Bisnis pakaian atau bidang fashion lainnya memang menarik serta menguntungkan. Karena setiap orang pasti membutuhkan hal tersebut. Pakaian memang termasuk kebutuhan primer manusia selain  makanan dan tempat tinggal, oleh karenanya membangun usaha fashion tentu saja peluang kesuksesannya terbuka lebar. Namun, di tengah wabah virus Corona ini, semua sektor terdampak, seluruhnya mengalami masa  sulit. Lantas, bagaimana caranya memulai bisnis pakaian agar tetap sukses di masa pandemi ini? Apa saja yang harus dilakukan para pebisnis pemula agar bisa bertahan?

Tips Berbisnis Pakaian saat Krisis Akibat Pandemi Covid-19

1. Tentukan Jenis Pakaian

bisnis pakaian
(Sumber: Groupon.com)

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan jenis pakaian apa yang akan dijual. Hal ini akan berkaitan pada target pasar dan penyesuaian strategi pemasaran nantinya. Misal kita memilih bisnis pakaian bayi, maka targetnya adalah ibu-ibu ataupun keluarga yang memiliki buah hati usia tertentu.

Untuk menentukan hal ini, pertimbangkanlah proses pembuatannya. Apakah membutuhkan waktu, bahan atau effort yang banyak, ataukah cukup mudah dilakukan. Semakin lama dan semakin banyak hal yang dibutuhkan pada proses pembuatan, maka biaya yang dikeluarkan pun mungkin cukup banyak. Mengingat pada kondisi seperti ini, diusahakan pengeluaran harus lebih diminimalisir.

Selain itu, riset pasar pun perlu dilakukan untuk melihat seberapa besar peluang yang dimiliki. Pengecekkan kompetitor dan harga yang beredar di pasaran contohnya. Bahan menjadi salah satu komponen penting dalam pembuatan pakaian atau baju, sehingga pemilihan bahan sangatlah penting. Pastikan bahan yang digunakan cocok dengan kondisi target market produk kita.

Baca Juga: Cara Kerja Usaha dan Bisnis Franchise serta Definisi dan Keuntungannya

2. Bekerjasama dengan Supplier

Setelah menentukan produk apa yang akan dipasarkan, kemudian jalin lah kerjasama dengan supplier penyedia bahan atau alat jahit misalnya. Melalui kerjasama yang terjalin ini, kita tidak terlalu repot saat proses produksi nanti juga memungkinkan untuk mendapat potongan harga. Ketahuilah terlebih dahulu informasi mengenai supplier tersebut, pastikan kredibilitasnya baik. Agar hubungan kerja kedepannya lancar dan meminimalisir adanya masalah bisnis. 

3. Merancang Strategi Pemasaran

bisnis pakaian
(Sumber: Wwd.com)

Langkah selanjutnya, silahkan tentukan strategi pemasaran yang pas. Gunakan bahasa promosi yang cocok dengan target market bisnis ini. Misalkan, targetnya anak muda, maka gunakanlah Bahasa yang dapat dimengerti dan biasa digunakan oleh mereka, karena akan membangun kedekatan antara brand dan konsumennya.

Kini strategi digital marketing cukup banyak dan efektif digunakan. Selain biaya yang dikeluarkan terjangkau dan bisa disesuaikan dengan kemampuan, hasilnya pun bisa lebih terasa. Contohnya adalah dengan memasang ads pada akun Instagram pada bisnis pakaian yang dikelola. Pasanglah target yang sesuai mulai dari lokasi, usia dan kebiasaan calon konsumen, sehingga iklan akan ditampilkan tepat pada sasaran.

4. Menggaet Reseller atau Dropship

Strategi bisnis pakaian lainnya yang bisa coba dilakukan adalah bekerjasama dengan reseller atau dropship. Dimana, mereka akan membantu untuk menjual berbagai produk kita. Bentuk kerjasamanya biasanya adalah terdapat potongan harga atau harga khusus bagi reseller atau dropship tersebut. Sehingga, keuntungan bisa mereka dapatkan dari kelebihan harga jualnya.

Reseller bisa mengambil stok beberapa pakaian yang telah disorder, kemudian dijual kembali ke pasaran, sedangkan untuk dropship, bisa dikatakan hanya sebagai perantara jual saja. Karena informasi pesanan dan konsumen akan kemudian diserahkan pada kita selaku pengelola usaha, yang berarti pengiriman produk menjadi tanggung jawab kita.

Keduanya bisa menjadi solusi untuk pemasaran produk yang lebih luas nantinya, terlebih dika reseller atau dropship tersebut berasal dari berbagai daerah yang berbeda. Kegiatan bisnis pakaian ini bisa terkelola dengan cukup efektif dan akan menguntungkan tentunya.

Baca Juga: Strategi Bisnis Laundry Kecil-Kecilan, Rumahan dan Kantoran 

5. Manfaatkan Teknologi dan Berinovasi

bisnis pakaian
(Sumber: Newsakmi.com)

Kemudahan bisnis melalui kecanggihan teknologi harus dimanfaatkan sebagai peluang bisnis pakaian. Salah satunya adalah dengan menjual produk pakaian ini secara online. Selain akun medsos, kita juga bisa menjualnya di berbagai e-commerce. Pengguna platform tersebut kini semakin banyak, sehingga kita bisa mendapat banyak konsumen pula dari sana. 

Dengan menjualnya melalui e-commerce, kita juga bisa menekan biaya pengeluaran. Karena tak perlu menyewa tempat untuk membuka took offline. Hal ini terbilang cukup efektif, karena di masa pandemic Covid-19 ini banyak kegiatan yang tidak disarankan dilakukan secara tatap muka dan mengurangi banyaknya transaksi dengan uang kertas yang bisa menjadi media penyebaran virus. Jadi, memanfaatkan teknologi ini menjadi salah satu langkah yang tepat untuk bisnis yang lebih menguntungkan sekaligus memutus rantai penyebaran virus.

Selain itu, kita juga bisa memanfaatkan adanya layanan pengiriman cepat pada beberapa aplikasi ojek online. Hal ini bisa menjangkau konsumen yang lokasinya tidak jauh dari tempat kita berada. Pengiriman yang cepat dan kepraktisannya menjadi daya tariknya. Lalu, inovasi adalah langkah yang tak kalah penting, kreatifitas sangat dibutuhkan dalam hal ini. Buatlah beberapa pembeda yang menjadi nilai tambah produk jika dibandingkan dengan usaha serupa. Sehingga, konsumen akan lebih merasa diuntungkan ketika membeli dari bisnis pakaian yang kita jalankan.

Contohnya adalah, setiap pembelian produk tertentu free masker, atau terdapat paket bundling untuk pakaian dan masker dengan warna yang senada dan motif yang bisa dipesan khusus, berhadiah handsanitizer, dan lain sebagainya.

Peluang Bisnis Pakaian

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, bisnis ini tak akan kehilangan peminatnya. Karena pakaian adalah salah satu kebutuhan utama manusia. Yang harus kita lakukan adalah melihat peluang yang ada dan memanfaatkannya. 

Pelanggan dari produk berupa pakaian ini akan berbeda-beda tergantung latar belakang mereka. Maka, sesuaikan lah bisnis kita dengan keinginan mereka. Jadilah pemenuh kebutuhan juga solusi dari permasalahan target konsumen kita.

Meskipun pengusaha pakaian  ini telah banyak dan menjamur, namun kita tetap bisa mendapat pelanggan. Bergantung pada keunikan, kualitas barang serta pelayanan bisnis yang ditawarkan. Jika dinilai baik oleh konsumen, maka sebanyak apapun saingannya, produk kita akan tetap mendapat bagian di hati pelanggannya. Oleh karenanya, perencanaan bisnis yang ditetapkan harus dipertimbangkan secara matang, juga diperlukannya  penentuan strategi usaha yang khusus.

Bisnis pakaian juga bisa disesuaikan dengan tren yang sedang ada dipasaran. Bahkan di masa pandemi ini, kita tetap bisa mendapat peluang bisnis melalui berbagai jenis pakaian dengan  bahan dan design yang pas untuk dipakai saat ini. Baju dengan konsep lebih tertutup dan bahan yang menyerap keringat misalnya. Atau seperti yang sudah dibahas tadi, pakaian yang dibuat senada dengan masker, disertai berbagai motif tertentu.

Baca Juga: Cara Membuat Konsep Bisnis yang Unik, Kreatif, Kuat dan Menarik

Seiring berjalannya waktu, kebutuhan akan pakaian ini akan semakin meningkat. Bagi beberapa kalangan, mereka bahkan memiliki hobi koleksi baju tersendiri, sehingga memungkinkan meningkatnya jumlah orderan berdasarkan keadaan seperti ini.

Jangan lupa untuk selalu melihat dan menyesuaikan dengan kondisi pasar yang ada. Buatlah poin pembeda atau nilai keunikan khusus untuk dijual dibandingkan kompetitor lain. Karena seperti yang telah  diungkapkan oleh Pandji Pragiwaksono bahwa “sedikit lebih beda, lebih baik, daripada sedikit lebih baik”.

Itulah informasi seputar bisnis pakaian di tengah pandemi Covid-19. Meski masih di tengah kondisi pandemi yang belum kunjung reda, namun bisnis pakaian tetap bisa dijalankan dengan menerapkan berbagai strategi dan cara bisnis yang baik. Dengan begitu, keberlangsungan bisnis tetap bisa terjaga. 

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.