5 Cara Agar Waralaba/Franchise Cepat Balik Modal

By | 21 June 2012

Tips Cara Agar Waralaba Franchise Cepat Balik ModalBagaimana cara agar usaha waralaba menghasilkan keuntungan lebih cepat daripada yang diperkirakan sebelumnya? Caranya harus melewati titik BEP (Break Even Point) atau balik modal terlebih dulu. Bagaimana mau untung kalau balik modal saja susah? Supaya lebih cepat balik modal, ada beberapa cara yang bisa dilakukan para pelaku bisnis franchise, diantaranya

1. Lokasi strategis. Tempat usaha atau outlet di pinggir jalan utama, di persimpangan, di sudut pinggir jalan, lalu lintas yang ramai, mudah dijangkau, mudah terlihat, punya tempat parkir memadai, adalah lokasi-lokasi yang harus dipilih untuk menarik pembeli. Makin banyak pengunjung, makin besar kesempatan terjadi penjualan, makin besar omzet usaha, makin cepat balik modal.

2. Take over. Dibandingkan dengan membuka outlet baru, yang kemungkinan memerlukan waktu sampai orang mengenal tempat usaha tersebut, mengapa tidak mempertimbangkan mengambil alih franchise yang sudah berjalan baik dari pemilik lama kemudian menjalankannya sendiri? Ini merupakan salah satu cara memastikan Anda akan segera mendapatkan pembeli. Dengan pelanggan yang sudah ada ditambah sedikit kreativitas dalam berpromosi, Anda akan mendapat pelanggan baru.

3. Beli hak waralaba utama. Jika memiliki dana cukup besar dan bertujuan untuk mengembangkan area bisnis di suatu daerah sasaran, Anda bisa mempertimbangkan membeli hak waralaba utama di daerah tersebut. Sehingga calon franchisee lain yang akan buka di sana harus seizin Anda. Cara ini akan menjamin teritori pengembangan usaha Anda tetap kompetitif di tengah persaingan usaha yang makin ketat.

4. Efisiensi biaya. Dalam rumusan BEP maka biaya tetap (fixed cost seperti listrik, telepon, gaji karyawan, franchise fee, dan biaya tidak tetap (variable cost, seperti bahan baku) adalah faktor-faktor yang sangat menentukan cepat atau lambatnya balik modal. Dalam kaitannya dengan aneka biaya ini, cobalah menghemat pemakaian listrik, telepon, dan usahakan pilih fee waralaba yang realistis. Lebih baik kalau franchise fee dibayar tiap tahun ketimbang dibayar di muka. Artinya kalau sudah ada pemasukan usaha baru, bayar franchise fee. Kemudian mengoptimalkan cara kerja agar lebih produktif, dan mendapatkan bahan baku murah dengan kualitas yang baik. Semua upaya tadi akan membantu efiesiensi biaya. Artinya makin kecil biaya-biaya yang dikeluarkan, makin cepat balik modalnya.