Peluang Bisnis Roti dengan Modal Kecil 100 Ribu

By | 17 August 2012

Peluang Usaha Roti dengan Modal Kecil hanya Rp 100 Ribu

Peluang Usaha Roti dengan Bisnis Modal Kecil hanya Rp 100 RibuPelaku usaha dengan modal kecil ini adalah Ambar Murtilina. Dari dulu Ambar Murtilina memiliki cita-cita sebagai pengusaha yang berhasil dan sukses. Namun proses kegagalan menuju kesuksesan selalu ditemuinya. Tetapi lina panggilan akrabnya, tidah mudah menyerah. Awalnya tahun 2009 lalu dia mendapat berita tentang pelatihan cara membuat roti di UKMKU asuhan Wulan Ayodya.

Beruntung karena ia kebetulan menyukai roti, lalu kemudian ia ingin tahu bagaimana cara pembuatannya. Karena hal itulah lalu Lina berpikir untuk mendirikan bisnis roti. Alasan lainnya ia membuka usaha ini juga karena roti termasuk makanan yang sigemari oleh semua orang, dari anak kecil hingga orang dewasa. Lagi-lagi ia menemui kendala, ternyata membuat bisnis roti itu mudah. Apalagi dia adalah pendatang baru yang harus bersaing dengan merk roti lain yang sudah lebih dulu merajai pasar.

Dia kemudian membuat perbedaan di bisnisnya tersebut. Lina membuat roti tanpa bahan pengawet dengan harga yang terjangkau masyarakat. Saat itu ia mengetahui bahwa banyak roti yang menggunakan bahan pengawet dan dengan harga yang mahal. Itulah yang kemudian menjadi andalannya dan menjadi pembeda dari yang lainnya. Bisnis rotinya ini diresmikan pada 4 Maret 2009 dengan modal kecil hanya Rp 100.000. Uang itu dibelikannya untuk terigu dan aneka selai. Lina manyatakan ternyata uang 100 ribu dapat untuk membuat roti selama satu minggu. Dia juga baru menegtahui bahwa ternyata membuat roti tidak butuh banyak tepung terigu.

Contohnya di hari pertama produksi, dia hanya memerlukan 1 kg tepung. Dari 1 kilogram tepung itu ia dapat membuat 45 buah roti. Semakin hari produksi roti Lina makin berkembang dan bertambah. Dari awalnya cuma 1 kg/hari, terus bertambah sampai 10 kg/harinya. Roti yang telah diproduksi kemudian dikirim ke warung dan toko terdekat untuk dipasarkan. Saat menawarkan le toko-toko inilah Lina

sering mendapatkan cobaan, yaitu roti buatannya ini mendapat penolakan. Apalagi ketika mendengar roti tersebut dibuat di rumah. Beberapa pemilik toko rata-rata telah terbiasa dengan roti buatan pabrik. Dan ketika mendengar roti rumahan, mereka langsung menganggapnya aneh. Dari 15 toko yang didatangi olehnya, hanya 5 warung yang bersedia dititipi roti. Padahal Lina sudah memberikan contoh roti untuk dicoba secara cuma-cuma. Tetapi 10 lainnya tetap tidak mau.

Bukan lina namanya kalau cepat putus asa, Dia tetap mencari toko-toko lain yang mau menerima roti buatannya. Dari 20 roti yang dititipkan di satu toko, hanya satu atau dua roti yang laku. Selebihnya si pemilik warung memulangkan roti-roti tersebut. Dia bersyukur karena keadaan seperti itu tidak berjalan lama. Lina semakin bangkit dan terus memperbaiki kualitas rasa roti tersebut.

Hasilnya sangat mengejutkan. Roti-roti itu habis terjual. Sampai-sampai si pemilik warung meminta Lina untuk mengirimkan kembali roti-roti tersebut. Berhubung banyak permintaan, akhirnya beberapa toko yang sempat menolak roti buatan Lina pun berubah pikiran. Mereka segera menghubungi lina dan minta dikirimkan roti. Berhubung permintaan semakin tinggi, Lina pun mulai keteteran. Setiap hari ia mendapat telepon bertubi-tubi, pesannya hanya satu yaitu mereka minta dikirimi roti segera.

Mau tidak mau, Lina pun mengganti cara produksi roti tersebut. Ia mulai memproduksi dengan jumlah yang besar. Tak hanya itu, ia juga mengemas roti-roti itu dalam plastik bening agar terjaga kebersihannya. Setiap mengantar roti Lina akan bertanya kepada pemilik toko, apa saja kekurangan pada produknya. Dari situlah ia terus belajar dan belajar untuk menghasilkan roti yang lezat. Dia juga membuat inovasi dalam varian rasa roti. Tidak hanya roti cokelat, kacang hijau, kelapa, dan stroberi, ia juga membuat roti piza. Roti berbentuk makanan khas Italia ini dibuat mungil. Rencananya ia akan memproduksi massal roti piza setelah Lebaran tahun ini.

Tertarik menjalani Peluang Bisnis Roti dengan Modal Kecil seperti lina? Kunci suksesnya hanya pantang menyerah. Siap? Yuk Buka Usaha