Bisnis Kuliner 2014 Unik Modal Kecil yang Menjanjikan

By | 30 March 2012

Bisnis Makanan KulinerPeluang Usaha Makanan Kuliner Tradisional Terbaru 2014 Unik Rumahan dengan Modal Kecil Yang Menjanjikan. Banyak yang memprediksi bahwa Bisnis kuliner di Indonesia semakin membaik seiring pertumbuhan kelas menengah yang sampai sekarang mencapai 160 juta orang. Salah satu yang patut untuk dikembangkan adalah menu tradisional contohnya pecel, serabi, karedok atau rujak cingur.

Contoh saja Dyah Widya Swasti, pemilik Rumah Makan Pecel Madiun BSD. Ia berhasil menarik pengunjung dengan menu tradisional antara lain pecel madiun, rawon, botok mlandingan dan dawet tape ketan hitam. Menu-menu tersebut sudah menjadi favorit pengunjung rumah makannya. Dyah menyatakan makanan tradisional sering dimanfaatkan konsumen sebagai obat rindu pada kampung halaman, terutama untuk menu makanan yang benar-benar khas dan jarang ditemukan di banyak lokasi. Kalau rasanya enak, di manapun lokasinya akan didatangi.

Pemikiran Dyah juga sejalan dengan apa yang dikatakan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu bahwa jika digarap serius, potensi pertumbuhan bisnis kuliner ditahun 2014 cukup menjanjikan. Berikut pernyatannya

Bisnis makanan ini tak hanya bisa menarik wisatawan nusantara dan asing tetapi juga mancanegara. Data menyebutkan, ada 227 juta perjalanan wisatawan nusantara sepanjang tahun lalu dan jumlah pengeluaran mencapai Rp 171,5 triliun. Sementara jumlah wisman sebanyak 7,649 juta yang memberikan kontribusi terhadap pendapatan negara sebesar 8,5 miliar dolar AS atau setara dengan Rp 76,5 triliun

Usaha Baru Bisnis pakaian

Konsep bisnis usaha rumahan ini adalah OBRAL / GROSIRAN dimana tidak perlu ruang khusus seperti butik atau toko/kios. Cukup sediakan BOX khusus untuk menampung baju-baju anak dan tumpahkan semua baju dalam box tersebut. Bisa anda buka di garasi rumah sebagai usaha rumahan. Hal ini memberikan kesan grosir/Murah sehingga pengunjung akan ramai berbondong2 membeli obral Baju 5.000 anda. Jika anda perlu gambaran, silahkan kunjungi langsung gudang pusat untuk melihat secara langsung konsep bisnis yang kami tawarkan.


Usaha ini cocok dijalankan di rumah, baik itu di garasi atau halaman rumah. Bisnis ini juga sangat cocok anda jalankan di Alfamart, Indomaret maupun Yomart karena kita bisa manfaatkan traffic pengunjung disana, selain itu sewa tempat tidak terlalu mahal, berkisar Rp 100 ribu – 250 ribu per bulan. Anda juga dapat berjualan obral baju murah meriah secara emperan kaki lima di pasar kaget dekat rumah anda yang biasa hadir pada waktu tertentu.


Anda tidak perlu bingung dgn modal seadanya anda bisa menciptakan usaha rumahan grosir Baju harga pabrik. ini bukan MLM/waralaba murni bisnis sampingan dirumah, apalagi jika anda memang sedang/sudah menjalani bisnis Baju / grosir Baju murah. anda bisa menilai sendiri bagaimana prospeknya.


ANALISA BISNIS BAJU MURAH


Nama : Biaya
Investasi Awal : Rp.3.500.000
Sewa tempat : Rp. 350.000/bulan
Karywan : Rp. 600.000/bulan
Harga Jual : Rp. 15.000/2pc atau Rp.25.000/2pc (untuk setelan)
Rata-rata penjualan per Hari : 100pc
Margin : Rp. 2.500/pc
Omset Per Hari : Rp. 250.000
Omset Per Bulan : Rp. 250.000 x 30 = Rp.7.500.000
Sewa tempat + Karyawan : Rp. 350.000 + Rp.600.000 = Rp. 9.500.000
KEUNTUNGAN per Bulan : Rp. 2.550.000 (LUMAYAN KAN)

Tidak sampai 3 Bulan Anda sudah balik Modal!



Segera Hubungi grosirbajuku untuk mendapatkan penawaran menarik dari kami.

Usaha Baru Bisnis Murah

SMS : 0857 7221 5758 - Telp : 0878 1950 6754

Delta Sari Indah BD.11 Waru Sidoarjo SURABAYA Jawa Timur



Anda sedang membaca Artikel » BukaUsaha.com

Untuk mendapatkan harga murah grosir langsung dari pabrik silahkan hubungi kami segera di 0857 7346 5849. Atau datang langsung ke alamat kami di Delta Sari Indah BD.11 Waru Sidoarjo SURABAYA Jawa Timur dan gabung dengan komunitas bisnis baju murah di facebook kami, untuk mendapatkan informasi update promo produk bisnis.
facebook delta grosir usaha pakaian murah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *