Pengertian Facade Adalah: Arti dan Material Facade Bangunan

pengertian façade

Dewasa ini masih banyak yang belum paham tentang pengertian facade. Padahal, hal tersebut sudah sangat sering digunakan dalam pembangunan konstruksi bangunan. Facade adalah salah satu hal penting yang harus ada di dalam komponen bangunan tersebut. Istilah facade tersebut merupakan istilah dari bahasa asing sebenarnya. Akan tetapi, semua orang juga harus memahaminya khususnya mereka yang bergerak dalam bidang pekerjaan konstruksi bangunan. Oleh sebab itu, dalam ulasan kali ini akan dipaparkan secara gamblang mengenai facade dan materialnya.

Apa Itu Facade?

Facade merupakan istilah yang berasal dari Bahasa Prancis. Dalam Bahasa Indonesia, hal ini sering disebut dengan wajah bangunan. Dalam hal ini yang dimaksud sebagai wajah bangunan adalah tampilan depan atau bagian bangunan bagian luar. Hal ini juga berkaitan dengan desain eksterior dari bangunan tersebut. Membuat wajah bangunan dengan semenarik mungkin sangatlah penting karena itulah yang pertama kali akan dilihat oleh orang-orang yang mengunjunginya. Jadi, semakin baik wajah bangunan, maka akan semakin baik pula kesan yang ditimbulkannya.

Sebaiknya, sebelum membangun suatu bangunan, tentukan juga desain facade atau wajah dari bangunan tersebut terlebih dahulu. Wajah bangunan ini juga harus sesuai dengan bentuk bangunan serta desain yang ada di dalamnya. Jika kurang memiliki banyak referensi terkait dengan desain wajah bangunan, pemilik bangunan bisa langsung mengkonsultasikannya dengan para arsitek atau desainer eksterior bangunan.

Baca Juga: Apa Itu Konsultan Pengawas? Ini Pengertian dan Tugasnya

Macam-Macam Desain Wajah Bangunan

Banyak sekali desain wajah Bangunan yang bisa dijadikan sebagai referensi. Hal ini berasal dari berbagai belahan daerah di dunia. Konsepnya pun ada yang minimalis, tradisional, modern, dan masih banyak lagi lainnya.

1. Facade Bangunan Klasik

Facade Bangunan Klasik
(Sumber: Dekoruma.com)

Apakah pembaca termasuk penggemar dari bangunan dengan desain klasik? Jika iya, memilih wajah Bangunan dengan desain serupa juga sangat direkomendasikan. Desain bangunan ini akan memberikan kesan mewah apalagi jika hal tersebut diletakkan pada bagian depan bangunan. Kemegahan tersebut timbul dari bentuk bangunan yang simetris. Di samping itu, pada bangunan klasik juga terkenal dengan desain yang lumayan rumit pada pintu bagian luarnya. Ini memberikan kesan semakin unik serta megah.

Wajah bangunan dengan desain klasik tersebut juga akan bertambah megah saat malam hari diberikan lampu berwarna kuning. Tambahkan juga tanaman-tanaman hias di sekitarnya supaya memberikan kesan sejuk saat siang hari. Biasanya, cat yang digunakan untuk eksterior bangunan ini adalah seputar warna gold, cokelat, dan putih.

2. Facade Bangunan Minimalis

Saat ini sedang trend pembangunan bangunan dengan menggunakan wajah minimalis. Hal tersebut dianggap sederhana, tetapi sangat elegan dan cantik. Biasanya, bangunan dengan model ini banyak disukai oleh para kawula muda. Untuk bangunan-bangunan yang tidak terlalu luas, sangat cocok menggunakan wajah minimalis tersebut.

Banguanan dengan desain minimalis tidak akan banyak menggunakan kayu. Cat yang digunakan untuk bangunan ini juga warna-warna pastel seperti halnya abu-abu, peach, ungu muda, dan masih banyak kombinasi warna yang lainnya. Pengerjaan bangunan berdesai minimalis juga relatif cepat karena tidak melibatkan banyak ornamen-ornamen yang rumit. Untuk menambah kesan minimalis pada bangunan tersebut, pemilik dapat menambahkan nuansa batu alam, kolam di depan Bangunan, taman kecll, dan aksen lain yang disukai.

Baca Juga: 5 Tugas Konsultan Manajemen Konstruksi yang Wajib Diketahui

3. Facade Bangunan Mediterania

Facade Bangunan Mediterania
(Sumber: Handalselaras.com)

Bangunan dengan wajah gaya mediterania juga banyak disukai di Indonesia. Gaya mediterania merupakan gaya arsitektur yang berasal dari Amerika. Gaya ini memang mempunyai ciri khas yang bisa membuat wajah bangunan menjadi tampak teduh, yaitu dengan adanya ornamen serta penggunaan warnanya yang hangat. Beberapa warna hangat yang umumnya digunakan pada wajah  Bangunan mediterania seperti oranye, kuning, krem, atau biru muda.

Selain warna, adanya atap yang melindungi bagian wajah juga membuat Bangunan dengan gaya mediterania terlihat lebih sejuk. Jadi, tipe wajah bangunan yang satu ini sangat cocok digunakan pada negara beriklim tropis seperti Indonesia yang cenderung panas. Dijamin berada pada Bangunan dengan gaya ini akan membuat betah berlama-lama apalagi ditambah dengan banyak hiasan bunga segar serta banyak burung yang berkicauan di sekitarnya.

4. Facade Bangunan Rustic

Akhir-akhir ini juga sedang hits mengenai facade bangunan rustic. Sebenarnya, hal ini hampir mirip dengan bangunan gaya tradisional yang akan melibatkan banyak kayu pada wajah bangunannya. Akan tetapi, pada tipe rustic akan banyak dihiasi dengan tanaman-tanaman dan dedaunan hijau di wllayah luar bagian depan bangunan. Dalam tipe ini juga tidak serumit pada desain tradisinal, hanya saja persamaannya adalah menggunakan lebih banyak material kayu.

Gaya rustic identik dengan warna-warna hangat seperti cokelat, abu-abu, atau beberapa variasi dari warna hitam. Selain itu, rustic juga biasanya cenderung menggunakan material bahan dasar seperti kayu, batu, atau logam. Batu-batu yang teksturnya kasar dan kontras sengaja dibiarkan alami sehingga tampilan rumah kental akan unsur natural. Keunikan dari gaya wajah rumah rustic adalah material yang tidak diberi finishing. Material juga tidak diampelas atau dipernis untuk menonjolkan tampilan alaminya.

5. Facade Bangunan Country

Facade Bangunan Country
(Sumber: 99.co)

Tipe dari facade bangunan yang terakhir yakni country. Hal ini akan menimbulkan kesan yang teduh serta rindang bagi siapa saja yang melihatnya. Dari zaman dahulu hingga saat ini, tipe wajah rumah yang satu ini masih menjadi favorit bagi mayoritas masyarakat.

Gaya wajah bangunan ini didominasi dengan bahan kayu yang sederhana Selain itu, rumah gaya country juga dilengkapi dengan model teras bangunan berbahan dasar kayu. Teras yang menonjol ke arah taman ini memberikan suasana yang segar dan alami. Ini ditambah juga dengan ornamen berupa tanaman-tanaman hijau. Tampilannya yang sederhana inilah yang menjadi kelebihan dari wajah bangunan bergaya country.

Baca Juga: Cara Bisnis Property: Strategi, Contoh dan Keuntungan

Material Pembuatan Facade Bangunan

Sebenarnya material yang digunakan untuk pembuatan wajah Bangunan supaya terlihat lebih menarik dan hidup sangatlah bermacam-macam. Hal ini disesuaikan dengan desain eksterior Bangunan yang akan dibuat apakah itu klasik, modern, minimalis, dan lain sebagainya. Di samping itu, ini juga hanya berkaitan dengan selera masing-masing pemilik bangunan saja. Lalu, apakah anggaran juga berperan dalam hal ini? Tentunya iya, anggaran juga jadi salah satu faktor penting dalam menentukan material facade bangunan yang akan digunakan.

Akan tetapi, biasanya material bangunan yang digunakan untuk pembuatan facade bangunan secara umum yakni meliputi:

  • Semen.
  • Pasir.
  • Cat untuk memberikan warna pada desain wajah bangunan sesuai selera.
  • Keramik bisa digunakan untuk dinding atau pun lantai.
  • Batu alam untuk membuat tampilan bangunan semakin unik dan mewah.
  • Kayu dan ukiran yang diperlukan sesuai dengan tema wajah bangunan yang diinginkan.
  • Ornamen-ornamen material bangunan yang bisa digunakan untuk mempercantik tampilan bangunan bagian luar.

Demikianlah pembahasan yang dapat disampaikan tentang pengertian facade lengkap beserta material bahan bangunannya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk semua pembaca. Pilihlah wajah bangunan yang menarik dan sesuai selera. Pemilik bangunan dapat melihat berbagai macam referensi wajah bangunan Bangunan dari seluruh dunia.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like