Selain menawarkan banyak keuntungan, bisnis property juga memberikan jaminan keamanan finansial karena nilainya yang akan terus bertambah seiring dengan bertambahnya waktu. Lalu, apa sajakah contoh dari usaha properti yang bisa dicoba? Dan bagaimana strategi untuk memulainya?

Strategi Memulai Bisnis Property

bisnis property
(Sumber: saudagarproperti.com)

1. Lakukan Riset Terlebih Dahulu

Setiap kali hendak memulai bisnis, pastikan untuk melakukan penelitian terhadap pasar. Penting bagi kita untuk memastikan kemampuan konsumen untuk membeli suatu produk dengan harga yang masuk akal. Jadi, lakukan riset sebelum memutuskan suatu produk properti untuk dipasarkan.

Hindari pula sikap terburu-buru dalam membeli properti, terlebih jika pebisnis belum mengetahui seluk beluknya. Misalnya saja untuk urusan lokasi, harga, kebutuhan pasar, sarana dan prasarana, atau faktor eksternalnya.

2. Mulai dari Lingkungan Sekitar

Di lingkungan sekitar pebisnis mungkin saja ada teman, anggota keluarga, atau rekan kerja yang berencana untuk menjual atau membeli sebuah rumah. Pengusaha dapat mengambil peluang ini dengan membantu mereka mencarikan properti baru atau menjualkannya, lalu ambil keuntungan setelah transaksi tersebut berhasil.

Baca Juga: Cara Kerja Usaha dan Bisnis Franchise serta Definisi dan Keuntungannya

3. Bekerja Sama dengan Pengembang Properti

Ketika hendak memulai kerjasama dengan pihak developer properti, pebisnis perlu menarik berbagai informasi penting terkait lokasi properti, diskon, harga promosi, serta penawaran-penawaran menarik lainnya. Jangan lupa untuk menanyakan spesifikasi unit yang ditawarkan seperti gaya properti dan luas bangunan guna mempermudah kita dalam mempromosikan hunian tersebut.

Cari tahu juga berapa jumlah komisi yang bisa didapatkan ketika sukses menjualkan rumah tersebut. Oleh sebab itu, pebisnis perlu membuat perjanjian kerja sama hitam di atas kertas untuk dijadikan sebagai bukti yang sah dan tidak merugi di kemudian hari.

4. Mencari Calon Pembeli

Keahlian marketing sangat dibutuhkan untuk meyakinkan para calon pembeli potensial agar mau membeli rumah yang ditawarkan. Sebelum itu, pahami dulu kebutuhan dan keinginan dari calon pembeli agar properti yang ditawarkan bisa sesuai dengan preferensi mereka.

5. Manfaatkan Internet untuk Promosi

Perluas jangkauan dengan menggunakan media internet untuk berpromosi. Beberapa platform yang dapat dimanfaatkan untuk promosi properti adalah marketplace, media sosial, blog, website, dan forum jual beli. Posting foto-foto objek properti yang hendak dipromosikan dan berikan deskripsi mendetail terkait spesifikasinya agar mempermudah calon pembeli untuk memahaminya.

6. Bangun Jejaring Relasi Seluas-luasnya

Dengan membangun jaringan relasi yang luas, usaha properti yang dijalankan akan semakin dikenal. Dengan begitu, pebisnis akan lebih mudah memperoleh informasi terupdate seputar dunia properti dan berkesempatan membangun kerjasama yang lebih menguntungkan.

Contoh Bisnis Property yang Bisa Dijalankan 

bisnis property
(Sumber: kompas.com)

1. Apartemen dan Kondominium

Di sejumlah kota besar di Indonesia, mencari lahan memang sangat sulit untuk dilakukan. Ini karena sebagian besar lahan telah digunakan sebagai bangunan perkantoran dan beragam fasilitas umum. Sehingga membuat permintaan akan hunian vertikal semakin meningkat.

Biasanya, orang-orang yang memilih tinggal di hunian vertikal merupakan pemilik penghasilan rata-rata dan menghendaki tempat tinggal berkonsep one stop living. Secara harfiah, konsep ini bisa diartikan sebagai hunian yang terhubung dengan berbagai fasilitas untuk memanjakan para penghuni tempat tersebut. Salah satu contoh hunian vertikal yang populer di Indonesia adalah kondominium dan apartemen.

Baca Juga : Rahasia Peluang Bisnis Modal Kecil Untuk Usia Muda

2. Bisnis Kost Kostan

Contoh usaha kost-kostan lagaknya sudah mentereng di Indonesia sejak lama, dan masih mampu bertahan hingga saat ini. Artinya, usaha properti satu ini masuk dalam bisnis yang sangat menguntungkan pelakunya.

Hingga sekarang, kebutuhan akan hunian kost-kostan semakin melonjak. Khususnya bila kost-kostan tersebut terletak di sekitar kantor, kampus, atau berbagai fasilitas umum lain. Berbeda dengan kondominium ataupun apartemen, tarif sewa kost-kostan umumnya relatif murah.

3. Investasi Tanah

Salah satu alasan mengapa banyak orang memilih untuk menekuni bisnis properti, khususnya lahan tahan, ialah karena kenaikan harganya yang cukup konsisten dari tahun ke tahun. Ini dipicu oleh ketersediaan lahan yang semakin lama semakin sempit.

Apabila pebisnis tertarik untuk mulai menekuni investasi tanah, disarankan untuk memilih lahan yang memiliki lokasi strategis. Sehingga kenaikan harga per tahunnya akan lebih besar.

4. Rumah Kontrakan

Rumah menjadi salah satu kebutuhan pokok yang harus dipenuhi manusia, sehingga peminatnya pun lumayan banyak. Asalkan harga cocok dikantong dan memiliki lokasi strategis, usaha jual-beli rumah kontrakan cukup menjanjikan untuk ditekuni.

5. Kios, Toko, Atau Ruko

Kios, toko, atau ruko menjadi contoh bisnis property lain yang bisa dijajal. Kriteria bangunan kios, toko, dan ruko yang diperuntukkan untuk kepentingan bisnis adalah lokasi strategis dengan harga sewa yang pas.

Keuntungan Usaha Properti

bisnis property
(Sumber: kompas.com)

1. Memiliki Prospek Cerah

Bisnis properti memiliki prospek masa depan yang cerah. Mengingat bahwa properti hunian, bangunan bisnis, serta lahan kosong selalu dibutuhkan oleh manusia. Tak ayal jika kemudian bisnis ini digadang-gadang menjanjikan keuntungan berlimpah kepada pelaku bisnisnya.

Secara gamblang hal itu menjelaskan bahwa permintaan akan properti akan terus ada. Karena memiliki permintaan konstan, nilainya cenderung menjadi stabil. Dalam gambaran kasar, nilai jual untuk properti diprediksikan akan terus meningkat hari demi harinya. Kembali lagi, hal ini disebabkan karena luas lahan di dunia yang semakin terbatas. Otomatis, orang-orang akan berlomba untuk berburu properti untuk mengamankan masa depannya.

Baca Juga : Bisnis untuk Mahasiswa Pemula Anak Kuliah Tahun Pertama Semester 1

2. Pengelolaan yang Tidak Terlalu Rumit

Salah satu penyebab utama yang menyebabkan seorang pengusaha tak kunjung  memperoleh keuntungan dalam bisnisnya ialah karena manajemen atau pengelolaannya. Secara umum, bisnis memang membutuhkan biaya manajemen tersendiri untuk bisa terus berjalan, dan biasanya nominal biaya tersebut tidaklah sedikit. Kendati demikian, pebisnis properti pemula tak perlu merisaukan hal-hal seperti ini saat menjalankan usahanya.

Itulah keuntungan usaha properti yang bisa langsung dirasakan pelakunya, pengelolaan yang tidak terlalu rumit juga tidak memakan banyak biaya. Dan bahkan beberapa diantaranya bisa dijalankan tanpa perlu biaya sepeser pun!

Sebagai contoh, seorang pengusaha memiliki properti berupa rumah 2 tingkat, apabila properti tersebut tidak juga laku terjual, maka menyewakannya bisa menjadi langkah opsional. Selama rumah tersebut disewa, pengusaha itu tak perlu repot memikirkan pengelolaan ataupun perawatannya, karena akan dilakukan oleh si penyewa rumah.

3. Bisa Menjadi Aset

Bagi pebisnis yang tertarik untuk memiliki bisnisnya sendiri, kepemilikan atas properti dapat dicatat sebagai aset usaha atau aktiva tetap. Apalagi jika properti yang dimiliki bisa menghasilkan cuan di setiap bulannya. Dengan meningkatkan jumlah aset yang dimiliki, maka pengusaha akan lebih cepat mencapai kondisi finansial yang baik.

4. Resiko Cenderung Rendah

Pengeluaran modal yang besar tak lantas menjamin bahwa bisnis tersebut memiliki resiko yang tinggi. Seperti halnya bisnis properti. Memang modal dana yang perlu dikeluarkan cukup besar untuk memulainya, walau begitu resiko yang dihadapi tidaklah sebesar dana yang perlu dikeluarkan.

Rendahnya resiko bisnis properti disebabkan karena pergerakan harga dalam usaha ini cenderung stabil. Bisa dibilang, harga untuk objek properti hampir tidak pernah mengalami penurunan harga yang sangat drastis barang sekalipun, terutama jika lokasinya berada di tempat strategis

Itulah beberapa strategi dan berbagai keuntungan yang bisa diperoleh saat menjalankan suatu bisnis property. Cukup menggiurkan untuk dicoba, ya?

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.