5 Tips Usaha Pecel Ayam Sukses dengan Modal 6 Jutaan

Usaha Pecel Ayam

Berjualan makanan dan minuman merupakan salah satu ide bisnis yang cukup menjanjikan. Hal ini dikarenakan setiap orang membutuhkan pangan yang merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, dan salah satu bisnis kuliner yang cukup merakyat serta minim modal adalah usaha pecel ayam.

Pecel ayam termasuk salah satu menu ramah anggaran yang bisa dengan mudah ditemukan di tenda-tenda pinggir jalan atau usaha warung makan kecil. Meski di pinggir jalan, kuliner asal Jawa ini memiliki cita rasa lezat yang membuatnya laku keras di pasanran. Tertarik mencoba? Berikut penjelasannya.

Tips Berjualan Pecel Ayam Sukses

Makanan murah meriah ini paling nikmat disantap dengan nasi putih hangat. Tapi selain bahan utama daging ayam dan beras, pecel ayam juga membutuhkan bahan-bahan lain untuk dijadikan lalapan segar yang biasanya terdiri dari seperti petai, kemangi, kol, dan mentimun.

Anda juga membutuhkan bahan-bahan untuk membuat sambal dan bahan bumbu untuk menggoreng ayam itu sendiri. Tapi selain harus memiliki pengetahuan dasar tentang resep dan cara membuat pecel ayam, Anda juga perlu tahu beberapa tips berikut agar usaha pecel ayam Anda bisa sukses:

Baca Juga : 6 Cara Sukses Usaha Pizza Rumahan Laris Manis Setiap Hari

1. Perhatikan Pesaing

Banyak pengusaha pemula yang tidak menyadari bahwa penelitian ini penting dilakukan sebelum memulai bisnis apapun termasuk kuliner. Jika meneliti pesaing, Anda dapat menemukan cara untuk mengungguli mereka dengan lebih mudah.

Anda hanya perlu melakukan penelitian sederhana dengan mendatangi beberapa tempat pecel ayam paling ramai di sekitar lokasi Anda ingin membuka warung pecel ayam Anda. Tapi saat datang, jangan hanya duduk, memesan makanan, dan pulang ya.

Misi Anda adalah memperhatikan pelayanan seperti apa yang diberikan oleh pemilik tempat makan, temukan keunikan tempatnya, menunya, harganya, dan jika perlu desain interiornya jika tempat tersebut memang bagus.

Tuliskan apa saja yang menurut Anda dapat ditingkatkan dan terapkan pada usaha Anda. Cara ini akan membuat Anda lebih baik dari pesaing Anda dalam banyak hal.

2. Pilih Lokasi Terbaik

Usaha Pecel Ayam
(Sumber : Ddtc.co.id)

Tidak ada gunanya membuat pecel ayam super lezat tapi warung makan Anda terletak jauh dari pemukiman atau tempat-tempat potensial.

Jadi, pilihlah tempat yang berpotensi mendatangkan banyak pengunjung setiap harinya, seperti di dekat area kos-kosan, di pinggir jalan raya besar, dekat dengan lampu merah, dekat sekolah atau kampus, di lingkungan perkantoran, dekat halte atau stasiun, atau tidak jauh dengan taman kota, tempat wisata, dll.

Memiliki lokasi strategis seperti ini akan membuat warung makan Anda berpotensi ramai dikunjungi pengunjung meskipun Anda tidak aktif berpromosi.

Baca Juga : Tips Bisnis Bubur Ayam dan Resep Bubur Ayam untuk Pengusaha

3. Atur Keuangan dan Bahan Baku

Usaha Pecel Ayam
(Sumber : Kompas.com)

Banyak pemula di bisnis kuliner tidak memiliki manajemen yang bagus tentang keuangan dan persediaan bahan. Bukannya membeli bahan sedikit demi sedikit, sebagian besar pemula justru menimbun bahan sebanyak mungkin tanpa menyadari bahwa bahan mentah cepat busuk dan akhirnya bisa membuat rugi.

Sebelum kerugian ini terjadi, Anda memerlukan cara yang tepat untuk mengontrol inventaris Anda, salah satunya dengan membeli bahan segar per hari, misalnya sayuran dan tempe tahu, serta hanya stok bahan yang tahan lama seperti beras, garam dapur, gula pasir, dll.

4. Jangan Asal Memberi Pelayanan

Selain rasa, layanan memuaskan juga menjadi kunci dari bisnis kuliner yang sukses lho. Jadi sesederhana apapun warung Anda, pastikan untuk melayani konsumen dengan sopan, ramah, gunakan tutur kata yang lembut, dan lakukan secara profesional.

5. Promosi

Terakhir, jangan lupa menyiapkan strategi promosi dan pemasaran yang bagus untuk warung pecel ayam Anda agar. Anda bisa menyiapkan brosur untuk dibagikan, memasang spanduk di pinggir jalan, atau unakan gambar dan / atau video berkualitas untuk diposting di media sosial.

Cara terakhir sudah banyak dilakukan oleh para pemilik usaha kuliner ternama dan terbukti ampuh mendatangkan pengunjung. Cara lain yang bisa Anda gunakan menggunakan promosi dari mulut ke mulut.

Misalnya saat H-1 pembukaan warung, Anda bisa membagikan seporsi pecel ayam ke tetangga dekat rumah dan sekitar warung untuk membuat mereka merekomendasikan tempat Anda ke orang lain.

Baca Juga : 11 Cara Membuka Usaha Siomay dan Analisanya Agar Laris Manis di Pasaran

Perkiraan Modal Usaha Pecel Ayam

Usaha Pecel Ayam
(Sumber : Haibunda.com)

Jika diperhatikan, jarang sekali ada orang Indonesia yang enggan atau tidak suka dengan daging ayam, sehingga membuka warung makan dengan menu utama ayam sudah pasti memiliki banyak peminat, apalagi jika Anda membuka warung di lokasi yang strategis seperti yang sudah disebutkan di atas.

Nah, selain usaha ayam geprek yang sudah sangat viral sejak beberapa tahun silam, pecel ayam juga bisa menjadi pilihan yang tepat nih. Modalnya termasuk tidak banyak kok untuk sebuah usaha kuliner, tapi juga tidak termasuk sangat kecil untuk Anda yang pemula di bidang ini.

Jika tertarik untuk mencoba, berikut adalah beberapa modal barang yang perlu Anda siapkan lengkap dengan estimasi harganya:

1. Modal Perlengkapan Usaha

Sebagai pemula, Anda tidak harus memiliki kios atau warung makan besar lho untuk memulai usaha kuliner. Anda bahkan bisa memulainya dari halaman rumah Anda sendiri dengan menambah gerobak serta beberapa perlengkapan sederhana lain seperti daftar di bawah ini:

  • Spanduk 1 set dengan ukuran sekitar 5 x 2 meter Rp 400.000
  • 1 lusin (12 buah) kursi plastik sederhana Rp 450.000
  • Ember plastik 2 buah berukuran sedang Rp 40.000
  • Magicom agar nasi selalu hangat Rp 250.000
  • Etalase kaca berukuran kecil Rp 500.000
  • Alat masak dan alat makan Rp 800.000
  • Meja untuk pembeli Rp700.000
  • Gerobak baru Rp 1.500.000
  • Lampu dan lain-lain Rp 200.000

Total= Rp 4.840.000

2. Modal Bahan Baku per Hari

  • Ayam kampung 3 ekor Rp 140.000
  • Minyak goreng 5 liter Rp70.000
  • Beras 6 liter Rp 60.000
  • Lalapan Rp 50.000
  • Anek bumbu ayam Rp 35.000
  • Bahan sambel Rp 60.000
  • Gula pasir 1 kg Rp12.000
  • Gas melon (3 kg) Rp 20.000
  • Bahan minuman (teh celup, jeruk, es batu, dan sebagainya) Rp 50.000
  • Uang cadangan Rp 50.000

Total= Rp 547.000

Jika total di atas dikali 30 hari, maka diperoleh jumlah sekitar Rp 16.410.000 sebagai modal bahan baku selama satu bulan.

Baca Juga : 7 Kiat Usaha Mie Pangsit Rincian Modalnya, Dijamin Untung!

3. Biaya Operasional dalam 1 Bulan

  • Listrik Rp 50.000
  • Transportasi dan lain-lain Rp 200.000
  • Gaji karyawan pecel ayam 1 orang Rp 1.300.000

Total= Rp 1.550.000

Berdasarkan rincian di atas, maka total keseluruhan modal yang perlu Anda siapkan adalah Rp 4.840.000 + Rp 547.000 (bahan baku harian) + Rp 1.550.000 = Rp 6.937.000.

Jumlah modal ini akan lebih banyak jika Anda langsung menghitung bahan baku untuk satu bulan, karyawan Anda lebih dari 1 orang, dan Anda menyewa tempat jualan. Jika jumlah meja kursi, spanduk, dan perlengkapan lain lebih banyak, modal awal Anda juga akan lebih besar. Begitu juga sebaliknya.

Secara garis besar, modal pasti dari usaha pecel ayam tergantung dari Anda sendiri, apakah Anda ingin membuka warung tenda di pinggir jalan, cukup dengan gerobak sederhana di depan rumah, atau mungkin langsung ingin membeli kios besar. Tapi sebagai gambaran modal versi minim adalah di atas tadi.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like