Banyak ide bisnis di depan mata, semuanya tentu bagus dan mempunyai prospek, salah satunya adalah bisnis hampers yang dapat kamu coba, karena banyak nilai lebih dari bisnis satu ini.

Tips Laris Bisnis Hampers Di Era Millenial

Menjadi seorang pebisnis harus tahu kebutuhan pasar yang sedang nge-hits. Kini banyak orang membutuhkan hampers untuk kebutuhan di momen tertentu atau hanya untuk sekedar buah tangan pada saat ingin mengujungi keluarga atau teman. Budaya membawa hampers telah menjadi budaya di Indonesia sebagai wujud sikap ramah tamah.

Hal ini menjadi peluang tersendiri untuk dapat memanfaatkan kebutuhan tersebut. Sebelum tertarik lebih lanjut dengan bisnis satu ini, penting untuk mengetahui panduan bisnis ini agar kedepan dalam berbisnis dapat dijalankan dengan profesional dan menghasilkan keuntungan yang menggiurkan. Berikut tips laris bisnis hampers di era millenial.

Baca Juga: Info Biaya dan Cara Memulai Bisnis Franchise Indomaret

1. Harus Kreatif

Harus kreatif
(Sumber : Womantalk.com)

Bisnis hampers adalah bisnis dengan modal awal kreatifitas. Karena dengan kreatifitas tersebut akan menghasilkan keuntungan. Hampers pada dasarnya berisi aneka produk yang sering dijumpai banyak orang. Namun hampers menjadi istimewa karena kemasan dan isi didalamnya yang beraneka dan kemasan yang cantik karena telah disusun sedemikian rupa agar menarik untuk dipandang mata.

Kreatifitas dalam membuat hampers sangat dibutuhkan, karena banyak orang yang menyukai dan puas dengan isi hampers yang sesuai dengan kombinasi yang pas. Isi hampers dapat berupa makanan, minuman, atau dapat pula berupa barang kebutuhan sehari-hari yang umumnya banyak digunakan orang.

Isi hampers pada umumnya bersifat umum, namun akan terkesan unik pada saat dikemas dengan berbeda yang tidak seperti biasanya hanya disebuah kantong kresek. Dari sini nilai seni akan dinilai oleh para pelanggan. Untuk itu penting dalam meningkatkan kreatifitas setiap harinya. Selain itu untuk lebih menarik, isi hampers juga dapat sesuai dengan permintaan pelanggan yang pasti setelah adanya negosiasi harga yang dibilang spesial.

2. Manfaatkan Momen

Momen tertentu seperti lebaran atau hari raya agama tentu menjadi momen spesial untuk saling berkirim hampers sebagai wujud persaudaraan. Selain itu momen seperti wisuda, ulang tahun, acara pernikahan dan momen spesial lainnya dapat digunakan sebagai target pasar untuk kamu tawarkan hampers dengan berbagai pilihan harga dan isi yang sesuai dengan yang dibutuhkan pasar.

Meskipun setiap hari tidak menutup kemungkinan untuk menerima pesanan, namun di momen spesial inilah dapat lebih ditingkatkan guna menarik daya tarik beli masyarakat. Kebutuhan hampers yang paling tinggi biasanya ada pada saat momen lebaran, natal atau tahun baru. Karena pada saat itulah banyak masyarakat saling bertukar hampers. Bisnis hampers dapat dimaksimalkan pada saat momen tersebut. Dengan adanya promo harga khusus di waktu tertentu akan lebih meningkatkan dari segi penjualan.

Baca Juga: Informasi Lengkap Bisnis Franchise Minuman untuk Pemula

3. Segmentasi Pasar

Segmentasi pasar
(Sumber : Bukalapak.com)

Segmentasi pasar sangat penting dalam menentukan harga hampers, untuk itu sebelum memulai bisnis ini, terlebih dahulu harus mengetahui target pasar yang ingin dibidik. Untuk mengambil jalan tengah dapat pula menyiapkan hampers dari berbagai kalangan. Yakni harga hampers yang dianggap cukup murah untuk kalangan menengah ke bawah hingga hampers dengan harga cukup tinggi untuk target pasar kalangan menengah ke atas.

Karena dari segi kemasan dan isi tentu keduanya akan berbeda. Bisnis hampers akan banyak menguntungkan jika dapat menjangkau semua kalangan. Semakin banyak pesanan semakin banyak pula keuntungan yang akan didapatkan.

4. Optimasi Media Sosial

Optimasi media sosial sangatlah penting untuk keberlangsungan bisnis hampers. Di era digital banyak orang memesan hampers melalui media sosial karena dianggap puas dalam memilih dan dapat melihat contoh isi didalam hampers tersebut tanpa harus datang ke tempat pembuatan hampers tersebut. Cara tersebut dianggap praktis, karena pesanan dapat langsung dikirim ke alamat tujuan.

Pentingnya optimasi media sosial guna memperluas jaringan karena media sosial sifatnya luas dan tidak terbatas, untuk itu cocok digunakan untuk memperluas target pasar. Media sosial penting sebagai ajang promosi bisnis satu ini. Media sosial tersebut dapat berupa facebook, WhatsApp, Instagram, Tik Tok, Google bisnis, Youtube, dan berbagai jenis media sosial lainnya yang kini semakin berkembang pesat mengikuti zaman.

Pada saat menawarkan produk ke media sosial yang harus dilakukan pertama kali adalah membangun personal branding. Untuk itu tidak hanya sekedar promosi saja, namun perlu membangun interaksi di media sosial. Apabila tercipta personal branding maka dengan mudah target pasar akan mencari dan menghubungi kembali apabila sedang membutuhkan hampers.

5. Memperbanyak Teman

Memperbanyak teman adalah salah satu langkah yang harus dilakukan oleh orang yang baru terjun dalam dunia bisnis. Bisnis apapun tentu membutuhkan memperluas jaringan. Untuk memperluas jaringan dapat dilakukan dengan cara aktif di media sosial. Selain itu dapat dengan cara memperluas dan menyambung kembali pertemanan dengan teman yang pernah dikenal sejak kecil hingga sekarang.

Salah satu cara meningkatkan jaringan dengan cara menjadi diri sendiri dan selalu menjadi pribadi yang hangat untuk orang lain. Tentu orang akan takut untuk berinteraksi jika sebagai pebisnis tidak mampu memberikan kenyamanan dalam berinteraksi. Di saat orang lain nyaman, tidak akan menutup kemungkinan disaat mereka membutuhkan hampers dengan senang hati akan menghubungi kembali.

Baca Juga: Bisnis Franchise Alfamart: Syarat, Biaya dan Keuntungan

6. Ciri Khas sebagai Nilai Lebih

Ciri khas sebagai nilai lebih
(Sumber : Tokopedia.com)

Ciri khas sebagai nilai lebih dibanding tempat lain, salah satu contohnya dapat berupa pemberian kata mutiara yang dapat dijadikan nilai lebih pada bisnis hampers. Orang yang menerima hampers apabila puas dan berkesan, tentu secara tidak langsung akan menjadi kegembiraan bagi pengirimnya.

Hal itu secara tidak langsung pengirim akan puas dengan pelayanan, dan dapat dipastikan akan order kembali pada saat membutuhkan hampers. Kata mutiara meskipun sederhana tetapi dengan hati yang tulus menjadikan penerima hampers tentu akan senang, karena dianggap sebagai wujud ungkapan terdalam dari pengirimnya.

Kata mutiara berupa kalimat bijak, kalimat penyemangat, atau kartu ucapan khusus dari pengirim hampers dapat dimanfaatkan sebagai nilai lebih dari bisnis hampers yang ada padamu. Tak perlu khawatir mencari ide kalimat mutiara, karena dapat mengambil dari internet atau menbuat sendiri dengan bahasa yang disukai dan lebih sederhana.

Keuntungan Bisnis Hampers

Keuntungan bisnis hampers tak perlu diragukan lagi, karena banyak pebisnis hampers yang berawal dari ketidak sengajaan terjun, namun kini semakin sukses dengan bisnis tersebut. Kebutuhan pasar semakin banyak, namun masih sedikit orang yang memanfaatkan peluang pasar ini. Keuntungan yang bisa dibilang menggiurkan jika mau mengeluti bidang ini dengan serius. Dengan mengikuti berbagai tips di atas yang telah dipaparkan, seiring berjalannya waktu maka akan semakin banyak orang yang mengenal dan memesan hampers, karena hampers adalah kebutuhan yang banyak dicari orang terutama pada momen tertentu.

Demikian informasi seputar bisnis hampers yang dapat kamu jadikan pilihan dari berbagai macam bisnis yang kini banyak bermunculan. Bisnis ini terbilang unik, karena dengan modal yang tidak terlalu banyak, kamu dapat berkreasi di dalamnya. Karena hampers kini telah menjadi kebutuhan, untuk itu dapat memanfaatkan peluang ini untuk menjadi pebisnis yang tangguh. Meskipun bisnis ini bukan hal baru, namun akan menjadi hal yang baru jika kamu memiliki keunikan tersendiri didalamnya yang berbeda dengan yang lain. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat untuk semuanya.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.