4 Alasan Bisnis Alat Berat Sangat Menggiurkan

Bisnis Alat Berat

Istilah high risk high return tidak hanya berlaku untuk bisnis properti dan investasi saham tapi juga pada bisnis alat berat. Sekali mendengar namanya saja sudah langsung terbayang kan bahwa bisnis ini membutuhkan banyak modal? Tapi jangan salah, keuntungan yang didapat juga sangat melimpah lho.

Tak heran jika bisnis ini lebih banyak dilirik oleh orang-orang berduit yang umumnya sudah memiliki banyak relasi, dan sebagian besar usaha ini bukan dalam kepemilikan tunggal melainkan organisasi. Sebenarnya apa sih alasan yang membuat orang-orang tersebut tertarik dengan bisnis ini? Ini dia sejumlah alasannya.

Mengapa Bisnis Alat Berat Layak Dicoba?

Bisnis persewaan sendiri telah menjadi investasi yang sangat menguntungkan di zaman modern seperti sekarang, mulai dari sewa kamera, motor dan mobil, hingga kendaraan lebih besar seperti truk, bus, dan bahkan alat berat.

Tidak semua orang mampu membeli kamera atau kendaraan dengan harga puluhan hingga ratusan juta, tapi mereka dapat menyisihkan beberapa ratus ribu untuk menyewanya dalam jangka waktu tertentu.

Dengan semakin banyak orang yang mengadopsi gaya hidup seperti ini, industri persewaan termasuk alat berat juga terus berkembang pesat. Berikut adalah empat alasan utama mengapa bisnis sewa alat berat layak untuk dicoba oleh orang-orang yang berkantong tebal:

Baca Juga : 7 Tips Jitu Bisnis Rental Komputer dan Print Laris Manis

1. Prospek Tinggi

Bisnis Alat Berat
(Sumber: Pixnio.com)

Sebagian besar dari Anda mungkin menganggap bahwa usaha rental mobil dan motor adalah yang paling laku. Padahal, prospek usaha penyewaan alat berat di dalam dan luar negeri juga cukup tinggi lho.

Berdasarkan sebuah survey pada tahun 2014 silam, pasar penyewaan peralatan konstruksi global bernilai lebih dari $34 miliar, dan diperkirakan akan mencapai hampir $85 miliar pada tahun 2022 nanti.

Sedangkan pada skala yang sedikit lebih kecil, persewaan alat berat meningkat di seluruh Tanah Air dan tren ini diperkirakan tidak akan berakhir dalam waktu dekat.

Sebuah survei terhadap lebih dari 100 pemilik bisnis di bidang ini mengungkapkan bahwa pasar sewa alat berat mengalami peningkatan cukup signifikan dari tahun ke tahun dan bahkan diperkirakan akan tumbuh 4% hingga tahun 2024.

Dengan ukuran pasar yang begitu besar dan tingkat pertumbuhan yang tinggi, peluang bagi produsen, distributor, dan perusahaan persewaan alat berat tentunya juga dapat meraup untung besar.

2. Target Pasar Luas

Investasi infrastruktur sendiri diperkirakan akan terus meningkat selama lima tahun ke depan, yang berarti sekarang saatnya bagi perusahaan persewaan untuk menambah armada, memenuhi permintaan, dan memaksimalkan pendapatan.

Hal yang sama juga berlaku nih untuk Anda yang belum terjun ke bisnis ini tapi sudah mulai tertarik untuk mencobanya. Dengan terus bertambahnya jumlah pembangunan di berbagai kota, target pasar dari bisnis sewa alat berat termasuk tidak susah untuk ditemukan lho.

Berbagai jenis pembangunan mulai dari komplek perumahan, jalan, gedung-gedung perkantoran, perbaikan jembatan, waduk, dan berbagai proyek besar lainnya tentunya akan membutuhkan alat berat untuk mempermudah dan mempercepat proses pembangunan.

Harga excavator kecil saja rata-rata lebih dari 500-an juta, sedangkan yang besar bisa lebih dari 1 Miliar. Label harga yang fantastis ini tentunya membuat para pemilik proyek lebih memilih untuk menyewa daripada membelinya.

Selain itu, usia alat berat ideal agar tetap bisa digunakan hanya sekitar 5 tahun, yang berarti kendaraan ini bukan investasi jangka panjang yang bagus. Penyimpanan dan perawatan alat berat juga tidak termasuk mudah lho, sehingga pada akhirnya, menyewa adalah pilihan terbaik bagi banyak orang.

Baca Juga : 7 Tips Memulai Usaha Service Komputer yang Sukses

3. Lebih Mudah Menemukan Pelanggan Potensial

Bisnis Alat Berat
(Sumber: Pixahive.Net)

Tidak seperti rental motor dan mobil yang akan membuat Anda bersusah payah mencari pelanggan satu per satu, promosi alat berat termasuk lebih mudah. Sebagai contoh, pemerintah Indonesia memberikan dana lebih dari 1 Miliar per tahun bagi setiap desa yang ada di negeri ini.

Dana tersebut selanjutnya bisa digunakan untuk membangun atau memperbaiki sarana dan prasarana desa termasuk sekolah, gedung serbaguna, kantor pemerintah desa, masjid dan mushola, pos kamling, pasar tradisional, dan banyak lagi.

Nah, Anda bisa langsung mengajukan proposal kerjasama dengan pemimpin desa, jadi tidak perlu menyebar brosur satu per satu. Jika kerjasama berhasil terjalin, maka minimal setiap tahun Anda sudah mendapat satu penyewa untuk minimal satu unit alat berat.

Belum lagi jika yang disewa bukan hanya alat berat saja tapi juga perlengkapan lain yang Anda tawarkan. Hal yang sama juga berlaku nih untuk tingkat kabupaten / kota, provinsi, dan bahkan lingkup kementerian yang masing-masing memiliki dana tahunan untuk membangun berbagai infrastruktur.

Anda juga bisa mengajukan proposal ke sekolah-sekolah dan kampus, berbagai perusahaan besar di bidang lain, gudang-gudang besar, bank dan koperasi, mall dan pusat perbelanjaan lain, tempat wisata, dan banyak lagi.

Baca Juga : 8 Cara Memulai Usaha Tambal Ban, Analisa dan Kunci Suksesnya

4. Keuntungan Besar

Bisnis Alat Berat
(Sumber: Pixahive.com)

Industri alat berat telah terbukti memberikan keuntungan besar bagi para pelaku usaha ini. Setiap bulan saja, omset yang didapat bisa mencapai lebih dari 900 juta lho, dengan persentase laba bersih sudah di atas 60%. Sangat menggiurkan, bukan?

Namun sekali lagi, modal untuk pembelian setiap unit juga sangat fantastis. Karena itu, beberapa pengusaha sewa alat berat mengakalinya dengan membeli alat berat bekas layak pakai, membeli dengan sistem cicil, atau membangun usaha secara bersama dan dengan mencari banyak investor.

Gambaran Harga Sewa dan Modal Usaha Alat Berat di Indonesia

Pada pembahasan sebelumnya sudah beberapa kali disinggung mengenai modal usaha alat berat yang tidak sedikit. Tapi sebenarnya berapa sih jumlah modal yang dibutuhkan?

Berikut ini adalah estimasi rincian modal yang perlu Anda siapkan namun angka-angka di bawah ini bukan harga mati atau pasti ya, karena jumlah pastinya tergantung pada banyak faktor. Setidaknya rincian harga berikut bisa menjadi gambaran untuk Anda.

  • Mobile Crane                 : Rp 120.000.000
  • Excavator                     : Rp 650.000.000 – Rp 1.350.000.000
  • Compactors                  : Rp 600.000.000 – Rp 650.000.000
  • Dozers                          : Rp 1.250.000.000
  • Motor Graders               : mulai dari Rp 1.800.000.000
  • Dump Truck                  : Rp 339.000.000
  • Concrete Vibrator          : Rp 4.290.000 – Rp 6.800.000
  • Backhoe Loader            : Rp 400.000.000 – Rp 645.000.000
  • Sheep Foot Roller         : Rp 75.900.000 – Rp 96.000.000

Selain membeli inventaris, usaha Anda tentunya akan membutuhkan biaya operasional, yang jumlahnya juga sangat tergantung pada banyak faktor. Namun estimasinya adalah sebagai berikut:

  • Sewa tempat usaha: Rp 10.000.000
  • Biaya pembuatan proposal dan promosi: Rp 3.000.000
  • Biaya transport: Rp 2.000.000
  • Gaji karyawan: Rp 2.000.000 atau lebih
  • Dana cadangan / tak terduga: Rp 1.000.000

Baca Juga : 8 Tips Memulai Usaha Bengkel Mobil yang Menguntungkan, Mau?

Sedangkan untuk harga sewa, alat berat biasanya menggunakan sistem sewa per jam. Harganya sendiri tergantung pada jenis alat berat apa yang Anda sewakan.

Sebagai contoh, Bulldozer D6R umumnya disewakan sekitar Rp 400.000 per jam, Wheel Loader 950G seharga Rp 250.000 per jam, dan Excavator 320C sekitar Rp 300.000 per jam.

Mengingat modalnya yang tidak sedikit, bisnis alat berat termasuk jenis bisnis besar yang harus dipertimbangkan dan direncanakan dengan sangat matang. Jika menggunakan strategis yang tepat, bisnis inipun dapat memberikan keuntungan besar dan bisa berumur panjang.

Jangan lupa untuk ikuti perkembangan website kita dengan LIKE Facebook, Follow Twitter dan Instagram Bukausaha.com. Jangan Lupa Juga Untuk Follow Instagram dan Subscribe Channel Youtube penulis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You May Also Like