Kisah Sukses Wirausaha dari Bisnis Tahu Omzet Jutaan

By | 11 December 2012

Kisah Sukses Wirausaha : Pengusaha Tahu Beromzet Jutaan

Kisah Sukses WirausahaAcim Artasin, 45 th pertama kali ke Jakarta, sekitar tahun 1971. Saat itu, dia masih menjadi pelajar di sebuah SMP. Kedatangannya ke Jakarta membawanya mengenal cara berdagang di pasar tradisional. Sembilan tahun kemudian, Acim mulai berkecimpung dalam jual beli usaha bahan makanan. Berdagang tahu menjadi pilihan pekerjaannya. Bisnis keluarga jadi salah satu latar belakang Acim dalam memasarkan tahu dengan sasaran rumah tangga. Acim mulai berdagang tahu keliling yang kala itu keuntungan yang ia peroleh tak lebih dari Rp.100 ribu per hari.

Meski tiap hari wirausahawan ini harus berjalan di bawah terik matahari, namun ia melakukannya untuk kehidupan yang dia yakini akan lebih baik. ”Sembari berjualan keliling kompleks perumahan, saya juga mulai mengumpulkan modal untuk usaha sendiri,” tutur Acim tentang kisah sukses wirausahanya.

Sabar, tekun disertai kerja keras tanpa mengeluh ternyata membuahkan hasil. Setelah 19 tahun berjualan tahu keliling, modal usaha yang dikumpulkan Acim pun mulai terkumpul. Tak banyak memang, namun mampu membuat pekerjaannya sedikit lebih ringan. Paling tidak, dengan modal yang ia miliki, bisa membuatnya berjualan tahu di pasar tradisional tanpa harus keliling lagi.

Kisah sukses wirausaha ditahun 2000, Acim mulai memasarkan tahunya di pasar tradisional. Meski telah berjualan di pasar, Acim tak berhenti mengumpulkan uang untuk memajukan usahanya itu. Setelah 3 tahun lamanya berjualan di pasar, peluang membesarkan usahanya nampak di depan mata. ”Awal tahun 2003, ada pengusaha pabrik tahu yang bangkrut dan menawarkan saya untuk membeli pabrik dan alat-alat produksinya.

Kesempatan tersebut langsung diambil. Sebuah pabrik pengolahan tahu yang di sebuah area seluas 100 meter persegi menjadi titik balik perjalanan usaha Acim menjadi lebih besar. Untuk merintis wirausaha sukses pengolahan bahan makanan, ia tentu harus merogoh kantong lebih dalam lagi.

Untuk membeli bangunan pabrik pengolahan tersebut, butuh dana yang tak sedikit, yaitu sekitar Rp.9 juta. Sedangkan untuk membeli perabotan dan beberapa alat produksi pengolahan tahu contohnya mesin uap, tungku air, dan lain-lain, Acim butuh dana paling sedikit Rp7 juta. Nilai uang tersebut lumayan besar bagi Acim.

Tapi, tekad wirausahawan sukses ini sudah menggunung untuk mengambil kesempatan ini agar bisa memulai usaha dengan keuntungan yang cukup menjanjikan di masa depan. Setelah berjalan dua tahun, Acim memutuskan menjalankan bisnis ini. Kisah sukses wirausahawan ini diawal tahun 2005, Acim memberanikan diri meminjam modal ke Bank Rakyat Indonesia (BRI) sebesar Rp.35 juta untuk membeli lahan pabrik dan bangunannya lengkap dengan peralatan pengolahan tahu.

Bangunan pabrik yang awalnya hanya 100 meter persegi, diperlebar sampai 200 meter persegi. Bangunan pabrik milik Acim tersebut terlihat lebih luas dan dapat dipergunakan untuk memaksimalkan produksi tahunya. Tak hanya itu saja, ia juga berhasil menebus kembali mobil operasional yang ia gadaikan untuk memulai usaha pasca kebakaran. Bahkan, sekarang Acim sudah lebih maju beberapa langkah. Di depan pabriknya pun nampak terparkir sebuah mobil keluarga. Meski ia beli dengan mencicil Rp.4,5 juta per bulan, namun mobil itu menjadi simbol keberhasilan kerja keras Acim.

Banyak sekali kisah sukses wirausaha yang mungkin sering kita baca. Namun, pernahkah kita berfikir untuk mencoba cara yang sama agar sukses seperti mereka?? Selamat berkarya.

Usaha Baru Bisnis pakaian

Konsep bisnis usaha rumahan ini adalah OBRAL / GROSIRAN dimana tidak perlu ruang khusus seperti butik atau toko/kios. Cukup sediakan BOX khusus untuk menampung baju-baju anak dan tumpahkan semua baju dalam box tersebut. Bisa anda buka di garasi rumah sebagai usaha rumahan. Hal ini memberikan kesan grosir/Murah sehingga pengunjung akan ramai berbondong2 membeli obral Baju 5.000 anda. Jika anda perlu gambaran, silahkan kunjungi langsung gudang pusat untuk melihat secara langsung konsep bisnis yang kami tawarkan.


Usaha ini cocok dijalankan di rumah, baik itu di garasi atau halaman rumah. Bisnis ini juga sangat cocok anda jalankan di Alfamart, Indomaret maupun Yomart karena kita bisa manfaatkan traffic pengunjung disana, selain itu sewa tempat tidak terlalu mahal, berkisar Rp 100 ribu – 250 ribu per bulan. Anda juga dapat berjualan obral baju murah meriah secara emperan kaki lima di pasar kaget dekat rumah anda yang biasa hadir pada waktu tertentu.


Anda tidak perlu bingung dgn modal seadanya anda bisa menciptakan usaha rumahan grosir Baju harga pabrik. ini bukan MLM/waralaba murni bisnis sampingan dirumah, apalagi jika anda memang sedang/sudah menjalani bisnis Baju / grosir Baju murah. anda bisa menilai sendiri bagaimana prospeknya.


ANALISA BISNIS BAJU MURAH


Nama : Biaya
Investasi Awal : Rp.3.500.000
Sewa tempat : Rp. 350.000/bulan
Karywan : Rp. 600.000/bulan
Harga Jual : Rp. 15.000/2pc atau Rp.25.000/2pc (untuk setelan)
Rata-rata penjualan per Hari : 100pc
Margin : Rp. 2.500/pc
Omset Per Hari : Rp. 250.000
Omset Per Bulan : Rp. 250.000 x 30 = Rp.7.500.000
Sewa tempat + Karyawan : Rp. 350.000 + Rp.600.000 = Rp. 9.500.000
KEUNTUNGAN per Bulan : Rp. 2.550.000 (LUMAYAN KAN)

Tidak sampai 3 Bulan Anda sudah balik Modal!



Segera Hubungi grosirbajuku untuk mendapatkan penawaran menarik dari kami.

Usaha Baru Bisnis Murah

SMS : 0857 7221 5758 - Telp : 0878 1950 6754

Delta Sari Indah BD.11 Waru Sidoarjo SURABAYA Jawa Timur



Anda sedang membaca Artikel » BukaUsaha.com

Untuk mendapatkan harga murah grosir langsung dari pabrik silahkan hubungi kami segera di 0857 7346 5849. Atau datang langsung ke alamat kami di Delta Sari Indah BD.11 Waru Sidoarjo SURABAYA Jawa Timur dan gabung dengan komunitas bisnis baju murah di facebook kami, untuk mendapatkan informasi update promo produk bisnis.
facebook delta grosir usaha pakaian murah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *