Pengertian dividen secara umum merupakan pembagian laba atau keuntungan kepada pemegang saham dalam satu kurun waktu tertentu yang didasari dengan jumlah saham yang dimiliki pemegang.

Dividen juga dapat diartikan sebagai keuntungan perusahaan yang diberikan ke pemegang saham. Penerbitan dividen merupakan strategi untuk memperluas usaha suatu perusahaan. Penerbitan dividen akan membuat para investor semakin percaya dan menanamkan modal lagi kepada perusahaan, juga dapat menarik calon investor baru.

Dalam pasar modal dividen merupakan hal yang menarik, karena memiliki peranan yang cukup penting. Penting sekali untuk paham mengenai dividen ini, terutama jika ingin memulai berinvestasi saham. Untuk itu perlu diperhatikan beberapa pengertian dividen berikut menurut para ahli, supaya mendapatkan pemahaman yang lebih luas.

Baca Juga: Penjelasan Sistem Bisnis Trading Terlengkap di Internet Beserta Untung Rugi

Pengertian Dividen Menurut Para Ahli

Ada banyak ahli yang memberikan pengertian dividen secara komprehensif dan sederhana. Ini merupakan upaya untuk memberikan pengertian kepada masyarakat luas, apa sebenarnya dividen. Jelas sekali untuk mengawali memahami dividen pengertian oleh para ahli berikut ini sangatlah penting.

1. Jefferson P. Jones Etal

Dividen merupakan pembagian laba bersih yang sudah diakumulasikan, jadi dividen merupakan jumlah yang diberikan kepada pemegang saham secara berkala yang dilakukan oleh perusahaan sebagai bentuk pengembalian modal investasi mereka.

2. Rudianto

Menurutnya dividen memiliki arti sebagian laba yang diperoleh perusahaan lalu diberikan kepada para pemegang sahamnya, sebagai bentuk imbalan karena sudah bersedia menanamkan harta miliknya ke perusahaan.

3. Baridwan

Pengertian dividen merupakan bagian dari laba yang diberikan kepada para pemegang saham dengan jumlah sebanding dengan banyaknya saham yang dimiliki. Dividen yang diberikan bisa saja berubah ataupun tetap dari periode pembagian sebelumnya.

4. Partington

Partington memberikan pengertian dividen sebagai keuntungan perusahaan yang diperdagangkan atau kendaraaan investasi lain yang diberikan kepada para pemegang saham dalam bentuk tunai berdasarkan persentase kepemilikan saham para pemegang saham.

5. Zaki Baridwan

Menurut salah seorang profesor dan dosen di fakultas ekonomika dan bisnis UGM ini dividen adalah bagian laba yang diberikan kepada pemegang saham dengan besar yang sesuai dengan lembar saham yang dimiliki. Besar dividen yang didapatkan dapat mengalami perubahan dari periode sebelumnya, sesuai besar laba selanjutnya.

Itu beberapa pengertian menurut para ahli, dengan begini jelas sekali pengertian adalah sebagian laba yang diberikan kepada pemegang saham sesuai jumlah saham yang dimiliki. Dengan begini sudah mengetahui sedikit mengenai dividen, namun dividen sendiri terbagi dalam beberapa jenis, untuk itu perhatikan bahasan berikut.

Pengertian Dividen Menurut Jenis-Jenisnya

Untuk menambah pemahaman mengenai saham terkhusus dividen, mempelajari jenis-jenisnya juga sangat penting untuk dilakukan. Berikut ini akan dijelaskan sekilas mengenai beberapa pengertian dividen menurut jenisnya. Ini hanya pengenalan singkat, untuk membantu mempelajari dividen lebih dalam lagi.

Baca Juga: Cara Analisis Swot dan Macam-Macam Metode Analisis Swot

1. Dividen Tunai atau Cash Dividend

Dividen Tunai atau Cash Dividend
(Sumber: Jurnal.id.)

Dividen tunai merupakan metode pembagian dividen paling umum digunakan perusahaan. Merupakan pembagian keuntungan kepada pemegang saham secara tunai dapat melalui kertas cek ataupun transfer, yang nantinya akan dikenai pajak sesuai dengan periode keluarnya.

2. Dividen Saham atau Stock Dividend

Jika Dividen tunai merupakan pembagian dalam bentuk tunai, dividen saham memiliki pengertian pembagian keuntungan saham dalam bentuk penambahan jumlah saham sebagai pengganti dividen tunai. Namun memberikan efek penurunan harga saham karena kenaikan jumlah saham yang diedarkan untuk menjaga kestabilan kapital perusahaan.

3. Dividen Properti atau Property Dividend

Dividen Properti atau property Dividend
(Sumber: Celotehbisnis.com)

Pengertian dividen properti adalah metode pembagian laba perusahaan dengan menggunakan aktiva selain kas, dapat berupa berupa aset dari perusahaan. Pembagian ini haruslah berupa barang yang dapat dibagi-bagi yang penyerahan ke pemegang saham tidak mengganggu keberlanjutan perusahaan.

4. Dividen Likuiditas atau liquidating Dividend

Berbeda dengan dividen yang lain, dividen likuidasi berupa dividen yang dibagikan karena pengurangan modal perusahaan. Jadi pembagian ini berupa pengembalian modal sesuai dengan jumlah saham yang dimiliki pemegang saham yang dilakukan dengan uang tunai atau kas.

5. Dividen Interim atau Interim Dividend

Jika dividen yang lain dilakukan setelah menilai dari pembukuan keuntungan tahunan, berbeda dengan jenis dividen ini, karena dividen akan diberikan kepada pemegang saham sebelum pembukuan selesai dilakukan. Karena perusahaan sudah mendapat keuntungan yang mencukupi bahkan melebihi target, sehingga berani memberikan dividen.

6. Dividen Hutang atau Scrip Dividend

Secara sederhana pengertian dividen hutang adalah dividen yang terjadi karena belum adanya kas untuk pembayaran disaat harus sudah membagikan keuntungan. Merupakan pembagian dividen dalam bentuk janji tertulis, bahwa akan dibayarkan pada tenggat waktu tertentu oleh perusahaan kepada para pemegang saham.

Itulah sedikit penjelasan mengenai pengertian dividen berdasarkan jenis-jenisnya. Ini tentu saja akan membantu untuk sedikit memahami pembagian dividen yang akan didapat dari perusahaan nantinya. Namun, bagaimana cara perhitungan dividen ini? untuk itu berikut akan dijelaskan bagaimana menghitung keuntungan yang akan didapat.

Cara Menghitung Serta Pengertian Dividend Payout Ratio dan Laba Bersih

Cara Menghitung Serta Pengertian DividendPayoutRatiodan Laba Bersih
(Sumber : Brasaosistemas.com.br)

Bagi yang menginginkan berinvestasi, tentunya cara menghitung dividen perlu dipahami, supaya mengetahui jumlah yang didapat juga memahami riwayat pembagian oleh perusahaan. Dalam perhitungan dividen ada tiga komponen penting yang harus dipahami sebagai rumusan, komponen tersebut berupa:

Baca Juga: Etika Bisnis Adalah Kunci Sukses Pengusaha Pemula, Apa Benar?

  1. Laba bersih, secara sederhana laba bersih adalah keuntungan perusahaan dari selisih pendapatan dengan berbagai biaya lainnya yang sudah dikurangi pajak. Atau lebih sederhana lagi keuntungan bersih sebuah perusahaan. Laba bersih merupakan jumlah seluruh yang akan diberikan kepada pemegang saham sebelum dipersentasekan DPR
  2. DividendPaymentratio (DPR) atau yang disebut dengan rasio pembayaran dividen adalah penentu persentase laba bersih yang akan diberikan kepada pemegang saham dalam bentuk dividen pada periode tertentu. Menunjukan berapa jumlah rasio keuntungan yang akan diberikan kepada pemegang saham dari laba bersih yang didapat perusahaan.
  3. Jumlah saham beredar, komponen terakhir adalah jumlah keseluruhan saham yang beredar di tangan pemegang saham. Komponen ini digunakan untuk menghitung jumlah dividen per saham yang akan diterima.

Perusahaan akan menghitung laba bersih yang didapat, setelah itu menentukan persentase rasio pembayaran dividen yang diberikan kepada para pemegang saham, yang ditentukan melalui rapat umum pemegang saham. Setelah hal itu diketahui, maka didapat rumusan untuk menemukan dividen, sebagai berikut:

Dividen = Laba Bersih x DPR (%)

Jumlah itu berupa dividen yang diterima seluruh pemegang saham, setelah diketahui, barulah dihitung jumlah per lembar saham, dengan rumus:

Dividen persaham = Dividen : Jumlah seluruh saham beredar

Secara ringkas, jika menginginkan besaran dividen yang akan didapat, adalah dengan rumus:

Jumlah dividen didapat = laba bersih x DPR (%) : saham beredar x saham dimiliki

Jika Perusahaan A memiliki laba bersih Rp.10.000.000, dan menentukan DPR 25%. Sedangkan jumlah saham yang beredar sebanyak 250.000 lembar, dan yang dimiliki adalah 10.000, maka dividen yang akan didapat:

10.000.000 x 25% : 250.000 x 10.0000 = Rp.100.000

Setelah mengetahui sekilas mengenai pengertian dividen, jenis, dan cara menghitungnya, diharapkan dapat membantu meyakinkan diri untuk berinvestasi saham. Juga mengetahui produk investasi apa yang akan dipilih nantinya yang paling cocok. Ada baiknya untuk lebih memperdalam lagi, karena ini hanya berupa pengenalan paling dasar.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.