongi perizinan resmi yang dikeluarkan oleh pihak SPBU. Pasalnya, jika pelaku usaha tak memiliki perizinan, maka bisnis pertamini akan tersendat karena SPBU enggan memberikan persediaan bahan bakar dalam jumlah cukup. Beberapa diantaranya bahkan menghentikan distribusi bahan bakarnya.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pengurusan surat izin bisa dilakukan dengan mengisi formulir dari SPBU dan meminta tanda tangan dari RT-RW. Setelah itu, perizinan akan dilanjutkan ke kantor desa, kepolisian terdekat, serta dinas perindustrian. Umumnya, biaya yang diperlukan untuk mengurus perizinan ini sekitar Rp 200 juta.

Cara Merawat Mesin Pertamini

Harga jual mesin yang tidak murah membuatnya membutuhkan perawatan ekstra agar bisa awet. Adapun prosedur perawatan yang bisa dilakukan adalah:

1. Mengganti Saringan Pompa

Gantilah saringan pompa untuk bahan bakar premium secara rutin setidaknya dua bulan sekali. Sementara untuk mesin solar dapat diganti setiap sebulan sekali. Mesin pompa yang jarang dibersihkan akan mengganggu kestabilan dari tera.  Lakukan juga pengencangan pada baut saat hendak mengganti saringan pompa.

2. Lapisi Tombol dengan Plastik Transparan

Agar mesin awet, terhindar dari resiko tombol panel display rusak, atau potensi pudarnya angka-angka pada tombol tersebut, sangat disarankan untuk melapisi bagian tersebut dengan plastik transparan.

3. Perhatikan Kuku Operator

Walau terkesan sepele, tapi kerusakan pada mesin pertamini tak jarang disebabkan oleh kuku operator yang terlalu keras dalam menekan tombol panel display.

4. Memeriksa Fungsi Engsel Selang Pompa

Memeriksa Fungsi Engsel Selang Pompa
(Sumber: Tokopedia.com)

Salah satu komponen dari mesin pertamini yang membutuhkan perhatian lebih ialah engsel selang. Mengingat engsel selang ini kerap mengalami pengerutan pada bagian selang pompa, sehingga akan mempercepat terjadinya kerusakan pada panel tombol display. Disamping itu, biasakan untuk menggantung selang pompa setelah mengisi bahan bakar ke kendaraan pelanggan. Gunanya untuk menghindari kerusakan selang akibat terinjak oleh pelanggan.

Hindari pula mengisi kendaraan yang tidak sesuai dengan posisi lubang pengisian kendaraan dari arah sebaliknya dengan menyilangkan selang, atau memaksakan jangkauan dari selang itu sendiri. Hal seperti ini akan menyebabkan kendurnya jepitan mur di ujung selang nozzle. Perlu diingat, meskipun selang pertamini terbuat dari bahan karet yang lentur, tapi tetap saja mereka memiliki batas maksimum.

Ternyata, membuka usaha pertamini tidaklah sesulit yang dibicarakan orang. Walaupun bisnis ini mensyaratkan modal yang tak sedikit, tapi dalam jangka panjang prospek yang dimiliki sangatlah bagus.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like