Prabowo Subianto kini dikenal sebagai Menteri Pertahanan Republik Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju sejak dilantik pada 23 Oktober 2020. Prabowo juga pernah menjadi tokoh yang sering diperbincangkan pada 2019 lalu, karena pencalonannya sebagai kandidat Presiden RI melawan Joko Widodo. Selain berkecimpung di dunia politik, ternyata Prabowo Subianto juga telah berpengalaman di bidang bisnis. Ada sederet bisnis Prabowo yang ternyata jarang diketahui oleh khalayak.

Tokoh berusia 68 tahun tersebut, menempuh pendidikan dan jenjang karir di dunia militer sebelum berkecimpung di dunia bisnis dan politik. Setelah meninggalkan dunia militer, Prabowo mengikuti jejak adik nya, Hashim Djojohadikusumo yang merupakan seorang konglomerat, menekuni dunia bisnis. Selain itu, Prabowo juga mendirikan sebuah partai politik pada tahun 2008 yang bernama Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra).

Beberapa Fakta Deretan Bisnis Prabowo Subianto


Fakta paling mengejutkan adalah Prabowo memiliki dan memimpin dua puluh tujuh perusahaan di dalam negeri dan di luar negeri. Bisnisnya bergerak di bidang migas, pertanian, pertambangan, perminyakan, perikanan dan lainnya. Berikut beberapa bisnis-bisnis besar Prabowo :

1. PT Kiani Kertas atau PT Kiani

Bisnis Prabowo
(Ilustrasi Pabrik Kertas)

Karir Prabowo sebagai pengusaha diawali dengan membeli Kiani Kertas, perusahaan yang mengelola kertas bertempat di Mangkajang, Kalimantan Timur. Pemilik sebelumnya dari perusahaan ini adalah Bob Hasan, pengusaha yang dekat dengan Presiden Soeharto.  Kemudian, Prabowo membeli perusahaan tersebut dan diganti nama menjadi PT Kertas Nusantara.

Namun, pada 2013 lalu, PT Kertas Nusantara ini dilaporkan mempunyai 161 kredit yang terdiri atas 136 kreditor konkuren, 7 kreditor separatis, dan 18 kreditor istimewa. Berdasarkan verifikasi dari Komisi Pengawas Persaingan Usaha, jumlah utang Kertas Nusantara ketika itu adalah mencapai Rp.14,31 triliun.

Baca Juga : Sumber Kekayaan dan Rantai Bisnis Reino Barack

Faktanya pada tanggal 9 Juni 2011 lalu, Pengadilan Niaga Jakarta Pusat menegaskan kepada PT Kertas Nusantara untuk membayar utang sebesar Rp 142 miliar kepada PT Multi Alphabet dalam waktu 45 hari, jika tidak membayar PT Kertas Nusantara terancam akan dinyatakan bangkrut.

Beruntung, pada tanggal 21 Juli 2011, PT Kertas Nusantara selamat dari ancaman kebangkrutan karena 89% kreditor menyetujui untuk memberikan perpanjangan waktu dalam pembayaran utang.

2. PT Tidar Kerinci Agung

PT Tidar Kerinci Agung merupakan perusahaan yang berfokus pada bidang kelapa sawit. Perusahaan ini didirikan sejak 1994 oleh Soemitro Djojohadikusumo atau ayah Prabowo. Perusahaan ini berpusat di Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Bungo Provinsi Sumatera Barat serta Kabupaten Tebo Provinsi Jambi.

Perusahaan ini melakukan penanaman kelapa sawit seluas 16.048 hektar dan membangun pabrik pengolahan kelapa sawit yang dilengkapi sarana dan prasarana lengkap pendukung perusahaan lainnya.

3. PT Tanjung Redeb Hutani

PT Tanjung Redeb Hutani bergerak di bidang kehutanan dan perkebunan. Perusahaan ini terletak di Kalimantan Timur tepatnya di Kabupaten Berau. Produksinya mempunyai dua persemaian (nursery), yaitu siaran nursery yang memiliki kapasitas 15 juta per tahun dan Sumbarata Nursery dengan kapasitas 15 juta per tahun.

PT Tanjung Redeb Hutani, diketahui telah memiliki status hukum resmi sejak tanggal 10 Juni 1993. Perusahaan yang merupakan patungan dari beberapa perusahaan, yakni PT Tanjung Redeb Hutani dan PT Inhutani ini digagas dengan tujuan utama menghasilkan kayu pulp.

4. Nusantara Energy Group

Bisnis Prabowo

Prabowo Subianto semakin melebarkan sayapnya di dunia bisnis. Pada tahun 2002, Prabowo mendirikan sebuah perusahaan dengan nama Nusantara Energy. Perusahaan ini merupakan sebuah grup besar yang menaungi beberapa anak perusahaan lain. Nusantara Energy Group menampung setidaknya lebih dari 10 ribu pekerja dengan total asset USD 1 miliar. Wah, fakta yang mencengangkan bukan?

Pada bidang pertambangan, Nusantara Energy Group memiliki anak perusahaan dengan nama Nusantara Kaltim Coal. Perusahaan ini didirikan pada 2005 yang memiliki hak konsesi areal tambang batu bara seluas 60 ribu hektar di daerah Kutai, Kalimantan Timur. Tambang-tambang yang dijalankan perusahaan Nusantara Kaltim Coal ini, meliputi beberapa subsidiary yaitu Nusantara Kaltim Coal, Erabara Persada Nusantara, Nusantara Santan Coal, Nusantara Wahau Coal, dan nusantara Berau Coal.

Pada bidang perikanan komersial, Nusantara Energy Group memiliki anak perusahaan bernama PT Jaladri Swadesi Nusantara. Aktivitas perusahaan ini adalah menangkap ikan komersial yang didirikan pada bulan September tahun 2001. Jaladri juga memiliki sebuah armada laut senilai USD 10 juta, The Purse Seiner dengan 1331 berat GT dan panjang kurang lebih 70 meter.

Baca Juga : Daftar Kerajaan Bisnis Atta Halilintar yang Bisa Ditiru Pengusaha Baru

Awal dioperasikannya armada ini diketahui dimulai pada tahun 2002 dan dihasilkan produksi mencapai 1000 ton ikan tuna setiap bulan. PT Tribuana Antar Nusa adalah anak perusahaan lainnya dari Nusantara Energy Group, perusahaan tersebut menyediakan jasa transportasi laut dengan armada berupa fery dengan tenaga 6186 tonase.

Prabowo juga memiliki perusahaan di bidang jasa keamanan yang bernaung di bawah Nusantara Energy Group dengan nama PT Gardatama Nusantara. Gardatama Nusantara bergerak di bidang jasa keamanan di Indonesia yang didirikan pada tahun 1994.

Perusahaan ini menawarkan pelayanan pengawasan keamanan untuk mendeteksi kelemahan sebuah sistem atau potensi-potensi bahaya, menganalisa resiko, staf keamanan dalam perusahaan, penggagalan pencurian, serta penyelidikan terhadap pencurian.

Selama masa berdirinya, perusahaan yang bergerak di bidang keamanan ini pernah menangani klien-klien dari perusahaan besar antara lain Schlumberger Indonesia, Chevron Pacific Indonesia, Eni Bukat Indonesia, General Motors Indonesia Total E&P Indonesia, dan Siemens Indonesia.

5. PT Tusam Hutani Lestari

Bisnis Prabowo

PT Tusam Hutani Lestari ini memiliki lokasi di Nanggroe Aceh Darussalam. Tepatnya seluruh area PT Hutan Lestari meliputi Kawasan pegunungan yang dikelilingi pohon Pinus merkusii di bagian Aceh Tengah. Pinus ini menjadi bahan baku utama kertas gelondongan. Area seluas 97.300 hektar yang dimiliki perusahaan ini memiliki masa konsesi yang berlaku hingga 2042.

6. PT Belantara Pusaka

PT Belantara Pusaka memiliki lokasi di Kalimantan Timur memiliki area perkebunan seluas 15.610 hektar. Adapun hak pengelolaannya berlaku hingga 2035.

Keuntungan dari bisnis-bisnis yang dijalaninya tersebut mengantarkan Prabowo memiliki segudang kekayaan. Beberapa waktu lalu muncul fakta mencengangkan yang diketahui bahwa lahan Prabowo Subianto seluas lima kali luas Jakarta. Wah! Seberapa luas kira-kira?

Baca Juga : Contoh Bisnis dalam Dunia Musik Cepat Untung, Laris, dan Enteng Modal

Prabowo diketahui memiliki lahan sangat luas di Kalimantan Timur 220.000 hektar. Juga di Aceh Tengah 120.000 hektar. Total luas lahan yang dikuasai Prabowo adalah 340.000 lahan jika dibandingkan dengan luas Jakarta yang mencapai 662,33 kilometer (menurut Badan Pusat Statistik), adapun 1 hektar lahan setara dengan 0.01 kilometer, kurang lebih sekitar lima kalinya.

Demikian, itulah fakta-fakta mencengangkan yang dapat kita ketahui dari bisnis Prabowo, Menteri Pertahanan kita. Tak ada hasil yang menghianati usaha. Tentu keuntungan bisnis yang didapatkan Prabowo karena kerja keras dan usaha sungguh-sungguh. Semoga bisa diambil pelajaran, terutama bagi anak-anak muda agar bisa lebih semangat untuk menjadi pengusaha yang sukses.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.