Bisnis kaos distro memang dikenal mampu mendatangkan keuntungan besar, karena jenis usaha fashion yang satu ini memiliki target pasarnya tersendiri. Anak muda atau kaum milenial, biasanya sangat memperhatikan pakaian atau style yang mereka kenakan. Sehingga tak jarang mereka memilih untuk membeli barang di distro yang mereka anggap memiliki kualitas baik juga keren.

Walau demikian, kompetitor atau pesaing bisnis kaos ini memang tak sedikit. Diperlukannya strategi dan cara tertentu agar tetap menjadikan usaha yang dikelola sebagai top brand yang banyak dipilih konsumen. Bagaimanakah caranya?

Strategi Bisnis Kaos Distro Agar Menang di Persaingan Pasar

1. Konsep dan Tema Unik

bisnis kaos
(Sumber: Freshprintshalifax.com)

Strategi pertama agar bisa memenangkan persaingan di bisnis kaos adalah dengan membuat tema dan konsep yang unik. Buatlah brand unik dengan image yang berbeda dari berbagai produk yang sudah ada di pasaran. Karena biasanya, konsumen distro sendiri adalah anak muda yang gaul, update atau kekinian, sehingga mereka seringkali ingin tampil berbeda.

Tema yang unik akan membawa keunikan tersendiri pada kaos yang diproduksi nantinya, bisa secara warna, design ataupun jenis kaos yang diusung.  Brand image  ini bisa sangat kuat dan bahkan merepresentasikan kalangan atau komunitas tertentu. Oleh karenanya, identitas merek harus jelas agar gambaran produk dan penggunaannya pun jelas.

Keunikan brand ini juga bisa menjadi salah satu strategi untuk menghadapi persaingan bisnis, semakin kuat konsep yang diusung, maka kemungkinan untuk mendapat perhatian pelanggan pun semakin besar.

Baca Juga: Rahasia Strategi Bisnis Properti Untung Besar yang Mudah Ditiru Anak Muda

2. Merancang Business Plan

Bisnis yang baik adalah bisnis yang direncanakan dengan cukup matang. Banyak hal yang harus disiapkan sebelum memulai usaha kaos distro ini. Mulai dari lokasi atau tempat penjualan. Carilah tempat strategis yang mudah untuk ditemukan dan dituju.

Kemudian, tentukan alur penjualan, apakah melalui toko saja, atau mobile menggunakan kendaraan distro, bahkan bisa di order secara online, apakah selalu ready stock atau pre order, apakah akan dijual di e-commerce dan lain sebagainya. Pertimbangkan dan perhitungkanlah dengan baik segala kemungkinan tersebut. Jangan lupa untuk menjadikan tujuan bisnis sebagai acuan dalam menentukan berbagai perencanaan bisnis tersebut

Tempat, alur penjualan (delivery),  atau bahkan, kita bisa menentukan kemungkinan berbisnis dengan reseller atau tidak, dan lain sebagainya. Selain itu, memilih bahan baku, designer, karyawan, produksi produk hingga foto produk tak luput dari tahap yang satu ini.

3. Maksimalkan Modal

Hampir seluruh bisnis akan membutuhkan modal untuk mempersiapkan segala halnya di awal. Gunakan dan maksimalkanlah modal yang ada untuk kebutuhan bisnis kaos distro ini. Jangan lupa juga untuk membuat list kebutuhan dan pengeluaran serta pencatatannya. Agar tidak bingung ketika membuat laporan keuangan nantinya. Selin itu, manajemen keuangan pun menjadi hal yang tak kalah penting pada bisnis yang satu ini

Baca Juga: Rahasia Strategi Bisnis Properti Untung Besar yang Mudah Ditiru Anak Muda

4. Menentukan Harga Jual dengan Tepat dan Terukur 

bisnis kaos
(Sumber: Blog.placeit.net)

Setelah semuanya dirasa sudah siap, saatnya kita memulai bisnis kaos distro ini. Tentukanlah harga jualnya di pasaran. Sesuaikan dengan target konsumennya. Usahakan untuk tidak mematok harga yang terlalu tinggi dari kompetitor atau pesaing lainnya. Sebelum menentukan harga kita bisa melakukan survey atau riset pasar terlebih dahulu.

5. Lakukan Promosi dan Branding dengan Maksimal 

Berbagai promosi bisa dilakukan oleh para pebisnis kaos distro ini, seperti cara menarik perhatian konsumen melalui konten online, atau jemput bola dengan hadir di beberapa festival tertentu yang memungkinkan dihadiri oleh banyak orang yang menjadi target penjualan kaos.

Kita juga bisa membuat aksesoris khas lain dari brand yang dibuat. Seperti gantungan kunci atau stiker misalnya. Atau, cara lain yang biasa digunakan adalah dengan memberikan harga spesial (diskon) untuk beberapa produk tertentu, sehingga pembeli akan memanfaatkan keadaan tersebut untuk berbelanja. 

Jika distro yang dibuat tak hanya memproduksi kaos saja, kita bisa membuat paket bundling dari barang yang dijual, misal kaos dengan topi, dengan celana atau dengan jaket yang dibandrol dengan harga tertentu yang pastinya lebih murah jika dibandingkan membeli secara eceran.

Buatlah akun media social khusus yang bisa digunakan untuk berkomunikasi dengan pelanggan. Merepost foto yang diunggah oleh pelanggan yang telah membeli produk kita juga akan menambah rasa kedekatan dan sense of belonging antara konsumen terhadap brand kita. Selain itu, kita tentunya jua bisa memasang Ads sehingga iklan yang disampaikan tepat pada sasaran. Hal tersebut akan menambah kedekatan antara brand dengan konsumennya.

Atau, kita bahkan bisa memilih brand ambassador yang karakter public figure maupun influencers  tersebut bisa mewakili merek dagang kita. Kehadiran mereka bisa membawa dampak yang baik pada kepercayaan penggunaan produk. Sesekali, kita juga bisa bergabung atau mendukung kegiatan yang dilakukan oleh target konsumen kita , agar menumbuhkan kepercayaan dan brand loyalty yang semakin tinggi juga.

6. Selalu Perhatikan Kualitas

bisnis kaos
(Sumber: Desygner.com)

Kualitas produk adalah hal yang utama bagi bisnis fashion .  jangan sampai mengecewakan konsumen. Kaos distro dikenal karena kualitasnya yang baik, maka jika produk kita kurang, peminatnya pun akan cepat berkurang pula.

Selain itu, kualitas pelayanan pun harus diutamakan tentunya. Sebagai pebisnis, kita harus mencari cara sedemikian rupa agar konsumen merasa puas dan nyaman. Bisa dengan memasang musik di toko, tampilan toko dan karyawan yang keren, dan lain-lain.

Baca Juga: Ide Bisnis Kuliner New Normal yang Tak Pernah Sepi Pembeli saat Pandemi Corona

7. Mengikuti Perkembangan Jaman

Jangan lupa untuk selalu update terhadap tren yang sedang laku dipasaran seperti kaos-kaos ala artis kpop dan lain sebagainya, sesuaikan lah produk dengan keadaan tersebut, namun tetap berpegangan pada brand image yang telah dibuat sebelumnya.

Kelebihan Bisnis Distro

  1. Diminati banyak orang, khususnya anak muda yang memperhatikan penampilan
  2. Tidak ada masa berlaku pada produk. Meski demikian, trend fashion akan semakin berkembang. Untuk itu, tetap diperlukannya perubahan untuk beradaptasi.
  3. Tidak harus punya toko secara fisik atau offline. Bisa online, bisa mobile menggunakan kendaraan, ataupun hadir di berbagai festival untuk membuka booth.
  4. Jika fashion atau desain dari produksi pada bisnis kaos distro ini adalah hobi maupun passion, perjalanan bisnis akan semakin terasa menyenangkan.
  5. Produk kaos yang ditawarkan berkualitas baik dan nyaman, sehingga banyak digunakan masyarakat.
  6. Jika brand sudah dikenal, maka tidak terlalu sulit untuk mendapat kepercayaan pelanggan .
  7. Bisa mewakili komunitas atau fanatisme tertentu
  8. Bisa menjadi oleh-oleh khas dari sebuah kota atau daerah tertentu

Dengan bisnis kaos distro ini, memungkinkan para pemiliknya untuk meraup keuntungan besar. Karena bagi sebagian orang, produk kaos dari distro ini bisa mewakili dirinya, komuntasnya bahkan fanatisme kebanggaan atas daerahnya.

Maksimalkan setiap peluang yang ada. Jika memungkinkan, bisnis kaos distro ini bisa dilakukan dengan jemput , bola, atau kita sebagai pengusaha yang menghampiri konsumen. Meski harus beradaptasi pada perubahan tren di pasaran, usahakan tetap berpegang teguh pada konsep dan keunikan yang dibangun di awal kemunculan. Karena brand identity bisnis kaos distro ini memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kepercayaan pelanggan.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.