Bisnis retail adalah kegiatan usaha menjual produk berupa barang atau jasa dalam skala yang kecil atau sering juga dikatakan eceran. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan atau untuk dikonsumsi pribadi oleh pelanggannya. Dalam praktek usahanya, bisnis ini menjual produk yang dijual secara langsung pada pembeli, dan tidak pada jenis bisnis lainnya. Kegiatan usahanya pun bisa dilakukan dengan cara membuka toko offline atau fisik maupun online shop.

Yang harus diingat adalah, pelaku bisnis retail ini adalah penghubung antara pabrik yang memproduksi barang dengan konsumen. Oleh karenanya, jenis usaha yang satu ini dianggap sangat berpengaruh pada supply chain atau rantai pasokan. Pasalnya, bisnis model retail inilah yang secara aktif terlibat langsung pada proses penjualan. Sehingga produsen atau pembuat produk bisa secara fokus dan penuh dalam proses produksi. 

Prinsip Bisnis Retail

bisnis retail
(SUmber: Blog.magestore.com)

Karena bisnis ini berada di ujung tombak, dalam artian bagian terakhir dalam tatanan manajemen penjualan, menjalankan bisnis ini tidak bisa sembarangan. Karena penjualan produk ini terbilang sangat tinggi dengan kompetitor yang tinggi pula. Untuk itu, terdapat beberapa hal mendasar yang harus dipahami dalam menjalankan usaha retail agar mampu menghasilkan keuntungan, yaitu:

Baca Juga: Ide Bisnis Kuliner New Normal yang Tak Pernah Sepi Pembeli saat Pandemi Corona

1. Tempat Usaha

Lokasi bisnis retail bisa menjadi penentu kesuksesan, maka pilihlah tempat yang mudah ditemukan ataupun strategis.

2. Harga

Penentuan harga juga menjadi salah satu poin penting, mengingat ketatnya persaingan antar bisnis retail ini. Usahakan harga dapat bersaing dan tidak jauh lebih tinggi dari kompetitor yang berada di satu lokasi.

3. Pelayanan

Karena bisnis retail berhubungan langsung dengan konsumen, maka tentu saja pelayanan menjadi hal penting yang harus diutamakan. Jangan sampai konsumen merasa kapok untuk membeli atau bertransaksi di tempat kita. Jika konsumen puas, kemungkinan mereka akan terus melakukan pembelian (repeat order), atau bahkan merekomendasikan usaha kita pada kerabat yang lain.

4. Promosi

Buatlah suatu hal menarik yang mampu mendatangkan pelanggan. Misalnya potongan harga.

5. Karyawan

Pastikan memilih karyawan dengan kredibilitas yang baik. Utamakan attitude dan kejujuran jika ingin bisnis ini berjalan dengan lancar. 

Selain itu untuk memulai bisnis yang satu ini, kita sebaiknya mengetahui klasifikasinya terlebih dahulu agar tidak salah dalam menentukan langkah. Berikut penjelasannya:

1. Berbasis Toko

Transaksi jual beli berlangsung di toko retail. Baik toko berdasarkan kepemilikan maupun berdasar pada barang yang dijual

2. Berbasis Non-Toko

Biasanya berupa kontak langsung dengan calon pelanggan. Bisa dengan direct selling atau berjualan secara langsung, maupun melalui media (TV, Internet, E-Mail dan lain sebagainya) 

3. Berbasis Layanan

Yaitu bisnis retail yang menyediakan beberapa layanan untuk kebutuhan konsumen. Bisa berupa jasa servis, penyewaan dan berbagai jenis bisnis bidang jasa lainnya.

Strategi Bisnis Retail

bisnis retail
(Sumber: Corenomad.com)

Setelah memahami hal-hal yang menjadi prinsip dasar bisnis retail, langkah berikutnya adalah menyusun serangkaian strategi promosi, diantaranya:

Baca Juga: Rahasia Strategi Bisnis Properti Untung Besar yang Mudah Ditiru Anak Muda

1. Perbanyak Relasi

Dengan banyaknya relasi atau komunitas tertentu yang membeli produk kita, bahkan dengan jumlah banyak, memungkinkan usaha bisnis retail ini mendapat keuntungan yang besar. 

2. Manfaatkan Teknologi

Strategi bisnis berikutnya adalah teknologi. Tak dapat dipungkiri, teknologi kini telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Jika mampu dimanfaatkan dengan baik, hal ini bisa menjadi salah satu cara untuk meraup keuntungan yang banyak. Seperti contohnya didukung oleh berbagai alat tertentu yang memudahkan proses penjualan, memiliki toko yang bisa di order secara online dengan sistem pengiriman barang melalui ekspedisi tertentu maupun delivery.

3. Ketersediaan Produk

Pastikan produk yang ada pada bisnis yang dijalankan mampu menjawab kebutuhan konsumen. Buatlah pengecekkan stok secara rutin dan berkala untuk mengecek ketersediaan barang. Janganlah merubah biaya dengan tiba-tiba, karena tak sedikit konsumen yang akan merasa tertipu bahkan enggan untuk kembali membeli produk di tempat kita.

4. Kemudahan Transaksi

Siapkan berbagai cara untuk konsumen dapat melakukan transaksi pembelian. Seperti cash, debit, credit ataupun melalui berbagai metode pembayaran non tunai lainnya seperti penggunaan Ovo, Go-Pay, Dana, dan lain sebagainya. Dengan hal tersebut, pelanggan akan merasa nyaman dan tidak perlu khawatir jika tak membawa uang tunai, karena mereka tetap dapat berbelanja di tempat kita.

5. Berbagai Promo Menarik

Dengan adanya bermacam promo menarik, konsumen akan merasa penasaran, dan bahkan tergiur untuk membeli sebuah produk. Respon atau tanggapan konsumen akan hal ini biasanya sangat cepat.

Salah satu contoh bentuk promosi adalah menjual berbagai produk dengan harga yang lebih murah dari harga aslinya. Tentunya dengan berbagai pertimbangan terlebih dahulu sebelumnya. Selain menentukan potongan harga tersebut, jangan lupa untuk mempertimbangkan juga periode promo berdasarkan tanggal atau masa penjualan yang tinggi atau rendah dengan berbagai alasan dan perhitungan tertentu.

6. Take a Risk

Bisnis retail juga tidak lepas dari adanya resiko usaha. Karena pada dasarnya, tak ada satupun kegiatan usaha yang dapat berjalan tanpa adanya resiko. Tapi, jangan takut dengan resiko tersebut. Yang terpenting adalah kita tetap fokus pada tujuan dengan menjalankan berbagai strategi yang telah dipersiapkan.

7. Evaluasi dan Tingkatkan

Buatlah evaluasi rutin kegiatan bisnis. Misal per hari, Minggu, atau Bulannya. Atau buatlah evaluasi khusus di akhir periode masa promosi. Hal tersebut akan menghasilkan data yang kemudian bisa dijadikan bahan pembelajaran untuk kegiatan bisnis kedepannya.

Ide Bisnis Retail

bisnis retail
(Sumber: Strategyonline.ca)

Berikut beberapa jenis usaha retail yang sedang hits dan kekinian, serta tak ada salahnya untuk dicoba, antara lain:

Baca Juga: Rahasia Strategi Bisnis Properti Untung Besar yang Mudah Ditiru Anak Muda

1. Bahan Organik

Di tengah keadaan yang seperti ini, orang akan cenderung memperhatikan berbagai hal yang mereka gunakan, termasuk makanan dan asupan gizi serta nutrisi. Membeli berbagai makanan dengan bahan organik membuat konsumen merasa aman. Sehingga bisnis ini mampu mendatangkan peluang keuntungan yang besar.

2. Fashion

Perkembangan dunia fashion memang tak ada matinya. Target pasar dari bisnis ini akan selalu ada, sehingga kemudian kemungkinan untungnya pun akan semakin besar.

3. Dealer Sepeda Motor

Kemudahan untuk membeli atau mendapatkan sepeda motor menjadi salah satu hal yang dapat menarik perhatian khalayak. Untuk itu, jenis bisnis yang satu ini dianggap mampu mendatangkan banyak pelanggan nantinya. 

4. Sewa Kost

Bisnis yang satu ini memang dikenal mampu mendatangkan keuntungan yang besar. Dengan menyewakan kamar kost di lokasi  strategis dengan fasilitas pendukung yang nyaman, maka bersiaplah, uang akan menghampiri kita setiap bulannya.

5. Peralatan Bayi

Semakin beragamnya peralatan bayi yang sedang hits dan kekinian, menjadikan para orang tua, khususnya orang tua baru memiliki keinginan yang besar untuk mencoba dan memilikinya. Karena bagi mereka, memenuhi kebutuhan sang buah hati adalah hal yang utama.

6. Toko Kelontong

Dengan menyediakan berbagai kebutuhan sehari-hari akan mendatangkan keuntungan yang besar. Mengapa? Karena kebutuhannya akan terus meningkat, juga konsumennya akan tetap ada.

Bisnis retail memang menjanjikan, ya. Walaupun setiap bisnis pasti ada tantangan dan resikonya masing-masing, namun apabila kita sudah siap dan menguasai hal tersebut pasti bisnis yang kita jalani bisa berjalan dengan baik. Yang terpenting adalah tetap fokus, konsisten dan pantang menyerah.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.