Siapa sangka, bisnis tokek ternyata mampu menghasilkan keuntungan yang besar. Melalui  budidaya hewan yang satu ini, kita dapat mengelola dan mengembangkan sebuah usaha serta dapat mencapai kesuksesan. Tokek adalah reptil unik yang cukup jarang ditemui di tempat umum, selain itu, ia dipercaya mampu mengobati beberapa penyakit. Karena berbagai faktor itulah, daya jual hewan dengan bunyi unik yang masih ‘bersaudara’ dengan cicak ini melejit tinggi.

Jika keadaan tersebut mampu dijadikan peluang, kemudian dimanfaatkan dengan baik, bukan tidak mungkin, tokek akan membawa keberuntungan bagi para pelaku bisnisnya. Namun, sebelum memulai kegiatan usaha ini, kita tentu saja harus mengetahui metode yang pas juga berbagai hal yang berkaitan dengan bisnis tokek.

Metode Budidaya dan Bisnis Tokek

bisnis tokek
(Sumber: Pertanianku.com)

Hal pertama yang harus kita pahami adalah bagaimana metode yang tepat untuk membudidayakan tokek tersebut, diantaranya:

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis yang Bangkrut Akibat Corona

1. Menentukan Lokasi

Langkah pertama yang harus diperhatikan sebelum memulai bisnis ini adalah lokasi bisnis. Tokek sebaiknya ditempatkan pada lokasi yang jauh dari keramaian, untuk menghindarinya dari keadaan stress, sehingga perkembang biakkannya akan lancar. Walau jauh dari keramaian, usahakan lokasinya tidak jauh dari tempat kita berada sebagai pemilik bisnis tokek ini. Hal tersebut bertujuan agar kita mudah dalam melakukan controlling.

Lokasi yang dipilih harus dipastikan keadaannya terlebih dahulu. Yaitu, tempat tersebut harus terbebas dari penyakit dan hama, tidak rawan banjir, bersih juga sirkulasi udara yang baik.

2. Membuat Kandang

Kandang juga merupakan hal yang penting untuk budidaya tokek. Kandang untuk menyimpan tokek ini, kelembabannya harus terjaga. Untuk tempatnya sendiri dibuat dari kawat dan jaring yang kemudian diberi ranting pohon, agar tokek selayaknya hidup di habitat aslinya. Seperti memelihara hewan lain pada umumnya, makanan dan minuman tokek pun harus tersedia di kandang. Kodok, laron dan jangkrik adalah beberapa contoh pakan hewan tokek ini.

Untuk lebih detailnya lagi, kandang dibagi menjadi dua tempat atau bagian khusus, seperti:

a. Kandang pembenihan

Pembenihan adalah proses penting dalam budidaya tokek. Untuk itu, kebersihan kandang pembenihan harus tetap terjaga dengan baik, agar terhindar dari berbagai penyakit. Jenis kandang ini biasanya berukuran 100 x 100 x 40 yang digunakan kurang lebih 100 ekor tokek.

b. Kandang pembesaran

Sama halnya seperti kandang pembenihan, namun untuk daya tampungnya sendiri dikurangi, jadi hanya sekitar 80-90 ekor saja. Hal tersebut bertujuan agar mengurangi tingkat kematian tokek akibat kandang yang terlalu sempit.

3. Merawat dan Memelihara Tokek

Dalam kegiatan bisnis tokek ini, tentu saja kita harus merawat serta memelihara hewan tersebut.  Seperti yang telah dibahas sebelumnya, perawatan yang bisa kita lakukan adalah menjaga kebersihan kandang, melindungi tokek dari penyakit juga memberinya pakan.

Kelebihan Bisnis Tokek

bisnis tokek
(Sumber: Radarjombang.jawapos.com)

Beberapa keunggulan dari kegiatan bisnis yang satu ini adalah:

  1. Peningkatan harga jual tokek yang terus merangkak naik
  2. Minat dan permintaan tokek semakin lama semakin banyak, sedangkan ketersediaannya masih terbatas
  3. Peminatnya banyak dan  berasal dari berbagai kalangan 
  4. Karena dagingnya dapat dikonsumsi dan dipercaya dapat mengobati penyakit tertentu, permintaan daging hewan yang satu ini cukup tinggi di pasaran
  5. Selain daging, kabarnya empedu dan darah tokek pun bisa menjadi obat
  6. Banyak konsumen membeli tokek untuk dipelihara
  7. Beberapa tokek yang jenisnya unik dan eksotis, banyak dicari oleh kolektor reptil dan bisa dibeli dengan harga yang tinggi
  8. Perkembangbiakkan tokek terbilang cukup cepat, sehingga kegiatan bisnis tokek ini akan terasa lebih efektif.
  9. Pengeluaran yang dibutuhkan tidak terlalu banyak dan biayanya cukup terjangkau
  10. Perawatan tokek terbilang mudah
  11. Tempat yang dibutuhkan untuk budidaya tokek tidak terlalu luas
  12. Semakin panjang dan berat tokek, harganya semakin tinggi

Strategi Bisnis Tokek Agar Berhasil

bisnis tokek
(Sumber: Sumba-lobster.blogspot.com)

Setelah mengetahui metodenya, kini saatnya kita terjun ke dalam bisnis yang satu ini. Strategi atau langkah yang harus diperhatikan, yaitu:

1. Pastikan Mencari Bibit Tokek dengan Kualitas yang Tinggi 

Bibit tokek yang akan dibudidayakan harus memiliki kualitas yang baik. Bibit tokek ini bisa didapat dari  peternak langsung atau toko yang menjualnya, bahkan kini ada yang bisa kita dapatkan melalui toko online. Untuk langkah awal, tentukanlah jenis dan warna tokek yang akan dibudidayakan

Baca Juga: Rahasia Sukses Bisnis Tiket Pesawat Online untuk Mahasiswa Tanpa Modal Besar 

2. Jangan Lupa Menyiapkan Kandang dengan Sebaik Mungkin 

Tokek yang dipelihara nantinya tentu akan ditempatkan pada kandang. Kandang harus berada di lokasi yang terjaga kelembabannya, mengapa? Karena tokek dapat berganti kulit seperti halnya ular.  Informasi lengkapnya sudah kita bahas pada beberapa poin di atas. Agar kesehatan dan kualitas hidup tokek terjaga dengan baik, lakukanlah pengontrolan atau pengecekkan secara rutin dan berkala. Sehingga bisnis tokek akan berjalan dengan lancar.

3. Menyiapkan Pakan Tokek yang Berkualitas

Dalam budidaya untuk bisnis tokek ini, pakan tentu saja menjadi hal yang penting.  Agar kualitas dan kesehatan tokek dalam keadaan prima, asupan dan nutrisinya pun harus terjaga dengan baik. Nyamuk, jangkrik, laron dan beberapa hewan kecil lain biasanya menjadi pakan tokek. Simpanlah makanan tersebut di tempat yang sudah sediakan. 

Untuk memberi makan tokek tersebut, kita harus memperhatikan waktunya.  Malam hari dapat dikatakan sebagai waktu yang tepat. Karena pada waktu tersebut tokek sedang dalam kondisi yang aktif. Berilah 3 jangkrik dalam setiap porsi makan selama 3x per malamnya. Bisa dimulai dari sehabis waktu Maghrib. Jangan lupa juga menyediakan air putih untuk minum hewan yang satu ini.

Selain makan dan minum, ada satu hal yang tak kalah penting dalam kegiatan budidaya untuk bisnis tokek ini, yaitu vitamin. Kegunaan dari pemberian vitamin ini adalah agar perkembangan tokek semakin baik dan cepat juga agar berat bobotnya semakin meningkat.Suplemen atau vitamin yang diberikan tersebut bisa kita buat, contohnya adalah mencampurkan air putih dan madu, atau kuning telur ayam yang diencerkan.

4. Menyiapkan Tokek untuk Dijual

Sampailah kita pada tahap bisnis tokek ini. Siapkanlah hewan tersebut untuk dijual, biasanya konsumen menginginkan kondisi tokek yang panjangnya sudah lebih dari 40 cm dengan berat yang lebih dari 4 ons. Untuk itulah mengapa asupan dan nutrisi tokek harus terjaga dengan baik. Karena semakin sehat dan semakin cepat tumbuh, ia akan segera dibeli konsumen dengan harga yang tentu saja tinggi.

5. Tokek yang Mahal

Selain mempersiapkan tokek dengan gizi dan keadaan yang baik, nilai keuntungan lebih dari bisnis tokek ini adalah pada kelihaian kita sebagai pelaku budidaya nya untuk mengawinkan berbagai jenis tokek agar hasilnya lebih unik dengan daya jual yang lebih tinggi pula.

Baca Juga: Cara Jitu Dongkrak Omzet Bisnis Konveksi saat Krisis Ekonomi Corona Covid-19 

Bagaimana, bisnis tokek merupakan salah satu kegiatan usaha yang menarik, bukan? Keuntungan yang bisa kita dapatkan cukup besar, karena nilai jualnya yang tinggi. Bayangkan, 1 ekor tokek bisa mencapai harga 2 juta rupiah. Keuntungan akan semakin besar jika kita melakukan budidayanya sendiri. Selain itu, kondisi tokek akan lebih terjamin.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.