Distributor sembako memiliki peran yang cukup penting dalam bidang ritel sembako, tetapi tidak banyak orang yang tahu cara menjalin kerjasama dengan distributor resmi secara benar.

Berminat memiliki usaha sembako? Bagi beberapa orang, usaha sembako dianggap sebagai usaha kecil yang remeh. Padahal, usaha ini menyimpan potensi yang cukup menggiurkan. Bagaimana tidak, sembako (sembilan bahan pokok) yang meliputi beras, minyak, gula, garam, tepung, sayur, telur, daging, dan gas LPG, adalah produk yang sangat diperlukan masyarakat.

Produk-produk tersebut juga termasuk pada produk yang memiliki repeat order cukup tinggi. Itulah sebabnya, kadang pada satu jenis barang, bisa terjadi perputaran lebih dari dua kali dalam sehari. Menggiurkan, bukan?

Baca Juga: Cara Mengelola Keuangan Bisnis Sembako Agar Tidak Bangkrut dan Terjebak Hutang

Namun, tidak mudah meraih sukses dalam usaha ini. Sebab, potensi yang menarik tersebut diimbangi dengan adanya persaingan yang ketat. Coba saja cek lingkungan sekitar. Ada berapakah usaha sembako yang ada di lingkungan terdekat? Perbandingan antara jumlah usaha sejenis dengan jumlah konsumen, membuat pelaku usaha wajib memberikan nilai tambah pada usaha yang dijalaninya. Untuk itulah, pemilik toko sembako, perlu menjalin hubungan kerjasama dengan distributor sembako.

Persaingan ketat, umumnya diikuti dengan perang harga. Maka dari itu, perlu melakukan survei terhadap pasar dan pesaing. Data yang diperlukan meliputi, jenis produk yang paling banyak diperlukan, daya beli masyarakat sekitar terkait volume produk per kemasan, dan harga yang umum ditetapkan oleh pesaing. Pastikan agar tidak menetapkan harga yang jauh lebih tinggi ataupun jauh lebih rendah dari harga pesaing.

Harga yang terlalu tinggi akan menyebabkan konsumen beralih ke toko pesaing. Adapun harga yang terlalu rendah akan mengakibatkan keuntungan menjadi kecil sehingga nantinya ada beberapa biaya yang tidak dapat dipenuhi. Hal ini dapat mengakibatkan lambat laun usaha yang dijalani akan merugi.

Meskipun demikian, harga bukanlah faktor utama yang mendorong pembeli untuk menjadi pelanggan setia. Pelayanan yang ramah dan sigap, ketersediaan stok yang cukup dan lengkap, serta tambahan layanan delivery, bisa menjadi nilai plus sebuah usaha sembako.

Di sinilah pentingnya menjalin hubungan dengan distributor sembako. Berbelanja stok toko melalui distributor memungkinkan pemilik toko mendapatkan harga yang kompetitif. Selain itu, jumlah dan jenis barang pun cukup lengkap. Ditambah lagi, jika berbelanja melalui distributor, barang akan diantar oleh pihak distributor, sehingga pemilik toko tidak perlu meninggalkan tokonya untuk berbelanja stok. Maka dari itu, marilah memahami arti, manfaat, dan cara menjalin kerjasama dengan distributor sembako yang benar.

Pengertian Distributor Sembako

Pengertian Distributor Sembako
(Sumber : Beritauang.com)

Berasal dari bahasa Inggris distribute, kata ditributor pada dasarnya memiliki arti menyalurkan. Jadi, dalam hal ini, distributor adalah pihak yang menyalurkan sembako dari produsen ke konsumen. Kegiatan distributor sendiri meliputi: pembelian, penyimpanan, pencatatan stok, pengiriman, dan promosi.

Manfaat Melakukan Kerjasama dengan Distributor Sembako

Stok adalah hal utama yang harus diperhatikan pemilik usaha ritel. Bisa jadi, pembeli yang kecewa akibat stok kosong akan beralih ke toko lain. Tidak menutup kemungkinan, pembeli tersebut akan menjadi pelanggan setia toko pesaing yang lebih lengkap stoknya. Jalin kerjasama dengan distributor sembako untuk mengatasi permasalahan stok.

Manfaat dan keuntungan yang bisa didapat melalui kerjasama dengan distributor sembako di antaranya adalah selisih harga yang bisa menjadi tambahan margin keuntungan. Selain itu, pemilik toko bisa melengkapi kebutuhan stok barang dengan mudah. Varian produk yang disediakan distributor pun cukup beragam, sehingga stok toko akan menjadi lengkap.

Adapun dari segi kemudahan bertransaksi, pemilik toko akan mendapatkan keuntungan dari kemudahan sistem pemesanan yang biasanya disediakan distributor. Pembayarannya bisa dilakukan melalui transfer atau Cash on Delivery (COD). Dengan demikian, pemilik usaha ritel tidak perlu meninggalkan toko untuk melakukan transaksi. Cukup memanfaatkan penggunaan alat komunikasi dan layanan perbankan.

Baca Juga: Jenis-Jenis Barang yang Laku Dijual Di Teras Depan Rumah

Cara Kerjasama Distributor Sembako

Sebelum menjalin kerjasama, pastikan memilih distributor yang tepat. lakukan perbandingan harga dan pelayanan antara distributor satu dengan yang lainnya untuk mendapatkan keuntungan dan manfaat yang maksimal. Berikut cara kerjasama dengan distributor sembako.

1. Lakukan Riset Pasar dan Pesaing Sebelum Melakukan Pemesanan pada Distributor Sembako

Dengan melakukan riset pasar, pelaku usaha ritel dapat menentukan jenis dan merk produk yang banyak digunakan orang-orang di sekelilingnya. Selain itu, range harga yang umum ditetapkan oleh pesaing juga dapat diketahui. Hal ini membuat pelaku usaha mudah menentukan jenis barang yang akan dipesan, jumlah, serta perkiraan harga jualnya, untuk menghindari stok yang berlebih.

Untuk menyiasati modal yang tidak terlalu besar, sebaiknya sediakan produk yang banyak diperlukan calon pembeli. Selain itu bisa juga menyediakan stok kemasan kecil jika toko berada dekat dengan perkampungan.

2. Buat Database Distributor Sembako

Buat Database Distributor Sembako
(Sumber : Review.bukalapak.com)

Semakin lengkap sebuah toko, maka akan menarik semakin banyak pelanggan. Namun, satu distributor saja belum tentu dapat memenuhi kebutuhan stok toko. Untuk itu, perlu menjalin kerjasama dengan beberapa distributor sembako sekaligus. Sebelum memulai, kumpulkan kontak para distributor, dan lakukan klasifikasi jenis produk yang disediakan. Memiliki bebeapa kontak distributor juga akan memudahkan pelaku usaha ritel untuk melakukan perbandingan agar mendapatkan harga yang paling menguntungkan.

Cara mencari distributor sembako adalah dengan mengunjungi situs resmi distributor. Selain itu, pelaku usaha ritel sembako juga dapat menggunakan distributor online pihak ketiga. Melalui situs resmi, kerjasama dapat dilakukan dengan cara yang benar dan aman.

3. Membuat Pengajuan Permohonan Keagenan pada Distributor Sembako

Sudah menentukan distributor sembako yang akan diajak bekerjasama? Saatnya mengajukan permohonan keagenan. Keuntungan menjadi agen adalah selisih harga distributor dan harga jual pada konsumen. Selain itu, jika menjadi agen resmi, adakalanya mendapat bonus, maupun insentif khusus dari pihak distributor. Tentunya hal ini akan menjadi keuntungan tambahan yang bisa diraih.

Biasanya, untuk menjadi agen resmi, diperlukan syarat berupa fotokopi KTP dan Kartu Keluarga. Ajukan permohonan ini pada salesman atau supervisor. Jika permohonan disetujui, maka pihak distributor akan melakukan survey lokasi. Setelah proses ini selesai dilakukan, pemesanan barang sudah bisa mulai dilakukan.

Baca Juga: Profesi dan Peluang Bisnis Saat Corona yang Bikin Kaya Raya

4. Perhatikan Kualitas Produk Sebelum Melakukan Pemesanan pada Distributor Sembako

Perhatikan Kualitas Produk Sebelum Melakukan Pemesanan pada Distributor Sembako
(Sumber : Cermati.com)

Keunggulan melakukan pembelian pada distributor adalah mendapatkan barang dengan kualitas yang bagus. Meskipun demikian, perlu dilakukan pengecekan sebelum melakukan pemesanan. Sebab, adakalanya secara tidak sengaja pelaku usaha ritel menjalin kerjasama dengan distributor nakal yang menjual produk palsu atau rusak. Namun, hal ini bisa dihindari dengan menjalin kerjasama dengan distributor sembako yang resmi.

5. Lakukan Pemesanan pada Distributor Sembako Sesuai Kebutuhan

Untuk menghindari stok menumpuk, pastikan melakukan pemesanan sesuai dengan jenis dan jumlah yang diperlukan. Stok yang menumpuk terlalu lama akan berisiko rusak, sehingga mendatangkan kerugian. Oleh sebab itu, manfaatkan catatan transaksi harian untuk mengetahui jenis, dan jumlah barang yang diperlukan. Catatan transaksi ini sebaiknya memuat informasi tentang merk, volume per kemasan, dan jumlah penjualan.

Pembelian stok yang tidak tepat atau bahkan berlebihan, lambat laun akan menjadi kerugian yang tidak disadari pemilik toko. Untuk itu, penghitungan kebutuhan stok harus dilakukan secara cermat.

Demikianlah cara menjalin kerjasama dengan distributor sembako yang benar dan resmi agar usaha sembako yang dijalankan dapat berkembang dengan baik. Pada intinya, lakukan prosedur kerjasama sesuai dengan ketentuan dan pastikan hanya bekerjasama dengan distributor yang resmi dan terdaftar. Tindakan preventif ini akan membantu terhindar dari kerjasama dengan distributor nakal yang tentunya dapat membawa kerugian bagi usaha sembako yang dijalani.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.