Dunia bisnis kian hari kian berkembang pesat. Kini, dalam dunia yang semakin modern berbagai macam strategi bisnis mulai dikembangkan. Salah satu strategi bisnis yang juga telah lama  naik daun ialah bisnis multi level marketing, atau yang juga sangat akrab dengan sebutan bisnis MLM. Kemajuan bisnis yang kian pesat di Indonesia membuat bisnis ini juga makin meroket.

Memahami Bisnis Multi Level Marketing


Bisnis Multi Level Marketing adalah sebuah bisnis yang sudah populer sejak sekitar tahun 2002. Kemunculan bisnis multi level marketing membuat banyak sekali produk-produk yang menggunakan sistemnya. Bisnis multi level marketing merupakan sebuah strategi untuk memasarkan, dimana para penjualnya atau sales nantinya tidak hanya mendapatkan kompensasi dari penjualan yang produk yang berhasil terjual. Para sales juga akan mendapatkan penjualan dari para sales yang ia ajak untuk bergabung.

Baca Juga : Apa Itu Bisnis Dropnshop dan Bagaimana Pengaturan Sistem Kerjanya

Multi level marketing memiliki banyak sekali istilah yang melekat padanya, banyak yang menyebut multi level marketing sebagai pemasaran jaringan, penjualan piramida, hingga pemasaran berantai.

Menurut komisi perdagangan yang berasal dari Amerika Serikat, mengatakan jika kini telah banyak sekali berbagai macam perusahaan yang menggunakan sistem Multi level marketing sebagai strategi pemasarannya. Perusahaan-perusahaan tersebut akan mengeksploitasi para pekerjanya agar mendapatkan keuntungan dengan jumlah yang lebih besar.

Umumnya, para pebisnis multi level marketing akan menawarkan barang jualannya langsung kepada para konsumennya. Kebanyakan pembeli yang membeli produk tersebut sebagian besar juga orang-orang yang hubungannya cukup dekat dengan orang yang menawarkan. Para sales multi level marketing sangat memanfaatkan pemasaran yang sering disebut getok tular atau dari mulut ke mulut.

Imbal Hasil Bisnis Multi Level Marketing


bisnis multi level marketing

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya jika bisnis multi level marketing merupakan jenis bisnis yang juga sering disebut dengan piramida penjualan. Hal tersebut tentunya bukan tanpa alasan. Ketika memulai menjalankan sebuah bisnis dengan sistem multi level marketing maka akan ada upline dan juga downline.

Upline merupakan seseorang yang akan memberikan pelatihan kepada downline, singkatnya upline merupakan seorang leader bagi para anggotanya, yakni downline. Upline akan membantu para downline yang berada dibawahnya agar mampu menembus target yang harus dicapai. Selain itu upline juga memiliki tugas untuk mencari down line agar masuk dan bergabung ke dalam timnya.

Banyaknya downline yang ikut bergabung, nantinya akan sangat berpengaruh kepada bentuk piramida. Semakin banyak yang masuk dan bergabung sebagai downline, maka potensi dari keuntungan yang nantinya didapatkan juga akan semakin besar.

Cara Memilih Bisnis MLM yang Menguntungkan


Sayangnya citra baik dari bisnis multi level marketing ini seringkali disalahgunakan oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. Orang-orang tersebut memakai kata MLM untuk menipu agar banyak orang tertarik untuk bergabung. Untuk itu, berikut ini informasi tambahan mengenai bagaimana cara memilih bisnis MLM yang baik agar tak mudah tertipu.

Baca Juga : Contoh Bisnis dalam Dunia Musik Cepat Untung, Laris, dan Enteng Modal

1. Terdaftar APLI

APLI merupakan sebuah asosiasi penjual langsung Indonesia. Semua perusahaan MLM yang terdaftar di Indonesia akan terdaftar dalam APLI. Indonesia merupakan sebuah negara yang belum mengatur menangani penjualan langsung, untuk itu beberapa perusahaan besar membuat APLI. Tujuan dibuatnya APLI adalah agar para penjual yang menjalankan bisnis MLM memiliki kode etik yang baik.

Selain itu, pembentukan APLI juga memiliki fungsi lain, yakni untuk meminimalisir bentuk penipuan yang mengatasnamakan MLM. Nama-nama dari para perusahaan yang telah terdaftar dalam APLI, tentunya bukan sembarangan perusahaan, hal tersebut dikarenakan perusahaan yang terdaftar harus benar-benar perusahaan yang baik dan aman.

2. Produk Beragam

Langkah selanjutnya adalah memilih perusahaan yang memiliki beraneka ragam produk. Tujuannya adalah supaya banyak orang yang tertarik untuk bergabung menjadi down line dan banyak orang yang akan membutuhkan produk tersebut. Nantinya apabila perusahaan memiliki banyak produk, maka akan banyak pula variasi produk yang ditawarkan.

3. Memiliki Badan Hukum

Keamanan sebuah perusahaan yang menggunakan sistem multi level marketing haruslah memiliki badan hukum. Hal tersebut tentu untuk memastikan betul jika perusahaan yang bersangkutan telah betul-betul aman.

4. Adanya Kerjasama Antar Upline dan Downline

Langkah selanjutnya adalah memilih jenis perusahaan MLM yang memiliki kerjasama antara upline dandownline. Para upline akan membantu para downline agar sukses mencapai target bersama-sama. Pastikan untuk tidak bergabung dengan jenis MLM yang uplinenya tidak bertanggung jawab terhadap downlinenya.

5. Sistem yang Bagus

Ketika sebuah perusahaan menggunakan sistem multi level marketing sebagai strategi bisnisnya, artinya perusahaan tersebut juga harus memiliki sebuah perusahaan distributor. Melalui perusahaan distributor tersebut, nantinya yang akan bertanggung jawab untuk mengirimkan produk-produknya.

Apabila sebuah perusahaan MLM tidak memiliki perusahaan distributor, maka produk pesanan akan terhambat pengirimannya ke tangan konsumen, hal tersebut tentu akan sangat berpengaruh terhadap pemasaran. Selain memberikan pengaruh yang cukup besar, perusahaan juga terancam berhenti akibat kendala tersebut.

6. Sistem yang Adil bagi Semua Member

Pastikan untuk bergabung dengan jenis perusahaan MLM yang memiliki sistem pembagian keuntungan yang adil. Sehingga tak hanya menguntungkan pihak upline semata, namun semua pihak juga akan diuntungkan.

7. Harga Produk yang Dijual Masuk Akal

Harga dari produk yang ditawarkan menggunakan sistem bisnis MLM harus memiliki rata-rata standar yang masuk akal, dalam kata lain produk tersebut juga harus seirama dengan kualitas barang yang ditawarkan.

Baca Juga : Apa Itu Bisnis Paytren? Pengertian Paytren, Cara Kerja, Kelebihan dan Kekurangan

Rekomendasi Perusahaan MLM Terbaik


bisnis multi level marketing

Berikut daftar perusahaan-perusahaan MLM terbaik yang berada di Indonesia

1. MLM Oriflame

Perusahaan oriflame merupakan sebuah perusahaan kosmetik yang berasal dari luar negeri, namun banyak sekali komunitas dari penjual produk oriflame. Penjual produk oriflame di Indonesia memiliki sebuah komunitas bernama dBC Network.

2. MLM CNI

Perusahaan ini awalnya merupakan sebuah perusahaan yang menjual produk suplemen kesehatan dengan nama PT Sancho Rellatama. Perusahaan ini merupakan perusahaan asli dari Indonesia yang masih bertahan hingga sekarang, namun ketika tahun 1992 namanya berubah menjadi seperti yang sekarang.

3. MLM Tupperware

Tupperware merupakan sebuah produk yang berfokus pada kebutuhan peralatan rumah tangga, dengan kualitas yang tinggi meski terbuat dari bahan plastik.

4. MLM Sophie Martin

Produk yang begitu fokus pada lifestyle seperti tas, dompet, dan pakaian, perusahaan MLM yang satu ini telah ada sejak tahun 1994.

5. MLM Tiens

Awalnya perusahaan ini bernama Tianshi, perusahaan ini fokus menjual jenis produk-produk herbal yang merupakan warisan dari Tiongkok.

6. MLM Amway

MLM Amway merupakan sebuah perusahaan negeri jiran yang kemudian melakukan ekspansi ke Indonesia sekitar tahun 1993. Perusahaan ini fokus menjual produk-produk kecantikan, kesehatan, nutrisi, hingga produk pembersih rumah tangga.

Nah, itulah informasi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan bisnis multi level marketing. Bisnis seperti ini bisa menjadi pilihan yang tepat bagi siapa saja yang ingin memulai karir di dunia bisnis. Namun, jangan lupa untuk mengecek apakah perusahaan MLM tersebut memiliki sistem yang bagus atau tidak ketika hendak memutuskan untuk bergabung.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.