Salah satu jenis bisnis populer yang bisa dicoba adalah trading. Pada dasarnya, trading merupakan sebuah upaya atau proses untuk menukarkan jasa atau barang dari satu orang ke orang lainnya. Siapapun bisa dan memungkinkan memulai bisnis trading ini, karena hanya melalui koneksi internet, kita sudah bisa langsung mengakses serta memulai kegiatan bisnis tersebut.

Bisa dikatakan juga bahwa trading merupakan bisnis kekinian yang hasilnya atau keuntungannya cukup menggiurkan. Namun, sebagaimana berbisnis pada umumnya, pasti adanya tantangan serta serangkaian strategi yang harus disiapkan untuk menjalaninya.

Sistem Bisnis Trading

bisnis trading
(Sumber: Coolbusinessidea.com)

Untuk memulai sebuah bisnis, kita harus mengetahui cara kerja atau sistemnya seperti apa. Tujuannya agar kita bisa benar-benar terjun ke dunia bisnis tersebut dengan baik. Trader adalah sebutan untuk para pelaku bisnis trading, dan berikut merupakan beberapa informasi mengenai bisnis ini yang sebaiknya dipahami terlebih dahulu:

1. Trading dan Investasi

Sebagian orang menyebut bahwa trading adalah salah satu kegiatan investasi, namun sebetulnya, ada beberapa perbedaan mendasar pada trading dan investasi tersebut, diantaranya:

Waktu

Trading merupakan bisnis jangka pendek, sedangkan investasi adalah kegiatan jangka panjang

Keuntungan

Kenaikan harga yang didapat melalui trading bisa sangat cepat, pada investasi kenaikan harganya dalam jangka yang panjang

Fokus Bisnis

Pada trading, fokusnya adalah kepada pergerakan harga jangka pendek, sedangkan pada investasi berfokus pada fundamental perusahaan atau makro ekonomi

Analisis Bisnis

Yang digunakan pada bisnis trading adalah analisis fundamental,makro ekonomi juga mikro perusahaan, dan terkadang bandarmologi, sedangkan pada investasi digunakan analisis teknikal, analisis berita, aksi korporasi dan bandarmologi

Strategi Bisnis

Strategi bisnis yang dilakukan pada trading adalah dengan melakukan pembelian pada barang yang harganya berpotensi naik dalam waktu singkat, dan pada investasi strategi yang digunakan adalah pembelian instrumen investasi terbaik dan hold.

2. Trading Berbeda dengan Spekulasi

Spekulasi dan kegiatan trading merupakan dua hal berbeda, pasalnya pada bisnis yang dijalankan ini, didasari dengan berbagai analisis sebelum memutuskannya. Spekulasi identik dengan hal-hal yang sifatnya ‘untung-untungan’ tanpa didasari teori atau analisis tertentu, sedangkan trading dilakukan dengan kontrol penuh yang didasari analisis serta kalkulasi tertentu.

3. Trading dalam Pandangan Bisnis

Kegiatan usaha berupa trading ini membebaskan para pelakunya untuk bekerja dimanapun dan kapanpun tanpa adanya batasan waktu tertentu. Sehingga, pebisnis lebih merasa leluasa untuk melaksanakannya. Ditambah keuntungannya yang cukup banyak dan bisa didapat dalam kurun waktu yang cukup singkat, menjadikan bisnis ini diminati oleh berbagai kalangan.

Baca Juga: Rahasia Strategi Bisnis Properti Untung Besar yang Mudah Ditiru Anak Muda

Instrumen Trading

bisnis trading
(Sumber: Caixingglobal.com)

Dalam pelaksanaannya, bisnis trading ini memiliki beberapa instrumen yang bisa dipilih atau ditentukan, untuk dijalankan dan dikelola kemudian. Instrumen tersebut adalah:

1. Trading Forex

Kepanjangan dari forex adalah foreign exchange atau pertukaran mata uang asing, yang juga dikenal dengan sebutan valuta asing atau valas. 

2. Trading Lembar Saham

Saham merupakan sebuah lembaran bernilai yang bisa menyatakan kepemilikan seseorang dalam satu perusahaan tertentu. Beberapa perusahaan yang membutuhkan modal akan menjual sahamnya di bursa saham. Di Indonesia, kegiatan jual beli saham itu diatur oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

3. Trading Futures

Futures adalah salah satu instrumen trading yang dikenal dengan sebutan berjangka. Hal ini meliputi kontrak standar yang diperjualbelikan pada bursa berjangka untuk membeli atau menjual aset (biasanya berupa komoditi seperti minyak atau emas).

Kelebihan Bisnis Trading

Beberapa nilai plus yang bisa menjadi pertimbangan ketika memilih bisnis trading adalah:

Baca Juga: Rahasia Strategi Bisnis Properti Untung Besar yang Mudah Ditiru Anak Muda

1. Bisa Dilakukan Dimana Saja

Berbagai kegiatan dari bisnis trading ini, kini bisa dilakukan secara online atau bergantung dengan adanya jaringan internet. Selama internet di gadget terkoneksi dengan baik, bisnis pun bisa dilakukan dimanapun, rumah merupakan salah satu contohnya.

2. Memilih Waktu atau Jam Kerja

Jam kerja Online trading adalah 24 jam dari Senin hingga Jumat. Karena waktunya yang padat ini, kemungkinan pebisnisnya mendapat keuntungan yang banyak akan semakin besar. Sebagai pelaku usaha, kita bisa  lebih flexible dalam menentukan kapanpun kegiatan ini akan dilakukan.

3. Kegiatan Bisnis Cenderung Praktis

Mempelajari bisnis trading ini tidaklah terlalu sulit. Bahkan sebelumnya kita bisa mencoba di akun demo terlebih dahulu, selain itu kegiatan bisnis ini juga menggunakan software tertentu yang disertai dengan grafik dan memudahkan kita untuk menjalankannya.

Ada pula fitur auto trading yang biasanya disediakan oleh broker atau penyedia jasa layanan trading ini. Sehingga, dengan adanya fitur ini, kita tak perlu terus memantau pergerakannya, melainkan cukup dengan mengatur nilai atau harga jual dan harga beli tertentu.

4. Keuntungan yang Didapat Cukup Menggiurkan

Keuntungan yang dihasilkan akan menjadi milik pribadi yang menjalankannya. Meskipun beberapa nilai mata uang sedang melemah, hal tersebut tetap bisa mendatangkan keuntungan bagi pebisnis trading. Asalkan analisis dan perhitungannya kuat, bisnis ini bisa mendatangkan keuntungan besar bagi para pelakunya.

Kekurangan Bisnis Trading

bisnis trading
(Sumber: Folderbisnis.com)

Setiap bisnis akan memiliki kelebihan tertentu yang bisa dijadikan pelajaran ketika menjalankannya. Kekurangan dari kegiatan trading ini adalah:

Baca Juga: Ide Bisnis Kuliner New Normal yang Tak Pernah Sepi Pembeli saat Pandemi Corona

1. Resiko Yang Cukup Besar

Meski keuntungan yang dihasilkan besar, kemungkinan resiko dari bisnis ini pun cukup besar. Dengan adanya leverage misalnya, jika dalam kegiatan trading merugi, selai kerugian, kita bahkan bisa kehilangan modal.

Naik turunnya nilai mata uang pun terbilang sangat cepat. Jika tidak dibarengi dengan analisis dan ketepatan waktu, dalam hitungan detik pun kita bisa mengalami kerugian, apalagi jika kegiatan ini tidak diperhitungkan dengan baik. Jadi, loss atau rugi bisa dialami siapapun, terlebih dalam trading ini tidak ada lembaga khusus seperti LSP (Lembaga Penjamin Simpanan) seperti di bank.

Kegiatan bisnis ini dilakukan secara online dengan sistem yang canggih, walaupun demikian, hal ini bisa saja dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan. Ditambah, bisa saja broker yang dipilih membawa kabur dana atau uang deposit yang kita miliki.

2. Perlu Adanya Analisa yang Kuat

Kegiatan trading ini bukan hanya jual beli saja, namun seperti yang telah dibahas sebelumnya. Bisnis ini melibatkan kegiatan analisis dan kalkulasi yang matang, sehingga jika ingin mendapatkan keuntungan, kita tak bisa menjadi trader yang ‘asal-asalan’. Kegagalan mungkin saja bisa menjadi pelajaran, namun perlu adanya pemahaman dan pembiasaan agar kesalahan tidak terulang kembali yang bisa menyebabkan kerugian.

Trading adalah kegiatan bisnis yang intinya adalah memperjual belikan sesuatu. Bisa mata uang asing, saham, maupun asset tertentu. Dalam kegiatannya, seorang trader akan bekerja dengan memanfaatkan jaringan internet atau online trading sehingga pekerjaannya bisa lebih flexible, bisa dilakukan di rumah saja dan tidak terbatas waktu tertentu.

Itulah informasi seputar bisnis trading. Pada dasarnya setiap bisnis akan memiliki kelemahannya tersendiri, begitupun dengan trading ini. Resiko kegagalan dari bisnis ini bisa diminimalisir dengan persiapan dan pemahaman yang cukup tentang seluk beluk kegiatan trading, juga dengan kemampuan analisis dan perhitungan yang baik. 

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.