Musik sudah dianggap sebagai irama dalam kehidupan, mulai dari anak-anak hingga orang tua suka mendengarkan musik. Seiring berkembangnya zaman, musik bukan lagi sekadar hiburan. Melainkan sudah mulai dimanfaatkan sebagai karir dan bisnis. Terdapat banyak sekali contoh bisnis dalam dunia musik dengan memanfaatkan keahlian atau skill dalam memainkan irama musik. Walau tidak membutuhkan modal yang terlalu besar, keuntungan yang didapatkan dari bisnis ini bisa diadu dengan bisnis lainnya.

Peluang Bisnis Dalam Dunia Musik


Sudah banyak orang yang membuktikan sukses berbisnis yang berangkat dari hobi. Bisnis yang berawal dari hobi justru lebih mudah dijalankan. Salah satu contoh hobi yang membawa keuntungan adalah hobi dalam bermusik. Berikut ini beberapa contoh bisnis dalam dunia musik yang dapat dijadikan inspirasi:

1. Kursus Vokal

Bisnis dalam Dunia Musik

Baik sebagai hobi maupun berbisnis, bernyanyi memiliki penghasilan yang lumayan. Di Indonesia saja banyak diva top yang terkenal dan sukses berkat suara merdunya. Jangankan yang lama berkecimpung dalam dunia tarik suara, para pendatang baru saja sudah ditawar dengan honor tinggi. Khususnya bagi mereka yang memiliki suara emas.

Hobi bernyanyi, paham tangga nada, di tambah suara yang lumayan. Bisa mulai membuka les vokal dari sekarang. Menjalankan bisnis ini harus benar-benar menguasai not nada, terutama not nada pada musik klasik. Jadi, bukan hanya mengajar vokal untuk musik modern saja, tetapi juga mengajar vokal untuk lagu-lagu tradisional.

2. Kursus Bermain Alat Musik

Peluang bisnis ini juga sangat menggiurkan. Sebagian orang tua memilih kursus musik untuk sekolah non formal anak mereka. Banyak sekali alat musik yang dapat dimainkan, seperti drum, gitar, atau piano. Modal utamanya, harus bisa menguasai setidaknya salah satu alat musik.

Sementara modal biaya untuk membuka kursus ini lumayan mahal. Jika belum memiliki alat musik, harus membeli alat musik lengkap terlebih dahulu. Total biaya awal yang dibutuhkan untuk dapat membeli beberapa alat musik modern mencapai Rp.72.000.000,00.

Baca Juga : Langkah Jitu Bisnis Ayam Petelur Secara Intensif untuk Pemula

Memang lumayan menguras kantong, tetapi keuntungan yang didapat juga cukup tinggi. Biasanya kursus alat musik satu paket dengan kursus vokal. Menguasai alat musik tradisional menjadi nilai plus, saat ini musik tradisional semakin langka.

3. Studio Musik

Sebelum memulai bisnis studio musik harus memiliki alat musik yang lengkap. Siapkan ruangan khusus yang kedap suara. Penataan alat musik dalam ruangan harus tepat agar suara yang dikeluarkan baik. Pemasaran bisnis ini juga sangat mudah, pasalnya musik disenangi hampir semua anak muda.

Bisnis ini dapat dibuka dimana saja, banyak studio yang terletak di gang-gang sempit tetapi jadwal sewanya tetap padat. Jangan lupa merawat alat musik agar pelanggan senantiasa merasa nyaman saat bermain. Serta berikan layanan terbaik supaya mereka tidak bosan menyewa studio musik.

Buat aturan penyewaan, mulai dari harga, kapasitas anggota yang boleh masuk, aturan dalam studio, dan masih banyak lagi. Patok harga sewa yang bersahabat dengan kantong anak muda. Para pemuda pasti lebih memilih harga sewa murah dengan pelayanan terbaik. Harga alat musik yang cukup mahal membuat banyak peminat yang ingin menyewa alat musik untuk suatu acara. Peluang ini dapat dimanfaatkan untuk tambahan pemasukan. Jadi, alat-alat musik yang ada dapat disewakan di luar area studio musik.

4. Jual Beli Alat Musik

Bisnis dalam Dunia Musik

Membuka toko jual beli alat musik juga menjadi salah satu peluang dalam bisnis musik yang sangat menjanjikan. Selain itu, usaha ini juga dapat menjadi usaha jangka panjang karena tidak terikat dengan trend yang berkembang pada satu waktu tertentu.

Rencanakan usaha dengan matang, siapkan modal, lokasi, barang dagangan, dan strategi promosi. Gali semua informasi terkait dengan dunia musik, lakukan survey alat musik apa yang paling digandrungi saat ini. Setelah itu, buat perencanaan keuangan karena modal yang dibutuhkan sangat besar.

Usahakan memilih barang dagangan yang memiliki kualitas yang bagus. Pahami juga masing-masing barang yang dijual, supaya nantinya dapat menjawab pertanyaan para pelanggan dengan detail.

Baca Juga : Contoh Bisnis Makanan Ringan Unik Belum Ada Pesaing

Selain itu, penjual harus tahu cara penggunaan dan pemasangan alat musik. Tidak sedikit pemain musik pemula yang belum bisa memasang alat musik dengan benar. Biasanya penjual alat musik juga akan melengkapi toko mereka dengan perlengkapan musik seperti kabel, mic, speaker, sound system, dan masih banyak lagi.

5. Event Organizer Acara Musik

Bisnis jasa event organizer memiliki prospek bagus dalam jangka panjang. jasa EO dibutuhkan dalam berbagai acara besar, seperti ulang tahun, pernikahan, sampai konser musik. EO identik dengan bisnis dengan pendapatan tinggi.

Persiapkan modal awal usaha, dana ini akan digunakan untuk sewa tempat, membeli alat, dan biaya legalitas. Masyarakat lebih tertarik bekerja sama dengan usaha yang memiliki izin resmi. Jika modal awal tidak mencukupi, cari sponsor yang bersedia memberikan investasi.

Job desk EO yang paling menjanjikan adalah konser musik. Oleh sebab itu, untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi, mulai jalin kerjasama dengan agensi artis. Cari relasi sebanyak mungkin agar banyak pilihan musisi atau band yang dapat ditawarkan kepada klien.

6. Menjual Merchandise

Saat ini banyak sekali penggemar musik K-Pop, fenomena ini dapat dimanfaatkan untuk membuka bisnis merchandise. Memang pernak-pernik yang berhubungan dengan musik K-Pop tidaklah murah. Para penggemar musik Korea Selatan ini rela mengeluarkan uang untuk mendapatkan aksesoris yang berhubungan dengan idolanya.

Merchandise yang paling umum dicari adalah album original, lightstick, barang resmi yang dijual agensi, dan foto idola. Pelaku bisnis ini biasanya mengambil barang langsung dari tangan pertama. Tetapi, jika memiliki kreativitas tinggi bisa memproduksinya sendiri.

7. Menulis Lirik Lagu

Memiliki bakat merangkai kata-kata yang indah. Jangan hanya menulisnya pada kertas lalu dibuang. Penghasilan penulis lagu di Indonesia mencapai 8 milyar dalam satu tahun. Pendapatan berasal dari royalti yang bersifat komersial. Menulis lagu tidak hanya dilakukan oleh musisi papan atas, siapa saja dapat menulis lagu. Asalkan lirik yang ditulis bisa dinikmati semua kalangan.

Kemungkinan tulisan langsung diterima oleh agensi memang kecil. Tapi, jangan mudah menyerah begitu saja. Terus menulis dan mencoba karena usaha keras pasti terbayar. Coba tawarkan juga pada band atau musisi pendatang baru, meskipun tidak booming setidaknya masih mendapat penghasilan.

8. Bisnis Karaoke

Bisnis dalam Dunia Musik

Membuka usaha ini tidak membutuhkan keahlian khusus terkait musik. Sediakan tempat dan fasilitas yang memadai. Pengunjungnya pun tidak harus mereka yang bersuara merdu. Bisnis karaoke juga terus mengalami perkembangan dari tahun ke tahun.

Baca Juga : Jenis Investasi Terbaik untuk Bisnis Modal 10 Juta

Tempat karaoke menjadi tujuan utama saat mereka yang memiliki aktivitas padat butuh penyegaran otak. Anak-anak muda juga banyak yang mencari keseruan ke tempat karaoke. Bisnis ini jelas menguntungkan dalam jangka panjang.

9. Additional Player

Banyak band ternama yang membutuhkan pemain musik tambahan saat menggelar konser besar, atau ada anggota yang berhalangan hadir. Saat itulah additional player dibutuhkan. Modalnya hanya memiliki keahlian dalam memainkan alat musik tertentu. Serta rajin bergabung dalam komunitas musik supaya mendapat banyak job.

Musik tidak akan ada matinya. Hal ini juga berlaku untuk berbagai bisnis dalam dunia musik yang akan terus mengalami perkembangan. Namun, perlu diingat bahwa kunci dari melakoni bisnis ini adalah kreativitas, ketekunan, dan konsistensi agar bisnis yang dijalankan bisa berumur panjang.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.