Strategi Sukses Cara Memulai Bisnis Cuci Mobil Untung Besar

bisnis cuci mobil

Sekarang ini, bisnis cuci mobil cukup mudah ditemui. Hampir disetiap sudut jalan memiliki tempat cucian mobil sendiri. Fenomena ini terjadi karena banyaknya permintaan layanan cuci mobil di berbagai daerah di Indonesia, khususnya kota-kota besar dengan mobilitas padat.

Jenis-Jenis Usaha Cuci Mobil

1. Cuci Mobil Manual

Cuci mobil manual menjadi jenis yang paling banyak ditemui di berbagai sudut jalan. Tak perlu modal banyak, usaha cuci mobil manual bisa dibuka dengan modal pompa air bertekanan tinggi dan merekrut karyawan untuk mencuci mobil secara manual.

Karena prosesnya dilakukan secara manual, proses pencucian mobil umumnya memerlukan waktu sekitar 30 menit untuk setiap 1 mobilnya. Cuci mobil manual biasa diemui di parkiran mall atau swalayan, di dalam SPBU, juga di dekat perumahan.

Baca Juga: Apa Itu Bisnis Astraotoshop: Pengertian dan Keunggulan

2. Cuci Mobil Hidrolik

Cuci Mobil Hidrolik
(Sumber: Otomotif.kompas.com)

Sistem cuci mobil hidrolik menawarkan layanan pembersihan kolong mobil, dimana hal ini tidak disediakan oleh cuci mobil manual. Bila ingin membuka jenis usaha menggunakan sistem hidrolik, pengusaha perlu mempersiapkan modal yang cukup besar. Biasanya, mesin hidrolik ini dipatok dengan kisaran Rp 25 jutaan.

3. Cuci Mobil Robotik atau Automatic

Di Indonesia, cuci mobil automatik mulai dikenal sejak tahun 2000an lalu. Varian usaha cuci mobil ini menggunakan mesin canggih yang mampu bergerak seperti robot dan bertindak menyemprotkan air serta sabun ke bagian-bagian mobil, menggosoknya dengan lembut, sekaligus mengeringkan mobil terkait.

Cuci mobil otomatis ini banyak dijadikan sebagai alternatif untuk membersihkan kendaraan roda 4 bagi mereka yang sangat sibuk. Tingkat kebersihan pada model usaha ini pun lumayan tinggi.

Kelebihan utama dari cuci mobil robotik ialah pelanggannya tak perlu repot menunggu atau meninggalkan mobilnya di tempat cuci, cukup duduk santai di dalam mobil sambil mobil dibersihkan oleh mesin yang tersedia.

Alat-Alat yang Dibutuhkan Untuk Memulai Usaha Cuci Mobil

1. Kompresor

Kompresor berfungsi sebagai penggerak hidrolik, penghasil salju/busa snowwash, serta mengeringkan sela-sela kendaraan yang dicuci.

Baca Juga: Cara Memulai Bisnis Cuci Motor dan Resiko Usaha Cuci Motor

2. Mesin Steam Air/Pressure Air

Mesin Steam Air/Pressure Air
(Sumber: Autos.id)

Fungsi utama dari mesin steam air ini ialah meningkatkan serta mengatur tekanan air yang disemprotkan ke bagian kendaraan roda 4. Dengan menggunakan mesin pressure air, segala bentuk kotoran membandel yang menempel bisa dihilangkan dengan mudah, bahkan untuk bagian yang sulit dijangkau sekalipun.

3. Selang

Selang menjadi peralatan paling mendasar yang perlu dimiliki oleh sebuah usaha cuci mobil. Fungsi selang sendiri ialah mempermudah pergerakan karyawan dalam menyemprotkan air ke mobil.

4. Shampoo

Berperan untuk membersihkan noda-noda bandel yang sulit dihilangkan dengan air biasa, pengusaha perlu menyediakan shampoo khusus untuk cuci kendaraan yang berkualitas tinggi serta aman bagi cat kendaraan itu sendiri.

5. Sponge

Sponge berperan sebagai busa pembersih penggosok ketika proses pencucian kendaraan berlangsung. Hampir seluruh bagian mobil dapat dibersihkan menggunakan busa sponge yang sebelumnya sudah dicampur dengan shampoo dan sedikit air.

6. Alat Pengering

Setelah seluruh proses pembersihan selesai dilakukan, keringkan kendaraan bermotor menggunakan lap. Atau bisa juga menggunakan mesin pengering sebagai alternatifnya.

7. Vacuum Cleaner

Secara umum, vacuum cleaner difungdikan untuk menghisap debu dan kotoran. Dalam usaha cuci mobil, keberadaan vacuum cleaner digunakan untuk membersihkan bagian interior mobil seperti karpet, dashboard, jok, dan sela-sela bagian di dalam mobil lainnya.

8. Mesin Hidrolik

Meskipun tidak wajib diadakan, namun jika pengusaha memiliki modal yang cukup besar, tidak ada salahnya untuk menyediakan mesin hidrolik. Mesin ini berguna untuk mengangkat mobil agar bagian kolongnya bisa dibersihkan dengan lebih baik. Pembersihan bagian chasis ini penting untuk dilakukan, mengingat kerak atau kotoran dapat menyebabkan keroposan pada bagian bawah kendaraan. Bukan hanya tampak tak menarik, namun kondisi chasis yang keropos bisa membahayakan pengendaranya.

Baca Juga: Strategi Bisnis Laundry Kecil-Kecilan, Rumahan dan Kantoran

Strategi Memulai Bisnis Cuci Mobil

1. Lokasi yang Strategis

Lokasi yang Strategis
(Sumber: Olx.co.id)

Sebuah usaha yang memiliki tempat strategis akan memberikan keuntungan yang lebih menjanjikan. Apalagi untuk jenis usaha pencucian kendaraan yang notabene memerlukan ruang cukup luas. Apabila pengusaha memiliki lahan yang hendak dijadikan sebagai tempat usaha, ada baiknya untuk mengamati kondisi lokasinya terlebih dahulu.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan ialah apakah kendaraan bisa dengan leluasa berlalu lalang melalui jalan tersebut, apakah lokasi usaha dekat dengan jalan besar dan fasilitas umum lain, atau apakah masyarakat di sekitar tempat usaha memiliki ekonomi besar atau sedang.

Selain lokasi, tata letak dan kerapian bangunan juga perlu disorot agar para pelanggan bisa merasa nyaman saat menggunakan jasa cuci mobil tersebut.

2. Modal dan Peralatan

Setiap jenis usaha pasti menuntut banyak modal, baik itu keterampilan ataupun finansial. Terlebih untuk usaha pencucian mobil yang menggunakan banyak peralatan dan perlengkapan tambahan. Semakin banyak kelengkapan cuci mobil yang diperlukan, akan semakin banyak pula modal yang harus dikeluarkan oleh pengusaha.

Paling sederhana, tempat cuci mobil membutuhkan peralatan standar seperti mesin hidrolik, selang air, hand pole, vacuum cleaner, lap mobil, ember, dan shampoo khusus mobil.

Disamping perlu mempersiapkan segala peralatan cuci mobil, pengusaha juga perlu membiayai penyewaan tempat jika menyewa dan gaji untuk karyawan nantinya.

3. Pengelolaan & Evaluasi Usaha

Pengelolaan manajemen harus terus dilakukan guna mengetahui besaran untung dan rugi secara akurat dari sebuah usaha yang dijalankan. Melalui prosedur evaluasi dan pengecekan secara berkala setidaknya 1-3 bulan sekali, pengusaha bisa segera melakukan perbaikan strategi pada hal-hal yang perlu perbaikan seperti tata letak tempat, manajemen, pelayanan karyawan, peralatan cuci mobil, dan hal-hal mendasar lainnya.

Sebagai contoh saja, untuk bulan Desember, transaksi cuci mobil yang terjadi tidak sebesar bulan November. Untuk itu, pengusaha bisa mengevaluasi diri terkait penyebab penurunan transaksi tersebut. Nantinya, pengusaha dapat melakukan perbaikan seperti memperbaiki kualitas layanan dan peralatan yang ada atau memasimalkan promosi lewat media sosial.

4. Pemasaran dan Promosi

Promosi dan pemasaran menjadi bagian krusial yang harus dimiliki oleh setiap usaha. Jelas, hal ini dilakukan untuk meningkatkan jumlah transaksi yang terjadi.

Beberapa jenis promosi untuk usaha cuci mobil yang dapat dilakukan ialah menawarkan bonus cuci gratis setelah beberapa kali menggunakan layanan pencucian mobil, memberikan potongan harga, promo, hadiah, serta sistem member guna meningkatkan ketertarikan para konsumen.

Pengusaha juga dapat memberikan fasilitas tambahan seperti air mineral gratis dan permen sachet untuk para pengunjung yang menunggu mobilnya dicuci. Selain itu, tambahkan fasilitas pendukung seperti WiFi gratis di ruang tunggu bisa jadi alternatif lain untuk menarik perhatian konsumen.

Promosi usaha bisa dilakukan secara online ataupun offline. Promosi lewat online boleh mempergunakan media sosial atau website sebagai wadahnya. Sedangkan promosi offline bisa dilakukan dengan memasang spanduk di tempat-tempat strategis seperti pinggir jalan raya, tempat-tempat umum, jalan masuk gang, hingga pemasangan iklan di koran lokal dan penyebaran brosur.

Melengkapi peralatan cuci mobil dan menerapkan setiap strategi positif dapat menjadikan suatu bisnis cuci mobil sukses hingga banyak dikunjungi konsumen setiap harinya. Kalau sudah begini, untung besar akan segera menghampiri!

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like