Bisnis laundry adalah salah satu usaha bidang jasa yang memudahkan konsumennya untuk mendapat fasilitas kebersihan berbagai barang yang dimilikinya. Biasanya memang identik dengan pakaian, namun kini bisnis ini telah banyak berkembang dan melahirkan inovasi baru. Seperti laundry khusus sepatu ataupun tas.

Bagi seseorang yang baru saja ingin mencoba peruntungan di dunia bisnis, laundry ini patut menjadi pertimbangan. Karena jenis usaha ini bisa dirintis oleh siapapun. Yang perlu dilakukan hanya mempersiapkannya sebaik mungkin dengan memperhatikan beberapa cara atau tips sukses bisnis laundry.

Peluang Usaha Bisnis Laundry

bisnis laundry
(Sumber: Laundryhouse.net)

Bagi beberapa kalangan, terutama mereka yang seringkali disibukkan dengan kegiatan sehari-hari, laundry adalah salah satu pemenuh kebutuhan. Tentu saja, karena tanpa perlu kesusahan dengan melakukan serangkaian proses mencuci, pakaian, sepatu dan berbagai barang berbahan kain lainnya. Hanya tinggal menunggu maka berbagai barang tersebut siap digunakan kembali dalam keadaan bersih dan wangi.

Ternyata bisnis laundry ini bisa dibangun dengan berbagai skala, dimulai dari usaha kecil-kecilan atau dilakukan dari rumah, hingga kantoran. Pada sistem rumahan, bisnis ini bisa dimulai dengan cara sederhana, mencuci bisa dilakukan dengan cara yang konvensional atau menggunakan alat yang tidak banyak. Pelaksanaannya bisa dilakukan oleh diri sendiri. Untuk konsumennya, biasanya warga sekitar, teman-teman ataupun relasi yang letaknya tidak jauh dari tempat usaha.

Untuk usaha laundry kantoran, maka pelaksanaannya lebih tersistematis, biasanya dibutuhkan beberapa karyawan dengan bagian-bagian tertentu, mulai dari pencuci, bagian setrika, administrasi dan lain sebagainya. Konsumennya pun beragam, bisa merupakan orang-orang yang berdomisili di sekitar tempat usaha atau bahkan bekerja sama dengan berbagai pihak, seperti kantoran atau hotel misalnya.

Oleh karenanya, bisnis laundry bisa dilakukan menyesuaikan dengan modal, kesiapan atau kesanggupan para pemiliknya. Karena pada dasarnya banyak orang yang akan tetap membutuhkan jasa mereka, yang berarti peluang mendapat keuntungan masih terbuka lebar.

Kemudahan serta kepraktisan adalah daya jual bisnis yang satu ini, selain itu banyak orang akan merasa membutuhkan laundry ketika mereka tak mampu menghasilkan kualitas hasil pencucian yang sama untuk beberapa produk yang memiliki tingkat kesulitan tersendiri. Biasanya, perhitungan harga laundry ini berdasarkan pada setiap kilo pakaian atau barang milik konsumen, untuk itu beberapa menyebutnya dengan nama bisnis laundry kiloan. 

Baca Juga : Pengertian Komunikasi Bisnis – Teori, Fungsi, Konsep dan Penjelasannya

Tips Bisnis Laundry Mulai dari Rumahan Hingga Kantoran

1. Pahami Cara Kerja Bisnis Laundry

Sebelum memulai, para pemilik bisnis laundry ini harus sudah paham betul mengenai hal umum hingga mendetail tentang usaha yang dijalani. Siapkan alat-alat yang sekiranya dibutuhkan dalam mengelola laundry. 

2. Menyiapkan Modal

bisnis laundry
(Sumber: Komunitasgoukm.com)

Modal tentu saja penting dalam setiap bisnis, namun tak semua jenis usaha membutuhkan modal besar. Contohnya bisnis laundry rumahan ini, karena bisa memanfaatkan alat yang ada di rumah. Untuk membangun usaha laundry kantoran, tentu saja harus ada beberapa hal lain yang dipersiapkan. Modal merupakan hal mendasar untuk selanjutnya digunakan sebagai biaya sewa lokasi, pembelian alat, juga beberapa biaya operasional lain.

3. Memanfaatkan Lokasi

Jika pada bisnis laundry rumahan, lakukanlah pendekatan pada masyarakat sekitar. Para mahasiswa dan karyawan misalnya. Tawarkan jasa laundry sebagai salah satu solusi yang mampu memudahkan mereka.

Untuk laundry dalam skala yang lebih besar, menentukan lokasi sangatlah penting. Kawasan pendidikan dengan banyak rumah kost adalah salah satu lokasi strategis untuk membangun usaha laundry, karena disana sudah jelas akan banyak orang yang membutuhkan jasa pencucian pakaian.

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis yang Bangkrut Akibat Corona

4. Menentukan Harga

Selanjutnya tentukanlah harga. Setelah menghitung biaya yang dikeluarkan sekaligus berapa keuntungan yang didapat dari setiap kg kain yang dicuci, saatnya para pebisnis untuk menentukan harga dari penggunaan jasa laundry di tempatnya. Sebagai perbandingan, lakukanlah survey harga pada beberapa kompetitor yang mungkin berada di satu kawasan dengan usaha laundry yang sedang dirintis ini.

5. Menjalankan Strategi Marketing

bisnis laundry
(Sumber: Mesinlaundry.com)

Gunakanlah serangkaian strategi marketing atau skema bisnis yang bisa menarik perhatian calon pelanggan. Buatlah media publikasi yang bisa dilihat dan dibaca oleh banyak orang. Seperti flyer, spanduk dan lain sebagainya. Pada awal waktu pembukaan, promosi dengan harga miring merupakan salah satu cara yang cukup jitu untuk mendapat konsumen.

6. Rutin Melakukan Inovasi Bisnis

Buatlah salah satu strategi atau inovasi yang mampu membedakan laundry yang sedang dirintis dengan berbagai laundry di luaran sana. Misalnya, dengan menggunakan atau memanfaatkan media sosial sebagai media untuk interaksi bisnis dengan para pelanggannya.

Berikutnya, fasilitas antar jemput merupakan salah satu kelebihan usaha laundry yang bisa ditawarkan. Para pelanggan tidak perlu capek  untuk membawa barangnya ke tempat pencucian. Hanya tinggal menunggu di rumah, dan cucian tersebut akan dijemput oleh pihak laundry. Pun ketika barang tersebut sudah dalam keadaan bersih, karyawan laundry bisa mengantarkannya kembali ke tempat pemilik sesuai dengan tanggal dan waktu yang ditentukan.

Atau, selain  pakaian, buatlah beberapa jenis laundry khusus untuk barang-barang seperti sepatu, tas, karpet dan lain sebagainya. Jika jasa yang ditawarkan banyak jenisnya, kemungkinan calon pelanggan lebih memilih menggunakan jasa pencuci dengan fasilitas yang lengkap, karena dinilai simple dan tak perlu datang ke banyak tempat.

7. Kualitas Pelayanan yang Prima

Pastikan kualitas laundry menjadi perhatian utama. Buatlah pelanggan merasa puas, karena hal tersebut yang dapat menentukan keberlangsungan bisnis laundry ini kedepannya. Jika pelanggan merasa senang, kemungkinan mereka akan datang dan menggunakan jasa ini kembali, namun jika kualitas tidak baik, bukan tak mungkin mereka akan merasa kapok.

Menjalankan bisnis ini tidaklah mudah, akan banyak pesaing dan kompetitor di luaran sana. Jadi, jangan sampai kualitas serta layanan mengecewakan, karena akan berpeluang untuk berpindahnya kepercayaan konsumen kepada kualitas yang ditawarkan oleh pesaing.

Tentukan waktu pengambilan barang hasil cucian tidak terlalu lama sejak kedatangan konsumen. Namun tetap memperhatikan kualitas dari hasil cucian. Selain itu, buat mereka merasa nyaman dengan membiarkan para pelanggan untuk memilih jenis parfum atau pewangi sesuai dengan seleranya.

Salah satu upaya untuk selalu mempertahankan performa hasil laundry adalah dengan memilih karyawan atau orang-orang yang kompeten dan bisa dipercaya. Berhati-hatilah selalu dengan berbagai barang milik konsumen. 

Baca Juga: Ide Bisnis Kuliner New Normal yang Tak Pernah Sepi Pembeli saat Pandemi Corona 

8. Manajemen Keuangan dengan Baik 

Bisnis yang sehat adalah bisnis yang mampu mengelola keuangannya dengan sehat dan baik. Buatlah rincian biaya operasional dan kebutuhan lainnya secara tepat agar pengeluaran bisa diprediksi dan disesuaikan. Jangan sampai terjadi kesalahan hitung ataupun ada hal-hal yang terlewat karena keuntungan yang didapat bisa tergerus karena kecerobohan itu.

Bisnis laundry bisa menjadi salah satu pilihan bisnis yang tepat jika merasa bingung ketika akan membuka sebuah usaha. Peluang masih terbuka lebar, karena masih banyak orang yang tentu saja membutuhkan jasa cuci pakaian ataupun berbagai barangnya yang lain. Untuk itu, serangkaian cara dan strategi harus dicapai agar bisa mencapai hasil yang maksimal. Selamat mencoba!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.